Mekanisme Pernafasan Manusia Beserta Proses dan Jenisnya

mekanisme pernafasan
Ilustrasi oleh dribbble.com

Mekanisme pernafasan terbagi menjadi proses inspirasi dan ekspirasi yang dilakukan dengan cara pernafasan dada dan pernafasan perut. Berikut penjelasan lengkapnya.

Pernafasan merupakan salah satu aktivitas vital yang terjadi pada tubuh. Melalui pernafasan, maka penyaluran oksigen dari luar tubuh ke seluruh tubuh akan berjalan dengan baik. Oksigen sangat penting dalam proses metabolisme tubuh.

Aktivitas pernafasan yang baik didukung oleh sistem pernafasan yang baik. Dalam sistem pernafasan terdapat sekumpulan organ yang terlibat proses pertukaran oksigen dan karbon oksida dalam tubuh.

Terdapat sekumpulan mekanisme yang terjadi dalam pernafasan. Berikut uraian lanjut mengenai mekanisme pernafasan, proses beserta jenisnya.

Mekanisme Pernafasan

mekanisme pernafasan manusia

Secara harfiah, pernafasan merupakan pergerakan oksigen (O2) dari atmosfer menuju ke sel tubuh dan keluarnya karbon dioksida (CO2) dari sel ke udara bebas.

Proses terjadinya pernafasan terjadi secara sadar maupun tidak sadar.

Pernafasan yang dilakukan secara sadar yaitu ketika kita melakukan pengaturan pernafasan seperti latihan bernafas panjang lalu menghempaskannya perlahan. Sedangkan pernafasan dilakukan tanpa sadar secara otomatis terjadi pada saat tertidur pulas.

Proses Pernafasan

Dalam prosesnya, pernafasan melibatkan semua organ pernafasan.

Organ-organ tersebut bekerja sama untuk membantu tubuh dalam melakukan pertukaran gas antara paru-paru (alveolus) dan pembuluh darah yang selanjutnya disalurkan ke seluruh sel-sel tubuh (Oksigen) atau dihembuskan ke udara (Karbon dioksida).

Berikut uraian tahapan proses dalam mekanisme pernafasan:

  • Ketika sedang menarik nafas atau inspirasi, diafragma dan otot antar tulang rusuk akan berkontraksi dan meluaskan rongga dada, sehingga paru-paru mengembang dan terisi udara.
  • Udara masuk lewat hidung dan mulut lalu melewati proses penyaringan partikel kecil oleh rambut-rambut hidung. Selanjutnya udara menuju trakea atau batang tenggorokan.
  • Udara dari trakea masuk ke dalam paru-paru melewati cabang paru-paru yaitu bronkus kemudian menuju bronkiolus dan berakhir di alveolus.
  • Ketika udara sampai di alveolus, terjadi proses pertukaran antara oksigen dan karbon dioksida pada pembuluh darah kapiler.
  • Oksigen masuk ke dalam kapiler, kemudian bersama sel darah merah menuju jantung untuk disebarkan ke seluruh tubuh. Pada saat bersamaan, karbon dioksida masuk dari kapiler ke arah rongga paru-paru.
  • Setelah pertukaran oksigen dan karbon dioksida selesai, otot diafragma dan tulang rusuk kembali relaksasi dan rongga dada kembali seperti semula.

    Udara yang mengandung karbon dioksida terdorong dari paru-paru menuju bronkiolus, bronkus, trakea dan keluar melalui hidung.
Baca juga:  Rumah Adat Betawi: Lengkap Gambar dan Penjelasannya

Selain berperan dalam sistem pertukaran udara dan gas, pernafasan juga berperan penting dalam memelihara dan menyeimbangkan kondisi dalam tubuh agar tetap stabil.

Jenis Mekanisme Pernafasan

Secara bersamaan mekanisme pernafasan terbagi menjadi proses inspirasi dan ekspirasi yang dilakukan dengan cara pernafasan dada dan pernafasan perut.

Berikut penjelasan mengenai mekanisme inspirasi dan ekspirasi.

Inspirasi

Pengertian dari inspirasi adalah aktivitas menghirup udara dari atmosfer masuk ke dalam tubuh melalui rongga hidung. Istilah lain dari inspirasi adalah inhalasi.

Pada proses inspirasi, diafragma dan otot dada akan mengalami kontraksi. Volume rongga dada membesar, paru-paru mengembang, dan udara masuk ke dalam paru-paru.

Ekspirasi

Berbanding terbalik dengan inspirasi, ekspirasi adalah aktivitas pelepasan karbon dioksida dari dalam tubuh hingga kemudian dibawa keluar melalui rongga hidung.

Ekspirasi disebut juga sebagai ekshalasi. Ketika terjadi ekspirasi, diafragma dan otot dada akan mengalami relaksasi. Volume rongga dada kembali normal karena udara telah keluar dari paru-paru.

Penggambaran inspirasi dan ekspirasi dapat dilihat dengan jelas pada gambar berikut.

Berdasarkan cara melakukan inspirasi dan ekspirasi, terdapat dua jenis mekanisme pernafasan yaitu pernafasan dada dan pernafasan perut. Berikut penjelasan lanjut mengenai pernafasan dada dan pernafasan perut.

Pernafasan Dada

Proses inspirasi

Pernafasan dada dimulai ketika terjadi kontraksi antar tulang rusuk yang menyebabkan dada terangkat sehingga rongga dada membesar. Karena rongga dada membesar, tekanan udara dalam dada lebih kecil daripada tekanan udara luar.

Oleh sebab itu udara luar masuk ke dalam rongga dada menuju paru-paru. Oksigen yang dibawa oleh udara kemudian diikat di alveolus paru-paru.

Proses ekspirasi

Otot antar tulang rusuk mengalami relaksasi sehingga rongga dada menyempit dan paru-paru mengecil.

Baca juga:  Rumus Cepat Rambat Gelombang dan Cara Menghitungya

Karena rongga dada menyempit, tekanan dalam rongga dada lebih besar dibanding tekanan udara luar. Oleh sebab itu udara dalam paru-paru terdorong keluar.

Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:

mekanisme pernafasan manusia

Pernafasan Perut

Prose inspirasi :

Terjadi kontraksi pada diafragma sehingga diafragma tertarik ke bawah menjadi datar.

Hal ini menyebabkan rongga dada membesar sehingga tekanan rongga dada menjadi lebih kecil dibanding tekanan udara luar. Oleh sebab itu udara luar kemudian masuk ke dalam paru-paru.

Proses ekspirasi :

Diafragma mengendur lalu naik karena mengalami relaksasi. Hal ini menyebabkan rongga dada mengecil dan tekanannya menjadi lebih besar dari tekanan udara luar. Oleh sebab itu udara dalam paru-paru terdorong keluar.

Untuk lebih jelasnya mengenai mekanisme pernafasan perut, perhatikan gambar berikut.

mekanisme pernafasan manusia

Demikian penjelasan mengenai mekanisme pernafasan meliputi proses dan jenisnya. Semoga bermanfaat.

About Rizka Zakiya 106 Articles
Mahasiswi Departemen Fisika Universitas Diponegoro dengan bidang ilmu Fisika Material

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*