Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘hadap’ memiliki arti sebagai berikut:
- hadap: /ha·dap/ n 1 sisi atau bidang sebelah muka; muka. Contoh: rumah itu tidak tentu hadap belakangnya; 2 arah ke (terutama tt sesuatu yg tidak bergerak): ke mana hadap gedung itu;
- berhadapan (dng): /ber·ha·dap·an (dng)/ v 1 bermuka (dng); bertentangan (dng); bertemu muka (dng). Contoh: kantornya berhadapan (dng) dng Balai Kota; pasukan itu berhadapan (dng) dng musuh; 2 berdekatan dan tentang-menentang (ti-dak belakang-membelakangi). Contoh: penumpang delman duduk berhadapan (dng); 3 bertanding (dng); melawan. Contoh: regu A berhadapan (dng) dng regu B;
- muka muka: bertemu muka; bersemuka;
- berhadap-hadapan: /ber·ha·dap-ha·dap·an/ v berhadapan. Contoh: kami duduk berhadap-hadapan;
- menghadap: /meng·ha·dap/ v 1 menaruh ke (muka atau bagian depannya). Contoh: rumahnya menghadap ke barat; 2 datang bertemu dng; datang men-jumpai. Contoh: murid yg datang terlambat harus menghadap gurunya; 3 datang ke (kantor, pengadilan, dsb). Contoh: ia sudah menerima panggilan untuk menghadap ke pengadilan;
- surut surut: menengok ke belakang;
- menghadapi: /meng·ha·dapi/ v 1 duduk dsb berhadapan dng. Contoh: anak itu sedang asyik menghadapi mainannya; 2 bertemu muka dng; berjumpa dng. Contoh: bagaimana perasaanmu ketika menghadapi mantan istrimu; 3 menjumpai; mengalami (bahaya, musibah, kesulitan, dsb). Contoh: tahun ini kita tidak menghadapi kesulitan air; 4 menjelang (menyongsong). Contoh: para petani sudah bersiap-siap menghadapi panen; 5 melawan; bertanding dng. Contoh: minggu depan kesebelasan A menghadapi kesebelasan B; di kampung ini belum ada yg berani menghadapi jago silat itu; 6 menyambut. Contoh: mereka sudah siap menghadapi Lebaran;
- menghadapkan: /meng·ha·dap·kan/ v 1 mengarahkan ke. Contoh: pewara menghadapkan corong pengeras suara kpd hadirin; 2 membawa menghadap. Contoh: jaksa menghadapkan beberapa orang sbg saksi; 3 mempertandingkan; memperlawankan. Contoh: promotor sudah berusaha menghadapkan kedua petinju itu;
- memperhadapkan: /mem·per·ha·dap·kan/ v 1 mempertemukan berhadapan. Contoh: hakim akan memperhadapkan kedua orang yg bersengketa itu; 2 mengemukakan; membawa (mengajukan) ke muka. Contoh: ketua sidang memperhadapkan keputusan yg telah diambil kpd hadirin;
- terhadap: /ter·ha·dap/ p kata depan untuk menandai arah; kepada; lawan. Contoh: ia segan terhadap ayahku; tindakan terhadap musuh sangat kejam;
- hadapan: /ha·dap·an/ n 1 muka; depan. Contoh: ia menunggu di hadapan rumah; jangan membuat malu di hadapan orang banyak; 2 yg akan datang. Contoh: pameran itu diselenggarakan bulan hadapan; 3 pada (pd alamat surat). Contoh: ke hadapan Ayahanda;
- penghadapan: /peng·ha·dap·an/ n balai tempat menghadap raja;
- bersehadap: /ber·se·ha·dap/ v berhadapan. Contoh: mereka berdiri bersehadap lalu membungkuk memberi hormat
Penjelasan Arti ‘Hadap’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia
Hadap adalah kata yang sering kita dengar dan gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kata “hadap” bisa mengacu pada sisi atau bagian depan dari suatu benda atau tempat. Misalnya, kalau kamu diberi tahu bahwa rumah seseorang tidak jelas bagian hadap atau belakangnya, artinya kamu tidak bisa membedakan mana sisi depan dan mana sisi belakang rumah tersebut dari penampilannya.
Selain itu, “hadap” juga bisa berarti arah atau posisi tertentu yang mengarah ke sesuatu yang tidak bergerak.
“Ke mana hadap gedung itu?” merupakan pertanyaan tentang arah menghadap atau posisi bagian depan gedung tersebut.
Terkait dengan interaksi antarpersona, “berhadapan” dapat berarti berada di posisi yang saling menghadap satu sama lain.
Misalnya, dua orang yang duduk berhadapan di sebuah meja, atau kantormu yang mungkin berhadapan langsung dengan Balai Kota, mengartikan bahwa keduanya menghadap satu sama lain.
Dalam konteks yang lebih luas, berhadapan bisa juga berarti bertanding atau melawan, seperti dalam olahraga atau persaingan.
Ketika seseorang “menghadap” seseorang lain atau suatu tempat, maknanya bisa beragam tergantung konteksnya.
Misalnya, jika kamu harus menghadap gurumu, itu berarti kamu perlu datang bertemu dan berbicara dengannya, mungkin karena kamu terlambat datang atau ada hal lain yang perlu dibicarakan.
Datang “menghadap ke pengadilan” juga berarti hendak memenuhi panggilan dari pengadilan untuk suatu urusan.
Kita juga sering mendengar ungkapan “menghadapi sesuatu.” Ini berarti berada dalam kondisi di mana seseorang harus berurusan dengan sesuatu, mungkin dengan situasi yang sulit, masalah, atau bahaya.
Misalkan, “tahun ini kita tidak menghadapi kesulitan air,” yang artinya tahun ini tidak ada masalah dengan ketersediaan air.
Ada pula istilah “menghadapkan,” yang digunakan ketika kita mengarahkan sesuatu ke arah tertentu, atau membawa seseorang agar berada di depan orang lain atau suatu badan, seperti dalam hal “jaksa menghadapkan beberapa orang sebagai saksi.”
“Terhadap” adalah kata depan yang digunakan untuk menunjukkan arah atau posisi relatif terhadap seseorang atau sesuatu.
Misalnya, jika seseorang merasa segan “terhadap” ayahmu, ini bisa berarti dia merasa tidak nyaman atau hormat ketika berbicara atau berada di depan ayahmu.
Lantas, ada “hadapan” sebagai kata benda yang merujuk pada depan atau muka.
Di “hadapan” rumah, seseorang bisa menunggu di bagian luar yang merupakan sisi depan rumah tersebut. Juga, “hadapan” bisa merujuk pada sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang, seperti pameran yang akan diselenggarakan bulan hadapan.
Semua variasi kata “hadap” ini memberikan gambaran bahwa kata tersebut sangat berguna dan serbaguna dalam membantu kita menjelaskan posisi, arah, dan interaksi antarobjek maupun antarmanusia dalam bahasa sehari-hari.