Sel Hewan: Penjelasan, Bagian, Struktur dan Fungsinya + Gambar

struktur sel hewan
ilustrasi oleh dribbble.com

Struktur sel hewan terdiri atas lisosom, badan golgi, sentriol, sitoplasma, mitokondria, membran sel, ribosom, sitoplasma, dan lain sebagainya.

Sel hewan adalah nama umum untuk sel eukariotik yang terdapat pada hewan. Dalam hal ini, sel manusia termasuk ke dalam jenis sel hewan.


Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai sel hewan yang dimana dalam hal ini meliputi Pengertian, bagian, struktur, fungsi, perbedaan dan gambar dari sel hewan.

Nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak pemaparan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Sel Hewan

Sel adalah kumpulan materi paling sederhana dari makhluk hidup. Dengan demikian, sel hewan adalah nama umum untuk sel eukariotik yang terdapat pada hewan. Dalam hal ini, sel manusia termasuk ke dalam jenis sel hewan.

Berdasarkan struktur nya, sel hewan mempunyai beberapa perbedaan dasar jika dibandingkan dengan sle tumbuhan. Sel hewan tidak memiliki dinding sel, kloroplas, serta bentuk vakuola yang lebih kecil.

Sel Hewan adalah Suatu bagian organel terkecil yang memiliki selaput tipis dan didalamnya terdapat larutan koloid yang mengandung senyawa kimia. Sel ini memiliki keunggulan yaitu dalam membuat duplikat secara mandiri dengan cara pembelahan sel.

Dalam sel terdapat senyawa yang sangat penting dalam proses pembelan maupun fotosintesis. Senyawa tesebut seperti karbohidrat, senyawa ini sangat penting dalam proses fotosintesis. Selanjutnya lipid, senyawa ini berguna sebgai cadangan makanan seperti lemak dan minyak.

Selain itu juga ada protein yang berperan sebagai proses metabolisme tubuh hewa mapun dengan tumbuhan. Dan yang terakhir yaitu asam nukleat, senyawa ini sangat berpera penting dalam proses sintesis protein.

Bagian-Bagian Sel Hewan

Berikut ini terdapat beberapa bagian-bagian sel hewan, antara lain:

  1. Kompelks Golgi : berfungsi untuk alat pengeluaran energy dan lendir.
  2. Retikulum Endoplasma : Terbagi 2 yaitu, Retikulum Endoplasma kasar yang dipenuhi oleh Ribosom dimana dia berfungsi unruk menyintesis protein. Dan yang ke dua yaitu Retikulum Endoplasma halus dan tidak mengandung Ribosom. Retikulum Endoplasma berfungsi untuk menyintesis molekul lemak.
  3. Sitoplasma : suatu cairan yang terdapat di dalam sel kecuali inti sel (nukleus). Sitoplasma terbagi menjadi 2 yaitu,bagian dalam (endoplasma) yang lebih keruh dan bagian luar (ektoplasma) yang lebih bening. Sitoplsma bersifat koloid kompleks yaitu tidak cati dan tidak padat. Jika konsentrasi air tinggi, maka koloid akan bersifat encer atau yang disebut dengan sol. Jika konsentrasi air rendah, maka koloid bersifat padat lembek atau disebut gel. Sitoplasma terdiri dari molekul-molekul kecil, molekul-molekul besar, ion-ion hidup dan organel. Sitoplasma berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan bahan kimia yang penting bagi metabolisme sel , seperti enzim-enzim, ion ion, gula, lemak dan protein. Didalam sitoplasma itulah berlangsung kegiatan pembongkaran dan penyusunan zat-zat melalui reaksi kimia. Misalnya proses pembentukan energi, sintesis asam lemak, asam amino, protein dan Nukelotida. Sitoplasma “mengalir” di dalam sel untuk menjamin berlangsungnya pertukaran zat agar metabolisme berlangsung dengan baik. Gerakan organel-organel tertentu sebagai akibat aliran sitoplasma tersebut dapat diamati dengan mikroskop.
  4. Nukleoplasma : terdiri dari asam nukleat dan kromatin.
  5. Vakuola : berfungsi sebagai tempat cadangan makanan. Vakuola pada hewan berukuran kecil tetapi banyak sedangkan vakuola pada tumbuhan berukuran besar tetapi sedikit.
  6. Inti Sel : terdiri dari 90% air,mengandung protein, vitamin, mineral dan lemak. Inti sel berfungsi untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dan mengelola ekspresi gen.
  7. Nukleolus : berfungsi sebagai pengatur aktivitas sel.
  8. Mitokondria : penghasil energi dan berfungsi dalam respirasi.
  9. Dinding sel : lapisan pelindung yang ada di bagian luar membran sel.Dinding sel hanya terdapat di sel tumuhan.
  10. Kromosom : anak dari inti sel yang terdapat di dalam inti sel. Kromosom berfungsi untuk menyintesis materi genetika. Kromosom mengandung gen yang membawa sifat menurun.
  11. Membran Sel : Bagian terluar protoplasma yang berfungsi mengatur transportasi zat masuk keluarnya sel.
Baca juga:  20+ Contoh Kata Kerja Mental dan Pengertiannya LENGKAP

Gambar dan Struktur serta Fungsi Sel Hewan

struktur sel hewan

Pada dasarnya sel hewan dan sel tumbuhan adalah sama, baik struktur, tipe enzim maupun bahan genetiknya, dan memiliki tipe sel yang beragam. Berikut ini terdapat beberapa struktur dan fungsi sel hewan, antara lain:

1. Membran Sel

Membran-Sel

Membran sel adalah pembungkus sel pada bagian luar yang tersusun dari protein (lipoprotein), kolesterol dan lemak (lipid).

Pada bagian ini memiliki peranan yang sangat penting dalam mengatur mineral dan nutrisi yang berada didalam maupun diluar sel.

Organel membran sel ini memiliki berbagai fungsi diantaranya :

  • Mengatur keluar masuk nutrisi dan mineral
  • Sebagai pembungkus / pelindung sel
  • Menerima rangsangan dari luar
  • Tempat berlangsungnya berbagai reaksi kimia

2. Sitoplasma

Sitoplasma

Sitoplasma adalah bagian sel yang berupa cairan sel dan meiliki bentuk seperti dengan gel.

Organel ini memiliki dua proses fase bentuk yaitu fase gel (cair) dan fase sol ((padat). Cairan ini terdapat di dalam nukleus yang disebut dengan itilah nukleoplasma.

Namun sitoplasma bersifat koloid komplek yaitu tidak cair dan tidak padat. Sehingga dapat berubah tergantung dengan konsenrasi airnya. Pada dasarnya jika konsentrasi air rendah maka menjadi padat lembek. Sedangkan jika air dengan kontrasi tingg maka gel akan berubah menjadi encer yang disebut dengan sol.

Organel sitoplasma ini berfungsi sebagai berikut :

  • Sebagai sumber bahan kimia sel
  • Tempat berlangsungnya metabolisme sel

3. Reticulum Indoplasma

Reticulum-Indoplasma

Reticulum indoplasma adalah organel yang memiliki bentuk benang-benang yang terdapat di inti sel.

Retikulum endoplasma terbagi atas dua yaitu retikulum endoplasma halus (REh) dan retikulum endoplasma kasar (REk). Retikulum endoplasma halus (REh) adalah berperan tidak melekat dengan ribosom, sedangkan retikulum endoplasma kasar (REk) adalah dapat melekat pada ribosom.

Organel Reticulum indoplasma adalah sebagai berikut :

  • Sebagai sintesis protein (Rek).
  • Sebagai tempat pengangkut sintesis, steroit dan lemak.
  • Membantu detoksifikasi sel-sel berbahaya di dalam sel (REh).
  • Sebagai tempat untuk menyimpan fospolipid, steroid dan glikolipid.

4. Mitokondria

Mitokondria

Mikrodia adalah organel terbesar yang ada berguna sebagai mesin dalam sel. Organel ini memiliki dua bagian lapis membran yang leuku-lekuk yang biasa disebut dengan istilah kritas. Glukosa adan oksigen saling bekerja sama dalam proses pembentukan energy.

Hal tersebut sebagai proses metabolisme dan aktivitas seluler. Sehingga dalam bagian tersebut dijuluki sebagai The Power House. dapat dikatakan begitu karena organisme ini dapat menghasilkan energy.

Mitokondria yang berbentuk tunggal disebut dengan istilah mitokondrion. Organel mitokondrion adalah organel yang dapat mengubah energi kimia menjadi energi yang lainnya.

Organel ini memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Sebagai repirasi seluler.
  • Sebgai penghasil energidalam bentuk ATP.

5. Mikrofilamen

Mikrofilamen

Mikrofilamen adalah organel sel yang terbentuk dari protein aktin dan myosin. Organel ini memiliki kemiripan dengan organel mikrotobulus tetapi ada yang membedakan pada tektur dan ukurannya.

Mikrofilamen memiliki tekstur yang lembut dan mempunyai ukuran diameter lebih kecil.

Fungsi organel ini yaitu berperan sebagai pergerakan sel, endositosis dan eksotisotis.

6. Lisosom

Lisosom

Lisosom adalah organel berupa kantong terikat di membran yang berisi kandungan enzim hidrolitik.

Hal ini digunakan untuk dalam mengontrol pencernaan intraseluler di keadaan apapun. Lisosom terdapat pada sel eukariotik.

Lisosom memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Untuk mengontrol pencernaan intraseluler.
  • Sebagai mencerna materi dengan menggunakan fagositosis.
  • Sebagai penghancuran organel sel yang telah rusak (autofagi).
  • Sebagai pemasukan makromulekul dari luar menuju ke dalam sel dengan mekanisme endositosis.

7. Peroksisom (Badan Mikro)

struktur sel hewan : Peroksisom

Peroksisom adalah organel yang memiliki kantong kecil yang berisi dengan enzim katalase.

Hal tesebut berfungsi untuk menguraikan peroksida (H2O2) atau metabolisme yang bersifat toksik. Yang dapat merubah air dan oksigen yang berbahaya pada sel.

Organel peroksisom ini banyak ditemukan di sel hati dan ginjal.

Organel ini memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Perubahan lemak menjadi karbohidrat.
  • Menguraikan perokida (H2O2) dari sisa-sisa metabolisme toksik.
Baca juga:  Kerajaan Tarumanegara: Sejarah, Raja, Masa Kejayaan, dan Peninggalan

8. Ribosom

struktur sel hewan : Ribosom

Ribosom adalah organel sel yang memiliki tekstur padat dan kecil dengan ukuran diameter 20 nm.

Organel ini terdiri atas 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom (Ribonukleoprotein atau RNP ). Ribosom bekerja sebagai menerjemahkan RNA untuk membentuk rantai polipeptida (protein) dengan menggunakan asam amino pada saat proses translasi.

Di dalam sel ribosom terdapat terikat yang berada pada retikulum endoplasma kasar (REk), atau membran inti sel. Ribosom memiliki fungsi sebagai tempat berlangsungnya proses sintesis protein.

9. Sentriol

Sentriol

Sentriol adalah struktur organel yang memiliki bentuk tabung organel dapat ditemukan pada sel eukariota.

Organel ini juga dapat mengambil peran dalam pembelahan sel dan dalam pembentukan silia dan flagela. Selain itu sepasang sentriol mampu membentuk struktur gabungan yang disebut dengan istilah sentrosom.

Sentiol memiliki fungsi sebagai :

  • Berperan sebagai membentuk silia dan flagella.
  • Sebagai proses pembelahan sel dalam membentuk benang spindle.

10. Mikrotobulus

struktur sel hewan : Mikrotobulus

Mikrotubulus adalah organel sel yang terdapat didalam sitoplasma dan dapat ditemukan pada sel eukariot. Organel ini berbentuk silindris panjang yang berongga.

Organel ini memiliki ukuran dengan diameter kurang lebih 12 nm dan diameter luar 25 nm. Selain di hewan, organel juga dimiliki oleh sel tumbuhan yang sama persis oleh hewan.

Mikrotobulus terdiri atas molekul-molekul berbentuk bulat protein globular yang disebut tubulin. Sehingga dalam posisi tidak sadar organel ini mambpu bergabung untuk membentuk silindris yang berongga dalam kondisi tertentu.

Selain itu mikrotobulus juga memiliki sifat kaku yang tidak dapat berubah-rubah dalam bentuknya.

Organel ini memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Untuk melindungi sel .
  • Memberi bentuk sel.
  • Berperan sebagai dalam pembentukan flagela, silia dan sentriol.

11. Badan Golgi

Badan-Golgi

Badan golgi atau aparatus golgi adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel.

Badan golgi dapat ditemukan di semua sel eukariotik. Organel ini sangat berperan penting yaitu mempunayi fungsi ekskresi, seperti ginjal.

Badan golgi memiliki bentuk bentuk seperti kantong pipih yang berukuran kecil hingga besar dan terikat oleh membran. Setiap sel hewan memiliki 10-20 badan golgi.

Organel ini mempunyai fungsi sebagai berikut :

  • Untuk memproses protein.
  • Membentuk lisosom.
  • Untuk membentuk membran plasma.
  • Membentuk vesikula (kantung) untuk ekskresi.

12. Nukleus

struktur sel hewan : Nukleus

Nukleus adalah organel kecil yang mengatur dan mengendalikan aktivitas sel. Proses ini mulai dari metabolisme hingga ke pembelahan sel. Nukleus mengandung materi genetik yang bentuknya DNA linear panjang yang membentuk kromoson.

Organel ini dapat ditemukan di sel eukarioti dan terdiri atas bagian-bagian seperti membran inti, nuekloplasma, kromatin atau kromoson, dan nukleus.

Organel ini memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Tempat terjadinya replikasi.
  • Menyimpan informasi genetik.
  • Untuk menjaga integritas gen-gen.
  • Mengendalikan proses metabolisme dalam sel.
  • Mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen.

13. Nukleolus

struktur sel hewan : Nukleolus

Nukleolus adalah organel yang terdapat didalam inti sel atau nukleus. Organel ini bertanggung jawab dalam pembentukan protein menggunakan RNA atau asam ribonukleat.

Organel ini mempunyai fungsi sebagai bertanggung jawab dalam pembentukan protein.

14. Nukleoplasma

struktur sel hewan : Nukleoplasma

Nukleoplasma adalah organel yang memiliki tekstur padat yang berada didalam inti sel atau nukleus.

Organel ini mengandung serat kromatin yang padat dan membentuk kromoson.

Selain itu organel ini bertugas untuk membawa informasi genetika.

15. Membran Inti

struktur sel hewan : Membran Inti

Membran inti adalah elemen struktural utama nukleus yang membungkus keseluruhan organel. Selain itu organel ini sebagai pemisah antara sitoplasma dan daerah inti.

Organel ini bersifat tidak permeable sehingga sebagian besar molekul yang membuat nukleus membutuhkan pori inti. Dengan begiti membrane nukleus mampu melintasi membran.

Mebran inti memiliki fungsi sebgai berikut :

  • Melindungi inti sel (Nukleus).
  • Sebagai tempat pertukaran zat antara materi inti dan sitoplasma.

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Berikut dibawah ini perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan, sebagai berikut:

                     Sel Tumbuhan                        Sel Hewan
Memiliki dinding sel tersusun atas selulosa dan pektin sehingga sel kaku.Tidak memiliki dinding sel,sel bersifat elastis.
2. Memiliki kloroplas untuk fotosintesis.Tidak memiliki sentriol.
3. Tidak memiliki sentriol.Mempunyai sentriol untuk mengumpulkan kromosom saat pembelahan sel.
4. Vakuola sedikit dan berukuran besar.Vakuola banyak dan berukuran kecil.
5. Cadangan makanan berupa pati(amilum)Cadangan makanan berupa lemak(glikogen)

Sumber:

  • yuksinau.id
  • gurupendidikan.co.id
Mahasiswi Departemen Fisika Universitas Diponegoro dengan bidang ilmu Fisika Material

Be the first to comment

Leave a Reply