Arti Kata ‘Cakap’

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘cakap’ memiliki arti sebagai berikut:

  1. cakap – alternatif makna ke-1
    • cakap: /ca·kap/ a 1 kl sanggup melakukan sesuatu; mampu; dapat. Contoh: cakap engkau membunuh hulubalang itu?; patik tiada cakap bercerai dng dia; 2 :pandai; mahir. Contoh: anak itu belum cakap mengerjakan hitungan perkalian; 3 mempunyai kemampuan dan kepandaian untuk mengerjakan sesuatu. Contoh: ia diberhentikan dr jabatannya krn tidak cakap; 4 bagus rupanya; cantik; rupawan. Contoh: gadis itu modern lagi cakap; 5 bagus; elok (potongan atau halus bahannya tt pakaian dsb). Contoh: alangkah cakap nya baju itu; 6 patut; serasi. Contoh: ia pantas dan cakap benar memakai baju itu; 7 Mk tangkas; cekatan (tidak lamban). Contoh: tampaknya ia cakap bekerja;
    • bercakap: /ber·ca·kap/ kl v mempunyai kemampuan atau keberanian melakukan sesuatu; berkuasa. Contoh: seorang pun tiada bercakap naik pohon nyiur itu; inilah prajurit yg bercakap mencuri keris laksamana;
    • mempercakap: /mem·per·ca·kap/ v menjadikan lebih cakap (mampu, mahir). Contoh: kita harus berusaha mempercakap anak-anak agar dapat melahirkan isi hatinya dengan tepat;
    • mempercakapkan: /mem·per·ca·kap·kan/ v mempercakap;
    • kecakapan : /ke·ca·kap·an /n 1 kemampuan; kesanggupan; 2 kepandaian atau kemahiran mengerjakan sesuatu
  2. cakap – alternatif makna ke-2
    • cakap: /ca·kap/ n bicara; omong. Contoh: orang itu banyak cakap;
    • cakap angin: cakap yg tidak ada isinya atau tidak benar; omong kosong;
    • cakap besar: bual;
    • cakap kosong: cakap angin;
    • bercakap: /ber·ca·kap/ v 1 berbicara; berkata. Contoh: kalau hanya bercakap , semua orang juga dapat; 2 berbahasa; berbicara dng bahasa. Contoh: mereka bercakap Inggris;
    • rabung rabung: bercakap besar (sombong); membual;
    • bercakap-cakap: /ber·ca·kap-ca·kap/ v berbincang-bincang; berbicara; beromong-omong. Contoh: ia sedang bercakap-cakap dng temannya;
    • mencakapi: /men·ca·kapi/ kl v mengajak berbicara; menegur;
    • cakapan: /ca·kap·an/ n 1 yg dipercakapkan; omongan: 2 Sas karya sastra atau bagiannya yg berbentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih, atau ada kalanya seorang tokoh berbicara kpd dirinya sendiri atau kpd pembaca dan pendengar; dialog;
    • tunggal tunggal: Sas cakapan panjang yg diucapkan oleh seorang tokoh dl sebuah karya sastra, baik yg ditujukan kpd diri sendiri maupun kpd pendengar; monolog; tunggal tunggal dramatik: Sas sajak yg terdiri atas kata-kata yg diucapkan seorang tokoh tunggal pd saat kritis, yg mengungkapkan keadaan dirinya dan situasi yg dihadapinya;
    • percakapan: /per·ca·kap·an/ n 1 pembicaraan; perundingan; 2 perihal bercakap-cakap (dipertentangkan dng apa yg ditulis); 3 Ling satuan interaksi bahasa antara dua pembicara atau lebih;
    • mempercakapkan: /mem·per·ca·kap·kan/ v 1 membicarakan; memperkatakan; memperbincangkan. Contoh: mereka sedang mempercakapkan sebab-sebab kebakaran di situ; 2 mengucapkan; menggunakan bahasa. Contoh: ia mengerti bahasa Jawa, tetapi tidak dapat mempercakapkan nya

Penjelasan Arti ‘Cakap’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kata “cakap” dalam bahasa Indonesia punya beragam arti dan penggunaannya yang luas. Pada dasarnya, kata ini bisa merujuk pada beberapa hal, mulai dari kemampuan seseorang hingga cara seseorang berkomunikasi.

Mari kita bahas satu per satu makna kata “cakap” supaya lebih jelas.

Pertama-tama, “cakap” bisa berarti memiliki kemampuan atau keahlian untuk melakukan sesuatu. Contohnya, jika seseorang bertanya apakah kamu bisa melakukan suatu tugas yang menantang, seperti memanjat pohon yang tinggi atau menyelesaikan soal matematika yang sulit, dan kamu memang bisa melakukannya, kamu bisa mengatakan bahwa kamu ‘cakap’ melakukannya.

Ini menunjukkan bahwa kamu merasa mampu atau ahli dalam mengerjakan tugas itu..

Kedua, “cakap” bisa juga berkaitan dengan penampilan. Jika seseorang terlihat cantik atau tampan, kadang-kadang orang akan menggunakan kata “cakap” untuk menggambarkan kecantikan atau ketampanan mereka.

Jadi, jika ada seorang gadis yang tampilannya sangat menarik, orang mungkin akan mengatakan bahwa dia “cakap”.

Ketiga, kata ini juga digunakan untuk menjelaskan sesuatu yang berkualitas, seperti pakaian.

Jika pakaian terbuat dari bahan yang baik dan tampak indah saat dipakai, pakaian itu bisa disebut “cakap”.

Keempat, “cakap” bisa berarti sesuatu yang cocok atau serasi. Misalnya, apabila ada seorang yang memakai baju yang pas dan tampak bagus, orang-orang bisa berkata bahwa ia “cakap” mengenakan baju itu.

Kelima, dalam konteks yang lebih luas, “cakap” bisa diartikan sebagai kegesitan atau kecepatan dalam melakukan suatu pekerjaan.

Ini menunjukkan bahwa seseorang tidak hanya mampu mengerjakan hal itu tapi juga melakukannya dengan cepat dan efisien.

Sekarang, kalau kita bicara tentang interaksi antarmanusia, “cakap” juga bisa merujuk pada aktivitas berbicara atau berkomunikasi.

Jika seseorang berbicara terus--menerus atau sering, kita bisa mengatakan bahwa orang itu “banyak cakap”. Dalam beberapa situasi, “cakap” bisa juga mempunyai konotasi negatif, seperti “cakap angin” yang berarti omongan yang tidak ada bukti atau tidak serius, atau “cakap besar” yang sama artinya dengan sombong atau suka membual.

Penting juga untuk disebutkan bahwa “percapakan” adalah kata benda yang berarti pembicaraan atau dialog.

Misalnya, saat dua orang bercakap-cakap, mereka sedang berpartisipasi dalam sebuah percakapan.

Secara keseluruhan, “cakap” adalah kata yang sangat berguna dan serbaguna dalam bahasa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek mulai dari kemampuan personal hingga cara berkomunikasi dengan sesama.

Referensi

https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/cakap