Arti Kata ‘Kulum’

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘kulum’ memiliki arti sebagai berikut:

  1. kulum – alternatif makna ke-1
    • kulum: /ku·lum/ v, me·ngu·lum: v 1 menahan (gula-gula dsb) di dl mulut. Contoh: anak itu kulum gula-gula; 2 menggumam (berkata-kata dng mulut tertutup). Contoh: sebentar-sebentar ia menyumpah-nyumpah sambil kulum kata-kata makiannya;
    • sirih sirih: makan sirih;
    • mengulum-ngulum: /me·ngu·lum-ngu·lum/ v mengulum
  2. kulum – alternatif makna ke-2
    • kulum: /ku·lum/ Mk, ku·lum-ku·lum: n senggulung; tenggulung

Penjelasan Arti ‘Kulum’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kata “kulum” sebenarnya mengacu pada beberapa tindakan yang berhubungan dengan mulut. Pertama, “mengulum” mengacu pada kegiatan menahan sesuatu di dalam mulut tanpa mengunyah atau menelannya segera, seperti halnya ketika seseorang menikmati gula-gula.

Bayangkan saat kamu memasukkan permen ke mulutmu dan membiarkannya perlahan larut, itulah mengulum. Anak kecil seringkali mengulum gula-gula untuk menikmati rasanya selama mungkin.

Selanjutnya, kata “kulum” juga dipakai untuk menggambarkan tindakan berbicara dengan cara yang tidak jelas, biasanya karena mulut yang sebagian tertutup atau karena berbicara dengan sangat pelan.

Misalnya, saat seseorang mengumpat atau mengucapkan kata-kata kasar dalam bisikan atau secara tidak jelas, itu juga bisa disebut mengulum kata-kata.

Dalam konteks yang lebih spesifik, “mengulum sirih” berarti makan sirih.

Ini adalah kebiasaan tradisional di beberapa budaya di Indonesia, di mana daun sirih dikunyah bersama dengan kapur dan gambir, yang konon bisa menyegarkan mulut dan gigi, walaupun kebiasaan ini sudah tidak sepopuler dulu.

Secara khusus dalam dialek atau bahasa Makassar, kata “kulum-kulum” memiliki arti yang sedikit berbeda, yaitu merujuk pada benda yang bergulung atau bulatan, seperti senggulung atau tenggulung.

Ini bisa jadi sesuatu yang berbentuk bulat atau yang dibentuk dengan cara menggulung, seperti tikar atau matras yang digulung untuk penyimpanan atau transportasi lebih mudah.

Referensi

https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/kulum