Doa Belajar (Arab dan Latin) Agar Mudah Memahami Pelajaran

Doa belajar berbunyi: “Rodlittu billahiroba, Wabil islaamidiinaa, Wabimuhammadin nabiyyaa warasuula, Robbi zidnii ilmaan warzuqnii fahmaan.”

Pentingnya belajar dijelaskan dalam hadist HR. Ibnu Majah, no. 224: Tholabul ‘ilmi faridhotun ‘alaa kulli muslimin


Manusia merupakan makhluk yang tidak sempurna. Namun, manusia diberi akal oleh Allah untuk berpikir. Sudah sewajarnya manusia belajar mengenai tentang ilmu dunia maupun ilmu akhirat.

Hal ini dikarenakan Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu seperti pada firman Allah dalam QS. Al Mujaadilah ayat 11 yang berbunyi

Yaa ayyuhal ladziina aamanuu idzaa qiila lakum tafassahuu fil majaalisi fafsahuu yafsahillaahu lakum. Wa idzaa qillan syuzuu fansyuzuu, yarfa’illaahul ladziina aamanuu minkum walladziina uutul ‘ilma darojaat. Walloohu bimaa ta’maluuna khobiir

Artinya :

“Niscaya Allah akan mengangkat atau meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Teliti tentang apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Mujaadilah ayat 11).

Bacaan Doa Sebelum Belajar

doa belajar

Sebelum memulai untuk menuntut ilmu, hendaknya kita mengamalkan doa dengan niat agar ilmu yang didapatkan bermanfaat serta mendapatkan ridho dari Allah.

Adapun doa sebelum belajar yang sering dilafadzkan yaitu :

bacaan doa sebelum belajar

Rodlittu billahiroba, Wabil islaamidiinaa, Wabimuhammadin nabiyyaa warasuula, Robbi zidnii ilmaan warzuqnii fahmaan.

Artinya:

“Kami ridho Allah Swt sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pengertian yang baik.”

Selain doa diatas, dapat ditambahkan doa berikut:

Robbi zidnii ‘ilman Warzuqnii fahmaa, Waj’alnii minash-shoolihiin.

Artinya:

“Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berilah aku kemampuan untuk memahaminya, dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang sholeh.”

Pentingnya Belajar

Kewajiban menuntut ilmu juga sudah ditetapkan seperti pada hadits riwayat Ibnu Majah.

Tholabul ‘ilmi faridhotun ‘alaa kulli muslimin

Artinya :

“Menuntut ilmu merupakan kewajiban atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah, no. 224, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani di dalam Shahih Ibni Majah).

Selain itu, ilmu yang bermanfaat kelak akan menjadi amal yang akan mengalir meskipun setelah meninggal. Seperti pada hadits riwayat muslim

Idza matabnu aadama ingqata’a ‘amaluhu illa min tsalaasin: shadaqatin jariatin au ‘ilmin yuntafa’u bihi au waladin shaalikhin yad’ulah.

Artinya :

“Jika anak adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara; Shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang mendoakan.” (HR. Muslim, Abu Daud, Tirmizi, An-Nasai, Bukhari dalam kitab Al-Adabul Mufrad, dari Abu Hurairah) .

Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang manusia untuk belajar dan menuntut ilmu meskipun masih muda atau bahkan sudah tua nanti.

Artikel Terkait