Arti Kata ‘Intervensi’

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘intervensi’ memiliki arti sebagai berikut:

  • intervensi: /in·ter·ven·si/ /intervénsi/ n campur tangan dl perselisihan antara dua pihak (orang, golongan, negara, dsb);
  • mengintervensi: /meng·in·ter·ven·si/ v melakukan intervensi. Contoh: sejak tentara asing mengintervensi Afganistan beberapa tahun yg lalu, negeri itu tidak pernah aman dan damai;
  • terintervensi: /ter·in·ter·ven·si/ v dijadikan sasaran intervensi

Penjelasan Arti ‘Intervensi’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia

Intervensi adalah ketika ada campur tangan dari seseorang atau sekelompok orang dalam suatu konflik atau masalah yang sedang dihadapi oleh dua belah pihak atau lebih. Pihak yang melakukan intervensi ini biasanya tidak terlibat langsung dalam perselisihan tersebut, tapi mereka memutuskan untuk masuk dan mencoba mempengaruhi hasil atau jalannya situasi tersebut.

Contoh intervensi bisa terjadi dalam berbagai kasus, seperti dalam perseteruan antar teman, ketika orangtua atau guru turut campur untuk menyelesaikan masalah.

Dalam skala yang lebih besar, intervensi bisa terjadi antara golongan atau kelompok dalam masyarakat, bahkan antar negara. Misalnya, ketika sebuah negara mengirimkan pasukannya ke negara lain dengan tujuan untuk mengubah situasi politik disana.

Kata “mengintervensi” adalah bentuk kerjanya, yang berarti seseorang atau suatu pihak sedang melakukan aksi intervensi tersebut.

Seperti dalam contoh yang diberikan, penggunaan tentara asing untuk intervensi di Afganistan menyebabkan situasi keamanan dan ketenangan di negara itu terganggu. Intervensi semacam ini sering dilihat sebagai tindakan yang kontroversial karena bisa berdampak besar pada kedaulatan dan situasi dalam negeri sebuah negara.

Sementara itu, “terintervensi” menggambarkan keadaan di mana seseorang atau suatu pihak menjadi objek atau sasaran dari intervensi tersebut.

Dengan kata lain, mereka adalah pihak yang hidup atau situasinya diubah atau dicoba untuk diubah oleh campur tangan pihak lain.

Intervensi bukan selalu hal negatif, kadang-kadang intervensi diperlukan untuk mencegah situasi menjadi lebih buruk, seperti dalam kasus intervensi kemanusiaan, di mana negara-negara atau organisasi internasional turun tangan untuk memberikan bantuan pada situasi krisis seperti kelaparan atau perang.

Namun, penting bagi intervensi dilakukan dengan hati-hati, mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang dan menghormati hak-hak pihak yang terlibat..

Referensi

https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/intervensi