Arti Kata ‘Otomatis’

otomatis: /oto·ma·tis/ a secara otomat; dng bekerja sendiri; dng sendirinya;
mengotomatiskan: /meng·o·to·ma·tis·kan/ v menjadikan sesuatu otomatis;
pengotomatisan: /peng·o·to·ma·tis·an/ n proses, cara, perbuatan mengotomatiskan

Arti Kata ‘Orientasi’

orientasi: /ori·en·ta·si/ /oriéntasi/ n 1 peninjauan untuk menentukan sikap (arah, tempat, dsb) yg tepat dan benar; 2 pandangan yg mendasari pikiran, perhatian atau kecenderungan;
berorientasi: /ber·o·ri·en·ta·si/ v 1 melihat-lihat atau meninjau (supaya lebih kenal atau lebih tahu); 2 mempunyai

Arti Kata ‘Organisatoris’

organisatoris: /or·ga·ni·sa·to·ris/ a 1 bersifat ahli dl mengorganisasi; 2 berkaitan dng (secara tertib) organisasi. Contoh: secara organisatoris tindakannya itu dapat dibenarkan

Arti Kata ‘Organik’

organik – alternatif makna ke-1 organik: /or·ga·nik/ a Kim 1 berkaitan dg zat yg berasal dr makhluk hidup (hewan atau tumbuhan, spt minyak dan batu bara); 2 berhubungan dng organisme hidup. Contoh: kimia organik organik – alternatif makna ke-2 organik:

Arti Kata ‘Order’

order: /or·der/ n 1 perintah untuk melakukan sesuatu. Contoh: ia mendapat order dr atasannya untuk pergi ke Bandung; 2 pesanan. Contoh: barang-barang itu dibuat atas order

Arti Kata ‘Optimal’

optimal: /op·ti·mal/ a (ter)baik; tertinggi; paling menguntungkan. Contoh: dng kondisi fisik yg optimal kami yakin akan menang dl pertandingan sore nanti; kita telah bekerja secara optimal;
mengoptimalkan: /meng·op·ti·mal·kan/ v menjadikan paling baik; menjadikan paling tinggi;
pengoptimalan: /peng·op·ti·mal·an/ n proses,

Arti Kata ‘Opsi’

opsi: /op·si/ n 1 tindakan memilih; 2 kekuasaan atau hak memilih; kebebasan memilih; 3 pilihan dr sejumlah alternatif

Arti Kata ‘Operasional’

operasional: /ope·ra·si·o·nal/ a secara (bersifat) operasi; berhubungan dng operasi;
operasional normal: Man operasi yg didasarkan pd aturan; operasi yg sesuai dan tidak menyimpang dr suatu norma atau kaidah

Arti Kata ‘Oknum’

oknum: /ok·num/ n 1 penyebut diri Tuhan dl agama Katolik; pribadi. Contoh: kesatuan antara Bapak, Anak, dan Roh Kudus sbg tiga oknum keesaan Tuhan; 2: orang seorang; perseorangan; 3 orang atau anasir (dng arti yg kurang baik). Contoh: oknum