Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘drop’ memiliki arti sebagai berikut:
- drop: v cak, me·nge·drop: v 1 memberikan (dr pejabat, atasan, dsb kpd masyarakat, bawahan, dsb). Contoh: gubernur telah drop biaya sebesar 16 juta rupiah untuk pembangunan jembatan itu; 2 mengirimkan atau menempatkan. Contoh: pemerintah akan drop 500 orang guru dr Jawa untuk Kalimantan Tengah; pemerintah drop 1.000 orang transmigran di Sulawesi Selatan; 3 menyediakan; memasarkan. Contoh: Bulog akan drop daging untuk keperluan Lebaran;
- pengedropan: /pe·nge·drop·an/ n proses, cara, perbuatan mengedrop
Penjelasan Arti ‘Drop’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia
Kata “drop” yang terdapat dalam KBBI adalah kata serapan dari bahasa Inggris yang sering dipakai dalam komunikasi sehari-hari khususnya dalam konteks informal atau cakapan.
Secara sederhana, kata “drop” memiliki beberapa arti yang berkaitan dengan memberi, mengirim, atau memasarkan sesuatu.
Pertama, kata “drop” diartikan sebagai proses memberikan sesuatu oleh pejabat atau atasan kepada masyarakat atau bawahan.
Dalam konteks ini, bisa diilustrasikan melalui aksi seorang gubernur yang memberikan dana sebesar 16 juta rupiah untuk keperluan pembangunan sebuah jembatan. Artinya, gubernur tersebut telah “men-drop” atau menyediakan dana tersebut untuk proyek pembangunan itu.
Kedua, mengenai pengiriman atau penempatan seseorang atau sesuatu ke tempat tertentu.
Sebagai contoh, pemerintah yang “meng-drop” 500 guru dari Jawa ke Kalimantan Tengah berarti pemerintah tersebut mengirimkan atau menugaskan guru-guru tersebut untuk bekerja di Kalimantan Tengah.
Begitu pula dengan penempatan 1.000 transmigran di Sulawesi Selatan, berarti pemerintah telah menyelenggarakan relokasi 1.000 orang tersebut sebagai bagian dari program transmigrasi.
Terakhir, arti ketiga dari kata “drop” adalah menyediakan atau memasarkan produk atau jasa ke pasar.
Misalnya, Bulog yang “” akan memasarkan atau menyediakan daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya Lebaran. Ini berarti Bulog bertindak aktif dalam distribusi daging untuk memastikan ketersediaannya bagi masyarakat.
Dalam bahasa umum, “pengedropan” adalah istilah yang menunjuk pada proses atau cara untuk melakukan ketiga kegiatan di atas – memberikan, mengirimkan, atau memasarkan sesuatu.
Ini bisa termasuk langkah-langkah, metode, atau semua aktivitas yang berhubungan dengan proses “drop”. Mungkin ada semacam perencanaan, penyelenggaraan, dan eksekusi tugas untuk memastikan bahwa apa yang “di-drop” tersebut sampai ke tujuan atau penerima dengan baik dan efisien.