Pengertian & Perbedaan Homonim, Homofon, dan Homograf

ilustrasi oleh dribbble.com/annayashina

Homonim adalah kata yang memiliki ejaan serta pengucapaan yang sama namun terdapat makna yang berbeda tergantung pada konteks.

Tentunya, tak asing lagi bagi kita mendengar kata homonim, homofon dan homograf.

Pada masa sekolah menengah kita pastinya mempelajari tentang bab homonim, homofon dan homograf. Dilihat dari sebutannya saja, ketiga istilah ini hampir mirip satu sama lain.

Namun, istilah tersebut memiliki makna tersendiri yang jelas berbeda. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak lebih lanjut mengenai homonim, homofon dan homograf.

1. Homonim Adalah

Homonim adalah kata yang memiliki pengucapan dan ejaan yang sama tetapi memiliki arti yang berbeda karena berasal dari sumber yang berbeda.

Makna yang terkandung tergantung pada susunan kalimatnya. Secara etimologi, istilah homonim berasal dari bahasa Yunani, yakni homos yang berarti ‘sejenis’ atau  ‘sama’, serta onuma yang berarti ‘nama’. 

Contoh kalimat homonim

  • Jarak dari Kudus ke Pekanbaru lebih dari 1500 km
  • Surya menanam pohon jarak dibelakang rumahnya.

Kata ‘jarak’ bisa bermakna 1) rentang tempat atau wilayah, 2) Jenis pohon

  • Bulan Februari adalah bulan kelahiran istriku
  • Pada Oktober 2020 akan terjadi 2 kali bulan purnama

Kata ‘bulan’ bisa bermakna 1) Penyebutan periode dalam kalender, 2) Satelit alam yang mengorbit pada bumi.

  • Akar pohon manga itu mengganggu pedestrian didepannya
  • Akar masalah dari bangkrutnya perusahaan itu adalah karena korupsi

Kata ‘akar’ bisa bermakna  1) ‘bagian tumbuhan yang biasanya tertanam di dalam tanah sebagai penguat dan pengisap air serta zat makanan’ dan kata akar pada kalimat 2) berarti ‘pokok atau pangkal’.

2. Homofon

Homofon ialah kata yang mempunyai tulisan dan makna berbeda, namun pengucapannya sama.

Sedikit berbeda dengan homonim, kata homofon bisa kita identifikasi maknanya dengan melihat ejaan tulisannya.

Namun dalam lisan akan terdengar sama. Maka untuk mengetahaui makna sebenarnya, kita harus mendengarkannya dalam sebuah kalimat yang utuh.

Contoh kalimat homofon

  • Edo meminjam uang di bank untuk melunasi semua hutangnya
  • “Bang, kapan naik gunung bareng lagi?”, Tanya Bayu kepada abangnya yang sedang asyik bermain dota.

Bank (pelafalan ‘bang’) makna: lembaga keuangan penyedia kredit ataupun tempat menyimpan uang. Bang – makna: panggilan yang ditujukan kepada kakak laki – laki.

  • Massa aksi demo berhamburan di jalan hingga menyebabkan kemacetan
  • Di masa keemasannya, Super Junior, boyband asal Korea Selatan, banyak menerima kemenangan dari berbagai ajang penghargaan musik.

Massa (pelafalan ‘masa’) – makna: satuan fisika yang menyatakan berat suatu benda atau merujuk pada sekumpulan orang.

Masa – kata yang merujuk pada suatu rentang waktu tertentu atau era tertentu atau sejumlah orang yang berkumpul.

  • Siswa perempuan wajib memakai rok dengan panjang dibawah lutut
  • Day6 adalah grup band aliran pop-rock yang sedang naik daun

Rok (pelafalan rok)– makna: jenis pakaian yang digunakan oleh wanita atau perempuan. Rock– makna: jenis aliran musik.

3. Homograf

Kebalikan dengan homofon, homograf adalah kata yang mempunyai  tulisan yang sama tetapi pengucapan dan maknanya berbeda.

Contoh kalimat homograf

  • Serangan balik dari tim Manchester United membuahkan gol ke gawang Manchester City. (gerakan)
  • Kota serang memperingati Hari Jadi yang Ke-9 pada 10 Agustus 2016 ini. (nama daerah)
  • Setiap hari Ubab hanya makan tahu rebus tanpa gula karena diabetes yang dideritanya. (makanan)
  • Aku tahu bahwa dia sudah bosan dengan hubungan ini, oleh karena itu perlu didiskusikan baik-baik (mengerti)
  • Penjahat itu mental ke belakang setelah mendapat sepakan bola kaki dari Conan (terpelanting)
  • Segala perilaku bullying yang diterimanya membuat ia terkena penyakit mental (kondisi kejiwaan)

Artikel Terkait