Arti Kata ‘Jemawa’

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘jemawa’ memiliki arti sebagai berikut:

  • jemawa: /je·ma·wa/ kl a 1 angkuh; congkak; 2 suka mencampuri perkara orang lain;
  • kejemawaan: /ke·je·ma·wa·an/ n keangkuhan; kecongkakan

Penjelasan Arti ‘Jemawa’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kata “jemawa” digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sikap angkuh atau congkak. Kita panggil orang itu jemawa kalau dia suka menunjukkan diri seolah-olah lebih hebat, lebih penting, atau merasa lebih baik daripada orang lain.

Sikap jemawa ini sering terlihat dalam cara seseorang bicara atau berperilaku yang menunjukkan keegoisannya atau kurang menghormati pendapat dan perasaan orang lain.

Selain itu, orang yang jemawa juga biasanya suka mencampuri urusan orang lain, maksudnya mereka suka ikut campur dalam hal-hal yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan mereka, atau mereka tidak diundang atau diminta untuk terlibat.

Bisa jadi mereka melakukan ini karena merasa ide atau solusi mereka itu pasti yang terbaik.

Pada tingkat yang lebih luas, kata “kejemawaan” adalah kata benda yang digunakan untuk menggambarkan konsep atau keadaan dari sikap jemawa tersebut.

Kejemawaan merujuk pada kebiasaan seseorang yang terus-menerus bertingkah angkuh dan congkak. Ini adalah sifat yang dianggap negatif dalam banyak masyarakat karena dapat mengganggu hubungan baik antarmanusia dan sering kali merendahkan orang lain.

Kejemawaan membuat orang tidak enak berada di sekitar seseorang yang memiliki sikap ini dan bisa menyebabkan konflik atau kesalahpahaman dalam berbagai situasi sosial..

Referensi

https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/jemawa