Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya [PENJELASAN LENGKAP]

bagian bagian mata
iluustrasi oleh dribbble.com by Vic De Aranzeta

Bagian-bagian mata terdiri atas (1) Bagian dalam, seperti kornea, iris, pupil, sklera, dan konjungtiva dan (2) bagian luar yang meliputi… selengkapnya dalam artikel ini.

Mata merupakan salah satu organ vital yang paling sering digunakan. Indera penglihatan ini sebagai sarana utama untuk mengumpulkan informasi dari sekitar kita, karena 75% informasi yang kita terima berupa informasi visual.

Lalu bagaimana sepasang mata dapat melihat berbagai objek? Mari kita telusuri lebih rinci anatomi mata beserta penjelasannya.

bagian bagian mata

Mata berbentuk bulat dengan sedikit tonjolan di depan. Bagian-bagian mata ada yang dapat terlihat setengah dari luar, seperti kornea, iris, pupil, sklera, dan konjungtiva.

Mata dilindungi oleh kelopak dan bulu mata. Ketika berkedip, kelopak mata juga membantu melumasi permukaan mata dengan air mata. Berikut penjelasan bagian mata lebih rinci:

1. Kornea

Kornea adalah kubah pelindung transparan yang berada di depan bola mata. Kornea berfungsi memfokuskan cahaya sebelum diterima oleh lensa mata. Kornea tidak memiliki pembuluh darah dan sangat sensitif terhadap rasa sakit.

Akan tetapi, perlu berhati-hati untuk menjaga kesehatan kornea. Karena di dalam kornea terdapat banyak ujung saraf yang membuatnya sangat sensitif.

Jika tidak dirawat dengan baik, kornea rentan terserang infeksi bakteri atau jamur seperti keratitis. Selain itu, ada juga kemungkinan terjadinya perubahan struktur kornea, yaitu keratokonus.

2. Aqueous humor

Aqueous humor  merupakan cairan bening yang terletak tepat dibelakang kornea. Cairan ini membantu penyaluran nutrisi ke jaringan-jaringan di mata.

Jika cairan ini berkurang, dapat menyebabkan tekanan dalam mata meningkat sehingga menimbulkan masalah pada mata, seperti penyakit glaukoma.

3. Iris

Iris merupakan bagian yang menentukan warna pada mata. Iris terdiri dari otot-otot yang membantu pupil untuk dapat membesar dan mengecil.

Iris bertugas mengatur cahaya yang masuk ke mata Anda dengan mengubah ukuran pupil mata.

Selain itu juga sebagai pengatur seberapa banyak cahaya yang masuk ke mata dengan menyesuaikan ukuran dari pupil.

4. Pupil

Bagian mata ini dapat dilihat sebagai titik atau bulatan hitam di tengah mata.

Pupil berfungsi sebagai celah agar cahaya bisa masuk ke mata. Ukuran pupil diatur oleh iris yang akan membuat pupil mengecil ketika terpapar cahaya yang terlalu terang atau berlebih.

Baca juga:  Keanekaragaman Hayati : Pengertian, Klasifikasi, Jenis, dan Manfaatnya

Jaga bagian ini dengan baik, karena iris dan pupil mata juga tidak menutup kemungkinan terkena penyakit.

Menurut Mayo Clinic, salah satu gangguan yang dapat terjadi adalah iritis, yaitu pembengkakan dan peradangan pada iris mata. Nama lain dari iritis adalah anterior uveitis.

5. Sklera

Bagian mata berupa sklera ini merupakan bagian jaringan berwarna putih dan keras yang melingkupi keseluruhan mata Anda, kecuali kornea. Sklera dikelilingi oleh enam otot.

Otot-otot ini bertugas menggerakkan bola mata, baik ke atas, ke bawah, ke kiri, ke kanan, bahkan berputar, tanpa harus menggerakkan kepala.

Oleh karenanya, kalian juga harus berhati-hati karena tidak menutup kemungkinan terjadi masalah pada sklera mata.

Salah satu penyakit yang dikaitkan dengan sklera yang bermasalah adalah skleritis, yaitu peradangan dan pembengkakan yang terjadi di sklera.

6. Lensa

Lensa merupakan bagian kedua mata setelah kornea yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya dan gambar ke retina. Lensa mata terdiri dari berbagai jaringan transparan yang fleksibel dan terletak di belakang iris dan pupil.

Bagian mata lensa ini, akan mengubah bentuknya untuk bisa mengfokuskan objek yang dilihat oleh mata. Lensa akan menipis jika melihat objek yang jaraknya jauh dan akan menebal jika melihat objek yang dekat.

Lensa juga merupakan bagian mata yang sering terjadi gangguan. Ketika ada seseorang yang memiliki kondisi rabun jauh (miopi) atau rabun dekat (hipermetropi), hal tersebut disebabkan oleh posisi lensa dan kornea yang tidak tepat pada bola mata.

Seiring bertambahnya usia, salah satu bagian penting dari bagian mata ini juga dapat  kehilangan elastisitasnya serta kemampuan menangkap objek secara fokus. Hal ini biasa disebut dengan presbiopia atau mata tua, yaitu gangguan penglihatan yang banyak dialami orang lanjut usia.

Masalah lensa mata lainnya yang sering terjadi akibat penuaan yaitu katarak. Kondisi ini terjadi ketika ada bercak atau noda menyerupai kabut yang menutupi sebagian lensa mata, sehingga mata tidak dapat melihat dengan jelas.

7. Vitreous

Vitreous merupakan salah satu bagian yang jarang diketahui, akan tetapi memiliki fungsi yang cukup penting.

Vitreous berstruktur seperti jeli dan mengisi bagian rongga belakang mata serta berperan untuk mempertahankan bentuk mata dan menahan retina agar tetap pada tempatnya.

Baca juga:  Rumus Jajar Genjang : Luas, Keliling, Cara Mencari Tinggi dan Contoh Soal + Pembahasan

Jika penglihatan mata muncul gejala seperti ada awan putih yang mengambang atau cahaya kedipan lampu, segera konsultasi ke dokter mata.

Pada dasarnya, zat vitreous ini yang terpisah dapat menyebabkan lubang (suatu kondisi yang disebut lubang makula) berkembang di retina.

8. Retina

Bagian ini berfungsi untuk memproses cahaya yang masuk ke mata menjadi sinyal elektrik yang kemudian disalurkan ke otak melalui saraf optik.

Retina terdiri dari beberapa jaringan yang sensitif terhadap cahaya yang berada di permukaan bagian dalam mata.

Terdapat beberapa masalah mata yang berkaitan dengan retina, yang meliputi:

  1. Oklusi vena retina
  2. Cytomegalovirus retinitis
  3. Luka atau robekan pada retina
  4. Retinopati diabetik
  5. Retinoblastoma
  6. Retinopati prematur
  7. Sindrom Usher

9. Koroid dan konjungtiva

Koroid yaitu bagian yang berbentuk membran coklat gelap yang terdapat banyak pembuluh darah di dalamnya. Bagian ini terletak di antara sklera dan retina.

Koroid ini berfungsi untuk memasok darah dan nutrisi ke retina dan ke semua struktur lainnya pada bagian anatomi mata. Sedangkan konjungtiva yaitu lapisan tipis jaringan yang menutupi seluruh bagian yang letaknya berada di depan, kecuali kornea.

Salah satu gangguan mata pada konjungtiva yaitu konjungtivitis atau pink eye. Kondisi ini merupakan peradangan dan pembengkakan pada lapisan konjungtiva, sehingga menyebabkan mata merah dan terasa gatal. Biasanya, kondisi ini dipicu oleh infeksi bakteri, virus, atau alergen.

10. Kelopak mata

Walaupun ini terletak di bagian terluar, kelopak mata atau palpebra memiliki fungsi yang tak kalah penting dengan yang lainnya. Kelopak mata membantu menjaga kesehatan mata dengan melindungi kornea dari paparan benda-benda asing, seperti infeksi, cedera, serta penyakit.

Selain itu, kelopak mata juga membantu supaya air mata tersebar dengan merata pada permukaan mata, terutama jika kelopak mata tertutup. Hal ini tentunya dapat membantu melumasi mata dan mencegah kondisi mata kering.

Namun, kita juga harus berhati-hati dan menjaga kesehatan kelopak mata. Pasalnya, kelopak mata rentan terkena peradangan, infeksi, serta masalah lainnya, seperti:

Tertarik dunia sains dan kepenulisan.

Be the first to comment

Leave a Reply