Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘zona’ memiliki arti sebagai berikut:
- zona: /zo·na/ n 1 salah satu dr lima bagian besar permukaan bumi yg dibatasi oleh garis khayal di sekeliling bumi, sejajar dng khatulistiwa (satu zona tropik, dua zona sedang, dan dua zona kutub); jalur iklim; 2 daerah yg ditandai dng kehidupan jenis binatang atau tumbuhan tertentu yg juga ditentukan oleh kondisi tertentu di sekitarnya; 3 daerah (dl kota) dng pembatasan khusus; kawasan. Contoh: zona industri;
- zona bersejarah: bagian kawasan taman nasional yg disediakan untuk menjaga atau memelihara keutuhan benda ataupun tempat yg mengandung nilai sejarah atau prasejarah;
- zona budaya sejarah: bagian kawasan taman nasional yg diperlakukan tersendiri krn mengandung manifestasi budaya manusia;
- zona ekonomi: eksklusif wilayah laut sejauh 200 mil dr pantai suatu negara yg kekayaan ekonominya (msl ikan, sumber alam) menjadi hak milik negara itu;
- zona fotik: lapisan permukaan air yg terkena sinar matahari;
- zona litoral: daerah pantai yg dangkal, biasanya sampai batas kedalaman sekitar 365 m;
- zona netral: daerah perbatasan antara dua atau beberapa negara yg tidak boleh dijadikan tempat pasukan tentara, tempat kubu pertahanan, dsb;
- zona pasang surut: daerah bagian pantai yg terletak antara batas surut terendah dan pasang tertinggi;
- zona preservasi: bagian kawasan taman nasional yg disediakan untuk tempat berlangsungnya pengawetan lingkungan, baik lingkungan biotik maupun abiotik;
- perzonaan: /per·zo·na·an/ n proses, cara, perbuatan membuat zona
Penjelasan Arti ‘Zona’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia
Zona merupakan istilah yang dipakai untuk menggambarkan suatu wilayah atau area dengan karakteristik tertentu yang membedakannya dari wilayah lain. Ada berbagai macam zona, yang masing-masing punya kegunaan dan ciri khas sendiri.
Pertama, zona bisa merujuk pada pembagian besar permukaan bumi yang berbeda karena letaknya terhadap khatulistiwa.
Ini termasuk zona tropis yang hangat, dua zona sedang dengan cuaca yang berubah-ubah serta musim yang lebih jelas, dan dua zona kutub yang sangat dingin. Elemen pembagi ini membantu kita memahami dan memprediksi perubahan cuaca dan iklim di berbagai bagian dunia.
Kedua, zona juga digunakan untuk mendeskripsikan daerah khusus yang ditentukan oleh jenis-jenis kehidupan binatang atau tumbuhan yang khas, atau kondisi lingkungan tertentu, seperti tingkat kelembapan, suhu, atau jenis tanah.
Misalnya, hutan hujan tropis dapat dianggap sebagai zona yang kaya akan keanekaragaman hayati dan memiliki iklim yang lembap dan panas.
Ketiga, dalam konteks perkotaan, zona adalah daerah dengan peraturan dan fungsi khusus.
Misalnya, zona industri adalah area di mana aktivitas produksi dan pabrik berpusat, sementara zona bersejarah adalah bagian kawasan yang dipertahankan untuk menjaga nilai sejarah atau warisan budaya.
Zona ekonomi eksklusif merujuk pada area laut yang sejauh 200 mil dari garis pantai suatu negara, di mana negara tersebut memiliki hak eksklusif atas sumber daya ekonomi, seperti ikan atau mineral.
Zona fotik adalah lapisan air laut dimana cahaya matahari bisa menembus, penting untuk kehidupan organisme yang memerlukan fotosintesis. Zona litoral adalah daerah pantai yang dangkal.
Selain itu, ada pula zona netral yang merupakan wilayah perbatasan antara negara-negara dan tidak digunakan untuk aktivitas militer.
Zona pasang surut adalah wilayah di pantai yang terpengaruh oleh naik turunnya air laut. Zona preservasi adalah bagian dari taman nasional yang dijadikan area khusus untuk melindungi lingkungan hidup.
Proses pembuatan zona atau perzonanan merupakan tindakan membagi-bagi wilayah menjadi zona-zona dengan karakteristik atau peruntukan tertentu, yang bisa berupa langkah-langkah administratif atau hukum oleh pemerintah atau badan otoritas lainnya, untuk mengatur penggunaan dan pengelolaan area tersebut secara efektif..