Arti Kata ‘Gelondong’

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘gelondong’ memiliki arti sebagai berikut:

  1. gelondong – alternatif makna ke-1
    • gelondong: /ge·lon·dong/ n kayu batangan bulat yg utuh;
    • gelondongan: /ge·lon·dong·an/ n gelondong
  2. gelondong – alternatif makna ke-2
    • gelondong: /ge·lon·dong/ n Ikn benih bandeng berukuran sebesar jari tangan, berusia sekitar 1—2 bulan;

Penjelasan Arti ‘Gelondong’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia

Gelondong itu adalah sebutan untuk kayu yang masih dalam bentuk aslinya, yakni kayu yang masih bulat dan utuh, biasanya dipotong langsung dari batang pohon. Kita bisa lihat batang kayu besar yang ditebang dari hutan kemudian dibawa ke pabrik atau tempat pengolahan kayu, itulah yang disebut gelondong.

Di dunia pertukangan atau pengrajin kayu, gelondong ini nantinya akan diproses lagi, bisa dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil atau diolah menjadi bermacam-macam produk kayu seperti papan, furniture, dan berbagai benda seni.

Ada pula istilah gelondongan yang berarti banyak gelondong, atau bisa juga digunakan untuk menggambarkan hal yang berkaitan dengan gelondong.

Misalnya, ketika kita mengatakan “truk pengangkut gelondongan”, kita berbicara tentang truk yang membawa banyak kayu gelondong.

Sementara itu, dalam istilah perikanan, kata gelondong juga memiliki arti yang berbeda.

Di dunia ikan, gelondong adalah sebutan untuk benih ikan bandeng yang sudah berumur sekitar satu hingga dua bulan dan berukuran sebesar jari tangan kita. Mengapa disebut gelondong? Karena pada tahap umur tersebut, ikan bandeng sudah cukup besar dan kuat untuk dipelihara di tambak atau kolam yang lebih besar.

Ringkasnya, kata gelondong bisa merujuk pada kayu besar yang belum diproses atau benih ikan bandeng yang sudah memasuki umur tertentu.

Pemahaman akan makna kata ini membantu kita dalam berbagai konteks, baik itu ketika berbicara tentang pekerjaan kayu atau saat memelihara dan mengembangbiakkan ikan..

Referensi

https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/gelondong