Arti Kata ‘Pantas’

pantas – alternatif makna ke-1 pantas: /pan·tas/ a 1 patut; layak. Contoh: ia memang sudah pantas menjadi juara, permainannya mengagumkan; 2 sesuai; sepadan. Contoh: ia pantas menjadi pemain voli krn tubuhnya tinggi dan kekar; 3 kena benar; cocok. Contoh: gadis

Arti Kata ‘Pangsa’

pangsa: /pang·sa/ n 1 petak-petak dl buah-buahan (spt dl buah durian); ulas; 2 bagian; jatah; jumlah banyaknya sesuatu; 3 garis-garis pd tapak tangan; 4 urat pd batu pualam;
(sbg durian) pangsa menunjukkan bangsa (sbg durian menunjukkan pangsa nya), pb

Arti Kata ‘Pandir’

pandir: /pan·dir/ a bodoh; bebal;
kepandiran: /ke·pan·dir·an/ n kebodohan; kebebalan;
kepandir-pandiran: /ke·pan·dir-pan·dir·an/ n berlaku spt orang yg pandir

Arti Kata ‘Pakem’

pakem – alternatif makna ke-1 pakem: /pa·kem/ a kuat mencekam (tt rem). Contoh: rem sepeda motor itu sangat pakem pakem – alternatif makna ke-2 pakem: /pa·kem/ Jw n cerita wayang yg asli

Arti Kata ‘Pakai’

pakai: /pa·kai/ v cak 1 mengenakan; ber-…. Contoh: pelajar SLTP pakai seragam putih biru; 2 dibubuhi dng …; diberi ber-…; dengan. Contoh: satu gelas es teh pakai gula;
pakai jangkar: Kap gelondong penarik atau penggulung tali tambat pd mesin

Arti Kata ‘Padahal’

padahal: /pa·da·hal/ p kata sambung untuk menunjukkan pertentangan antara bagian-bagian yg dirangkaikan; menurut halnya; sedangkan. Contoh: ia pura-pura berani, padahal badannya gemetar

Arti Kata ‘Otonomi’

otonomi: /oto·no·mi/ n Pol pemerintahan sendiri;
otonomi daerah: hak, wewenang, dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dng peraturan perundang-undangan yg berlaku;
berotonomi: /ber·o·to·no·mi/ v memerintah sendiri; mengatur kepentingan daerah (negeri) sendiri;
mengotonomikan: /meng·o·to·no·mi·kan/ v

Arti Kata ‘Otonom’

otonom: /oto·nom/ a 1 berdiri sendiri; dng pemerintahan sendiri. Contoh: daerah otonom; 2 kelompok sosial yg memiliki hak dan kekuasaan menentukan arah tindakannya sendiri