Arti Kata ‘Emban’

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ’emban’ memiliki arti sebagai berikut:

  1. emban – alternatif makna ke-1
    • emban: /em·ban/ n 1 kain pembebat badan (dada, susu, perut); 2 tali pembebat perut (pd kuda);
    • mengemban: /meng·em·ban/ v 1 menggendong (kanak-kanak dsb) dng kain atau selendang; 2 ki melaksanakan (tugas, cita-cita, kewajiban, dsb). Contoh: guru mengemban tugas mulia sbg pendidik
  2. emban – alternatif makna ke-2
    • emban: /em·ban/ Jw n inang pengasuh. Contoh: permaisuri dikelilingi oleh empat orang emban nya

Penjelasan Arti ‘Emban’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia

Emban adalah sebuah kata yang digunakan untuk menyebut kain yang dijadikan sebagai pembungkus atau penyangga tubuh, dan juga bisa digunakan untuk menyebut tugas dan peran tertentu yang diemban oleh seseorang.

Ketika seseorang mengatakan emban dalam konteks pertama, umumnya orang tersebut merujuk pada kain yang melilit sekeliling tubuh, khususnya bagian dada, susu, atau perut. Ini seperti sarung yang digunakan untuk menyangga bagian tubuh itu, baik untuk menahan agar tetap pada tempatnya, untuk kenyamanan, atau sebagai bagian dari pakaian tradisional dalam berbagai budaya.

Selain itu, emban juga dapat berarti tali yang digunakan untuk membungkus perut kuda, yang fungsinya serupa dalam membantu menahan atau menyangga.

Dalam penggunaan yang kedua, kata kerja ‘mengemban’ menyiratkan arti menggendong, seperti saat seorang ibu atau pengasuh menggendong bayi atau anak kecil menggunakan kain atau selendang.

Ini adalah cara tradisional dan sering kali lebih dekat dan nyaman bagi orang Indonesia untuk membawa anak-anak mereka, terutama saat mereka masih sangat kecil.

Secara kiasan, ‘mengemban’ juga berarti melaksanakan tugas, cita-cita, atau kewajiban.

Kata ini digunakan untuk menggambarkan peran seseorang dalam menjalankan suatu misi, seperti misalnya seorang guru yang memiliki peran penting dalam mendidik dan membimbing murid-muridnya.

Dalam konteks ini, kata ‘mengemban’ memberi penekanan pada tanggung jawab dan dedikasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Terakhir, emban dalam konteks budaya Jawa mengacu kepada inang pengasuh, yaitu seseorang yang memiliki peran menjaga dan merawat, seringkali dalam lingkungan kerajaan atau keluarga bangsawan.

Misalnya, permaisuri kerajaan mungkin dikelilingi oleh beberapa emban yang tugasnya adalah mengasuh dan menjaga, mencakup banyak aspek dari mengatur kegiatan sehari-hari hingga kepada pendidikan dan kesejahteraan psikologis.

Jadi, kata ’emban’ memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks, dari sekedar kain penyangga tubuh hingga menggambarkan tanggung jawab serius dalam melaksanakan sebuah tugas penting dalam masyarakat.

Referensi

https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/emban