Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘lebat’ memiliki arti sebagai berikut:
- lebat: /le·bat/ a 1 berbuah banyak (tt pohon). Contoh: pohon mangga itu lebat buahnya; 2 tebal dan rapat sekali (tt rambut, daun, hutan, dsb). Contoh: rambutnya hitam dan lebat; pohon itu lebat daunnya; 3 deras dan banyak (tt hujan, embun, dsb). Contoh: semalam hujan sangat lebat spt dicurahkan dr langit;
- melebat: /me·le·bat/ v menjadi (bertambah) lebat. Contoh: ia membiarkan jenggot dan rambutnya melebat spt seorang pertapa
Penjelasan Arti ‘Lebat’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia
Kata “lebat” bisa kita gunakan dalam beberapa situasi yang berbeda. Pertama, kata ini bisa digunakan untuk menggambarkan pohon yang berbuah banyak. Jadi, kalau kamu melihat sebuah pohon mangga yang cabang-cabangnya penuh dengan buah, itu artinya pohon tersebut ‘lebat buahnya’.
Pohon seperti ini biasanya menjadi favorit, baik untuk pemiliknya yang menantikan panen, maupun bagi orang-orang yang suka memetik atau membeli buah segar.
Kemudian, ‘lebat’ juga bisa dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang tebal dan rapat.
Misalnya, kalau kamu lihat seseorang dengan kepala penuh rambut tebal dan hitam, kamu bisa bilang rambut orang itu ‘hitam dan lebat’. Atau kalau kamu berjalan di hutan dan susah melihat langit karena daun-daun di atas pohon begitu rapat, itu artinya ‘pohon itu lebat daunnya’.
Kondisi seperti ini sering dianggap indah, dan membuat lingkungan terasa sejuk karena teduhnya kanopi daun.
Terakhir, ‘lebat’ juga digunakan untuk menggambarkan hujan atau kondisi cuaca yang deras dan banyak.
Jika semalam hujan turun dengan sangat gencar seolah-olah air itu dicurahkan dari langit, orang akan mengatakan ‘hujan sangat lebat’. Ini biasanya membuat jalanan jadi banjir atau membuat orang harus berteduh karena tidak ingin basah kuyup.
Ada juga kata kerja yang terkait dengan ‘lebat’, yaitu ‘melebat’.
Kata ini berarti menjadi lebih lebat atau bertambah lebat. Contohnya, jika seseorang membiarkan rambut dan jenggotnya tumbuh panjang dan tidak dipotong-potong lagi, orang tersebut membiarkan rambut dan jenggotnya ‘melebat’ seperti seorang pertapa yang sering digambarkan dengan rambut panjang dan lebat karena tidak memperhatikan penampilan.
Secara keseluruhan, ‘lebat’ adalah kata yang cukup sederhana namun bisa membantu mendeskripsikan keadaan yang sangat bervariasi, dari hal yang berkaitan dengan alam hingga penampilan seseorang.