Arti Kata ‘Jasad’

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘jasad’ memiliki arti sebagai berikut:

  • jasad: /ja·sad/ n 1 tubuh; badan (manusia, hewan, tumbuhan); 2 sesuatu yg berwujud (dapat diraba, dilihat, dsb); 3 Kim bagian terbatas dr zat;
  • jasad penempel: organisme perairan yg menempel pd benda tumpangan spt batu dan tanaman air, tetapi tidak menyusup ke dl benda tumpangan itu;
  • jasad renik: barang hidup yg kecil-kecil;
  • berjasad: /ber·ja·sad/ v ada jasadnya; berwujud. Contoh: malaikat adalah makhluk yg tidak berjasad

Penjelasan Arti ‘Jasad’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kata “jasad” merujuk pada tubuh atau badan yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup, termasuk manusia, hewan, ataupun tumbuhan. Dalam konteks manusia, ‘jasad’ mengacu pada keseluruhan struktur fisik yang terdiri dari kepala, badan, tangan, dan kaki.

Sama halnya dengan hewan dan tumbuhan, ‘jasad’ merujuk pada bagian fisik yang menyusun wujudnya.

Selain itu, ‘jasad’ juga berarti segala sesuatu yang memiliki bentuk, yang bisa dilihat atau disentuh.

Misalnya, sebuah patung bisa disebut sebagai ‘jasad’ karena memiliki bentuk fisik yang nyata dan bisa dirasakan dengan panca indera.

Dalam bidang kimia, ‘jasad’ digunakan untuk menggambarkan suatu bagian yang terpisah dari zat.

Ini bisa diartikan sebagai sampel atau sebagian kecil dari zat yang lebih besar.

Kata “berjasad” digunakan sebagai sebuah kata kerja yang menyatakan keberadaan sebuah jasad.

Ketika sesuatu disebut “berjasad,” artinya ia memiliki bentuk atau wujud fisik yang bisa diidentifikasi. Sebaliknya, malaikat dalam banyak tradisi dipercaya sebagai makhluk yang tidak berjasad, atau tidak memiliki bentuk fisik yang bisa kita lihat atau sentuh.

Istilah “jasad penempel” digunakan untuk menggambarkan organisme di dalam air yang melekat pada permukaan benda lain, seperti batu atau tanaman air tanpa meresap ke dalamnya.

Contoh makhluk seperti ini adalah kerang atau beberapa jenis alga.

Sementara itu, “jasad renik” mengacu pada organisme hidup yang sangat kecil, seringkali tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Mikroorganisme seperti bakteri dan virus adalah contoh dari ‘jasad renik’.

Secara umum, penggunaan kata ‘jasad’ dalam bahasa sehari-hari lebih sering dihubungkan dengan tubuh makhluk hidup, terutama manusia saat membicarakan tentang tubuh fisik terpisah dari konsep jiwa atau roh.

Referensi

https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/jasad