Rumus volume balok dan luas permukaan balok + Contoh Soal

Rumus volume balok dan luas permukaan balok akan saya bahas di dalam artikel ini, mengingat materi ini sering ditanyakan di dalam soal matematika tingkat SD dan SMP.

Berikut ini adalah rumus untuk volume dan luas balok.

Volume balokV = p x l x t
Luas permukaan balokL = 2 x (pl + pt + lt)
Diagonal balokd = √( p2+ l2 + t2 )

Silahkan terus membaca penjelasan di bawah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap beserta contoh soal.

Cara menghitung volume balok dan luas permukaan balok

Pengertian Balok

Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh pasangan tiga buah pasang persegi panjang.

Bangun balok dapat kamu temui dengan mudah di kehidupan sehari-hari. Contohnya yaitu

  • Smartphone yang kamu pakai
  • kardus bungkus kado
  • buku yang kamu baca
  • dan banyak lagi lainnya.
Rumus volume balok

Balok memiliki total 6 sisi, 12 rusuk, dan 8 titik sudut. Sisi-sisi pada balok yaitu panjang, lebar, dan tinggi, memiliki panjang yang berbeda. Adapun jika sisinya sama, maka bangun tersebut disebut kubus.

Secara umum, dalam materi pelajaran matematika, ada tiga buah besaran yang diminta dicari dari balok, yaitu:

  • Volume balok
  • Luas balok
  • Panjang diagonal balok.

Lalu bagaimana cara menghitung nilai-nilai tersebut? Langsung saja kita bahas.

Rumus volume balok

Volume = panjang x lebar x tinggi

V = p x l x t

Rumus untuk menghitung volume balok sangat sederhana. Kamu hanya perlu mengalikan tiga buah sisi yang ada pada balok, yaitu panjang, lebar, dan tinggi.

Kamu dapat melihat gambar berikut untuk lebih jelasnya.

Rumus volume balok

Satu hal penting yang perlu kamu perhatikan dalam menghitung volume balok ini adalah kamu harus menyatakan panjang seluruh sisi dalam satu satuan yang sama.

Misalkan kamu menyatakan panjang dalam cm, maka kamu juga harus menyatakan lebar dan tinggi dalam cm, sehingga hasilnya menjadi benar.

Baca juga:  Alat Optik : Pengertian, Jenis, Rumus, Contoh Soal dan Pembahasan

Satuan untuk volume balol adalah satuan panjang pangkat tiga atau kubik. Misalnya m3 (meter kubik), cm3 (centimeter kubik), dan lain sebagainya.

Nilai volume tersebut juga bisa kamu konversi menjadi satuan yang lainnya dengan menggunakan teknik konversi satuan.

Rumus Luas Balok

L = 2 x (p.l + p.t + l.t)

Berbeda dengan rumus volume balok yang dilakuakan dengan mengali ketiga sisi, rumus luas balok sedikit lebih panjang.

Kamu perlu menghitung luas masing-masing persegi panjang, lalu mengalikannya dengan dua.

Formula ringkasnya dapat kamu lihat di atas.

Hal yang perlu kamu perhatikan, dalam menghitung luas ini satuanmu harus sama ya. Agar hasil hitunganmu jadi benar.

Rumus diagonal balok

Panjang diagonal balok adalah panjang yang menghubungkan suatu titik sudut dengan titik sudut lain di seberangnya.

Untuk menghitung panjang gelombang, kita perlu melakukan perhitungan panjang sisi segitiga dengan menggunakan rumus phytagoras.

Cara untuk menghitung panjang diagonal balok adalah sebagai berikut:

Selanjutnya, ayo kita berlatih mengerjakan soal.

Contoh 1 soal matematika balok

Sebuah balok mempunyai panjang 200 cm, lebar 10 cm dan tinggi 20 cm. Hitunglah luas dan volume balok tersebut.

JAWAB

Volume balok:
V = p x l x t
V = (200) x (10) x (20)
V = 40.000 cm3

Luas balok
L = 2 x (p.l + p.t + l.t)
L = 2 x ((200)(10) + (200)(20) + (10)(20))
L = 2 x (6200)
L = 12400 cm2

Contoh 2 Soal Rumus Volume Balok

Diketahui suatu balok memiliki panjang 10 m , lebar 2 m, dan tingginya 100 cm. Hitung volume balok tersebut.

JAWAB

Cara pengerjaan untuk menghitung volume balok tersebut sebenarnya sama seperti contoh soal sebelumnya.

Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa satuan dalam ukuran sisi balok tersebut belum sama.

Oleh karena itu, kita harus menyamakannya dulu.

Panjang, p = 10 m
Lebar, l = 2 m
Tinggi, t = 100 cm = 1 m

Selanjutnya tinggal menghitung dengan rumus balok:

V = p x l x t
V = 10 x 2 x 1
V = 20 m3

Contoh 3 Soal Matematika Diagonal Balok

Hitung panjang diagonal balok pada contoh soal nomer 1 dan nomer 2 di atas.

Soal nomer 1:
p = 200 m, l = 10 m, t = 20 m.

Panjang diagonal balok =
d = √( p2+ l2 + t2 )
d = 201,25 m.

Baca juga:  Pluralitas: Pengertian, Pembahasan, dan Contohnya

Soal nomer 2:
p = 10 m, l = 2 m, t = 1 m

Panjang diagonal balok
d = √( p2+ l2 + t2 )
d = 105
d = 10,25 m

Contoh 4 Soal Cerita Rumus Balok

Pak Maman membeli sebuah balok es dengan volume 10 m3. Jika diketahui panjang balok es tersebut adalah 2,5 m dan lebarnya 2 m, berapa tinggi balok es tersebut?

JAWAB

Kamu bisa menjawab soal ini dengan menggunakan rumus dasar volume balok.

V = p x l x t
10 = (2,5) x (2) x t
10 = 5 x t
t = 10 / 5 = 2 m

Tinggi balok es tersebut adalah 2 m

Contoh 5 Soal Cerita Rumus Balok

Ridho memiliki kolam renang berbentuk balok. memiliki sebuah kolam renang yang awalnya berisi air sebanyak 600 liter. Kemudian Ridho menguras kolam renang tersebut sehingga hanya tersisa 1/3 bagian air dari sebelumnya. Berapa dalamnya air yang tersisa di kolam jika diketahui luas alas kolam renang tersebut adalah 4 m2?

JAWAB:

Volume awal air kolam = 600 L.

Sisa volume air akhir = 1/3 x 600 = 200 L. Nilai ini dikonversi dalam m3 menjadi 0,2 m3

Diketahui luas alas kolam = 2 m2

Ketinggian air sisa kolam dapat dihitung dengan menggunakan rumus dasar volume balok.

V = p x l x t
V = (p x l) x t
V = (Luas alas) x t
0,2 = 2 x t
t = 0,1 m
t = 10 cm

Dengan  demikian, ketinggian air kolam tersebut setelah dikuras adalah 10 cm.

Contoh 6 Soal Cerita Rumus Balok

Pak Budi membeli balok kayu dari toko, yang harganya dihitung dengan satuan volume. 1 m3 kayu dihargai Rp 10.000. Jika Pak Budi membeli balok kayu berukuran panjang 8 m, lebar 1 m, tinggi 1 m, berapa harga kayu yang dibeli tersebut?

JAWAB

Volume balok kayu yang dibeli Pak Budi adalah

V = p x l x t
V = (8) x (1) x (1)
V = 8 m3

Karena setiap 1 m3 harga kayu tersebut adalah Rp 10.000, maka harga balok kayu yang dibeli Pak Budi adalah

Harga = 8 x 10.000 = Rp 80.000,-

Bagaimana, apakah kamus udah memahami topik volume balok dan luas balok ini? Harusnya sudah paham ya, karena ada penjelasan dan contoh soal di atas.

Kalau kamu masih ada kesulitan, kamu bisa berikan komentar di bawah sini.

Referensi:

Menyelesaikan studi di Departemen Fisika Universitas Diponegoro. Aktif menulis berbagai topik sains populer.

1 Comment

Comments are closed.