Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘ramping’ memiliki arti sebagai berikut:
- ramping – alternatif makna ke-1
- ramping: /ram·ping/ a kecil panjang (lurus); langsing; lampai. Contoh: pinggangnya ramping;
- pinggang ramping bagai ketiding, ki ejekan kpd perempuan yg gemuk tidak berpinggang;
- meramping: /me·ram·ping/ v 1 menjadi ramping; 2 ki menjadi sedikit (kecil, susut);
- merampingkan: /me·ram·ping·kan/ v 1 menjadikan (tubuh) ramping; langsing, kecil: salah satu cara merampingkan tubuh ialah dng melakukan banyak olahraga dan mengurangi makan makanan yg mengandung banyak lemak; 2 ki menjadikan sedikit; menyusutkan
- ramping – alternatif makna ke-2
- ramping: /ram·ping/, me·ram·ping: a koyak-koyak (cabik-cabik) pd tepi. Contoh: kain yg sudah ramping masih dipakainya juga
Penjelasan Arti ‘Ramping’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia
Ramping merupakan suatu kata sifat yang mendeskripsikan sesuatu yang kecil dan panjang, biasanya juga merujuk pada sesuatu yang lurus atau tidak bengkok. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan orang atau bagian tubuh seseorang yang kelihatan langsing dan memiliki bentuk yang indah dan proporsional.
Misalnya, ketika kita mengatakan “pinggangnya ramping,” kita membayangkan pinggang yang kecil dan terbentuk dengan baik.
“Ramping” sebagai ejekan untuk perempuan gemuk tidak berpinggang juga memberikan contoh penggunaannya dalam konteks sosial sebagai cara untuk mengkritik seseorang yang dianggap tidak memiliki bentuk tubuh ideal menurut standar tertentu.
Ini menunjukkan bahwa kata “ramping” seringkali dikaitkan dengan standar kecantikan dan keindahan fisik.
Dalam kalimat lain, “meramping” merupakan kata kerja yang mengartikan proses menjadi ramping.
Ini bisa merujuk pada seseorang yang melakukan upaya-upaya untuk membuat tubuhnya menjadi lebih langsing dan kecil, misalnya melalui diet atau olahraga. Untuk menjelaskan lebih lanjut, orang mungkin “meramping” tubuhnya dengan melakukan kegiatan fisik seperti berlari, berenang, atau angkat beban, serta mengatur pola makan dengan menghindari makanan yang tinggi lemak.
“Merampingkan” juga merupakan kata kerja yang berarti menjadikan sesuatu atau seseorang ramping.
Contohnya, “salah satu cara merampingkan tubuh adalah dengan melakukan banyak olahraga dan mengurangi makan makanan yang mengandung banyak lemak.” Ini mengindikasikan adanya tindakan sengaja untuk mengubah bentuk atau kondisi suatu objek atau tubuh agar tampak lebih kecil dan langsing.
Kata “meramping” memiliki arti yang berbeda, yaitu terkoyak-koyak atau tercabik-cabik pada tepi.
Ini bermakna kerusakan atau kondisi tidak utuh, seperti pada baju atau kain yang tepinya tidak lagi rapih, tetapi sudah sobek atau rusak. Contohnya, ketika seseorang masih memakai kain yang sudah ramping, itu berarti mereka tetap menggunakan kain tersebut meskipun sudah ada bagian yang robek atau tidak sempurna lagi.
Secara keseluruhan, “ramping” mengacu pada bentuk yang langsing dan menarik secara estetika, serta proses dan tindakan untuk mencapai atau menjaga bentuk tersebut, sementara dalam konteks berbeda, “ramping” menggambarkan sesuatu yang telah mengalami kerusakan atau cacat fisik.