Arti Kata ‘Cerewet’

cerewet: /ce·re·wet/ /ceréwét/ a suka mencela (mengomel, mengata-ngatai, dsb); banyak mulut; nyinyir; bawel. Contoh: pembantu rumah tangga tidak suka bekerja pd nyonya rumah yg cerewet;
mencereweti: /men·ce·re·weti/ v selalu mengata-ngatai (mencela ini itu, menyuruh begini-begitu, dsb). Contoh: orang tuanya

Arti Kata ‘Centil’

centil – alternatif makna ke-1 cen·til ? 2sentil centil – alternatif makna ke-2 centil: /cen·til/ a suka bergaya (tt gadis); genit;
kecentilan: /ke·cen·til·an/ n tingkah yg dibuat-buat untuk bergaya (tt gadis); kegenitan. Contoh: dia kewalahan menghadapi kecentilan gadis-gadis itu

Arti Kata ‘Cengkok’

cengkok – alternatif makna ke-1 cengkok: /ceng·kok/ /céngkok/ 1 a bengkok; kelok. Contoh: tangannya cengkok krn patah waktu ia jatuh; 2 n logat (bahasa); 3 n irama lagu cengkok – alternatif makna ke-2 cengkok: /ceng·kok/ /céngkok/ n kera; cigak

Arti Kata ‘Cendekiawan’

cendekiawan: /cen·de·ki·a·wan/ n 1 orang cerdik pandai; orang intelek; 2 Sos orang yg memiliki sikap hidup yg terus-menerus meningkatkan kemampuan berpikirnya untuk dapat mengetahui atau memahami sesuatu;
kecendekiawanan: /ke·cen·de·ki·a·wan·an/ n yg berhubungan dng cendekiawan; perihal cendekiawan

Arti Kata ‘Carang’

carang: /ca·rang/ n 1 sulur hijau atau bakal ranting muda yg tumbuh pd batang tumbuhan menjalar (spt mentimun, petola) dan bentuknya spt tali melingkar-lingkar; 2 daun yg muda (tt sirih);
bercarang: /ber·ca·rang/ v 1: ada (tumbuh) carangnya; 2 mempunyai

Arti Kata ‘Cakap’

cakap – alternatif makna ke-1 cakap: /ca·kap/ a 1 kl sanggup melakukan sesuatu; mampu; dapat. Contoh: cakap engkau membunuh hulubalang itu?; patik tiada cakap bercerai dng dia; 2 :pandai; mahir. Contoh: anak itu belum cakap mengerjakan hitungan perkalian; 3 mempunyai

Arti Kata ‘Bundel’

bundel – alternatif makna ke-1 bundel: /bun·del/ n 1 kumpulan beberapa benda yg sejenis diikat menjadi satu; 2 berkas (surat-menyurat dsb);
bundel surat: kumpulan surat yg diikat menjadi satu atau dijilid;
membundel: /mem·bun·del/ v mengikat (menjilid) menjadi satu. Contoh: ia