Arti Kata ‘Karismatik’

karismatik: /ka·ris·ma·tik/ a bersifat karisma: salah satu penampilannya yg dianggap orang karismatik ialah cara berpidatonya yg berapi-api dan dapat memukau pendengarnya

Arti Kata ‘Kalkulasi’

kalkulasi: /kal·ku·la·si/ n perincian biaya, ongkos, atau pengeluaran; perhitungan. Contoh: wartawan menanyakan kalkulasi biaya yg dihabiskan oleh rombongan kami;
mengalkulasi: /me·ngal·ku·la·si/ v menghitung satu per satu; memerinci besar biaya, ongkos, atau pengeluaran. Contoh: Bagian Produksi akan mengalkulasi kembali biaya

Arti Kata ‘Judul’

judul: /ju·dul/ n 1 nama yg dipakai untuk buku atau bab dl buku yg dapat menyiratkan secara pendek isi atau maksud buku atau bab itu; 2 kepala karangan (cerita, drama, dsb); tajuk;
judul bawah: judul serta yg dibubuhkan di

Arti Kata ‘Jelas’

jelas: /je·las/ a 1 terang; nyata; gamblang; mintalah yg jelas tt hal itu; 2 tegas; tidak ragu-ragu atau bimbang (tt sikap). Contoh: ia tidak mempunyai pendirian yg jelas dl persoalan itu;
menjelaskan: /men·je·las·kan/ v menerangkan; menguraikan secara terang. Contoh:

Arti Kata ‘Interpretasi’

interpretasi: /in·ter·pre·ta·si/ n pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis thd sesuatu; tafsiran;
menginterpretasikan: /meng·in·ter·pre·ta·si·kan/ v menafsirkan;
penginterpretasian: /peng·in·ter·pre·ta·si·an/ n proses, cara, perbuatan meng-interpretasikan;
penginterpretasi: /peng·in·ter·pre·ta·si/ n orang yg menginterpretasikan

Arti Kata ‘Instan’

instan: /in·stan/ a langsung (tanpa dimasak lama) dapat diminum atau dimakan (tt mi, sup, kopi, susu bubuk). Contoh: susu instan , susu yg begitu dicampur dng gula dan air (panas atau hangat) langsung dapat diminum

Arti Kata ‘Induk’

induk: /in·duk/ n 1 ibu (terutama tt binatang); emak. Contoh: induk ayam; 2 Ling konstituen terpenting dl konstruksi modifikasi yg ber-kemampuan menempati fungsi sintaktis yg sama dng seluruh konstruksi itu, msl berjalan dl berjalan cepat; 3 ki yg terutama;

Arti Kata ‘Individual’

individual: /in·di·vi·du·al/ a mengenai atau berhubungan dng manusia secara pribadi; bersifat perseorangan. Contoh: perebutan kejuaraan individual bukan beregu