Arti Kata ‘Sportivitas’
sportivitas: /spor·ti·vi·tas/ n sikap adil (jujur) thd lawan; sikap bersedia mengakui keunggulan (kekuatan, kebenaran) lawan atau kekalahan (kelemahan, kesalahan) sendiri; kejujuran; kesportifan
sportivitas: /spor·ti·vi·tas/ n sikap adil (jujur) thd lawan; sikap bersedia mengakui keunggulan (kekuatan, kebenaran) lawan atau kekalahan (kelemahan, kesalahan) sendiri; kejujuran; kesportifan
sportif: /spor·tif/ a 1 bersifat kesatria, jujur, dsb. Contoh: jadilah penonton dan pemain yg sportif , jangan emosional; 2 tegap; gagah. Contoh: sosok mereka pd umumnya sportif;
kesportifan: /ke·spor·tif·an/ n perihal sportif; kejujuran
sosiologi: /so·si·o·lo·gi/ n pengetahuan atau ilmu tt sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat; ilmu tt struktur sosial, proses sosial, dan perubahannya;
sosiologi kota: sosiologi perkotaan;
sosiologi makro: pengetahuan tt sistem sosial secara total yg mencakup semua aspek masyarakat;
sosio-: /so·sio-/ bentuk terikat berhubungan dng masyarakat; sosial. Contoh: sosiodemokrasi
songong: /so·ngong/ a tidak tahu adat
skeptis: /skep·tis/ /sképtis/ a kurang percaya; ragu-ragu (thd keberhasilan ajaran dsb). Contoh: penderitaan dan pengalaman menjadikan orang bersifat sinis dan skeptis
skala: /ska·la/ n 1 garis atau titik tanda yg berderet-deret dsb yg sama jarak antaranya, dipakai untuk mengukur, spt pd termometer, gelas pengukur barang cair; 2 lajur yg dipakai untuk menentukan tingkatan atau banyaknya sesuatu (spt pd peraturan gaji
sistematik: /sis·te·ma·tik/ /sistématik/ n susunan; aturan
sinis: /si·nis/ a 1 bersifat mengejek atau memandang rendah. Contoh: ia tersenyum sinis melihat orang itu; 2 tidak melihat suatu kebaikan apa pun dan meragukan sifat baik yg ada pd sesuatu. Contoh: dia sangat sinis melihat perkembangan politik dewasa
sinergi: /si·ner·gi/ /sinérgi/ n 1 kegiatan atau operasi gabungan; 2 sinergisme;
bersinergi: /ber·si·ner·gi/ v melakukan kegiatan atau operasi gabungan: sudah sampai waktunya bangsa Indonesia mulai bekerja dan – secara positif yg menguntungkan seluruh bangsa;
mengnyinergikan: /meng·nyi·ner·gi·kan/ v menggiatkan. Contoh: