Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘cendekiawan’ memiliki arti sebagai berikut:
- cendekiawan: /cen·de·ki·a·wan/ n 1 orang cerdik pandai; orang intelek; 2 Sos orang yg memiliki sikap hidup yg terus-menerus meningkatkan kemampuan berpikirnya untuk dapat mengetahui atau memahami sesuatu;
- kecendekiawanan: /ke·cen·de·ki·a·wan·an/ n yg berhubungan dng cendekiawan; perihal cendekiawan
Penjelasan Arti ‘Cendekiawan’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia
Cendekiawan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kecerdasan dan pengetahuan yang luas. Cendekiawan biasanya dikenal karena kecerdikan dan kepandaiannya dalam berbagai bidang, seperti sastra, seni, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya.
Mereka adalah orang-orang yang dipandang intelek atau yang kerap kali dikaitkan dengan kegiatan akademik dan pemikiran kritis.
Seseorang yang disebut cendekiawan tidak hanya pandai, tapi juga terus mengembangkan kemampuan berpikirnya.
Mereka senantiasa ingin menambah wawasan dan memahami hal-hal baru. Ini melibatkan pembelajaran yang tiada henti dan rasa ingin tahu yang besar terhadap ilmu pengetahuan serta isu-isu yang ada di masyarakat.
Cendekiawan juga seringkali aktif dalam melontarkan ide-ide mereka untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam atau solusi atas masalah yang ada dalam kehidupan sosial.
Dalam konteks yang lebih luas, kecendekiawanan merujuk pada hal-hal yang berkaitan dengan cendekiawan.
Ini mencakup aktivitas, sikap, dan nilai-nilai yang dijunjung oleh para cendekiawan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kecendekiawanan termasuk upaya untuk terus bertumbuh secara intelektual dan memberikan kontribusi positif kepada komunitas serta merangkul perilaku yang menjunjung tinggi pengetahuan dan pemahaman yang mendalam.
Intinya, cendekiawan adalah seseorang yang berusaha memperluas wawasannya dan memanfaatkan kecerdasannya untuk berkontribusi pada perkembangan pengetahuan dan peningkatan kualitas pemikiran di masyarakat.