Peredaran darah Besar dan Kecil: Perbedaan dan Penjelasan LENGKAP

peredaran darah besar

Peredaran darah manusia terdiri dari 2 sistem yaitu peredarahan darah besar (sistemik) dan peredaran darah kecil (plumonal)

peredaran darah besar

Apa perbedaannya?

Peredarahan darah besar (sistemik)

Sistem peredaran darah besar (sistemik) dimulai ketika darah yang mengandung oksigen (O2) dipompa oleh bilik kiri menuju ke seluruh tubuh melalui aorta.

Sedangkan darah dari tubuh yang sudah tidak mengandung oksigen (mengandung CO2) akan dikembalikan ke serambi kanan. Hal ini dilakukan oleh vena cava inferior (tubuh bagian bawah) dan vena cava superior (tubuh bagian atas).

Sederhananya, sistem peredaran darah besar ini adalah:

Jantung (bilik kiri) aorta >> pembuluh nadi >> pembuluh kapiler >> pembuluh balik >> jantung (serambi kanan).

Peredaran darah kecil (plumonal)

Sistem peredaran darah kecil diawali ketika darah yang mengandung CO2 di bilik kanan dipompa dan dialirkan oleh pembuluh arteri pulmonalis menuju paru-paru. 

Pada paru-paru, terjadi difusi gas yang akhirnya mengubah kandungan CO2 di dalam darah sehingga menjadi O2 ketika keluar dari paru-paru. Darah ini selanjutnya dialirkan oleh vena pulmonalis menuju serambi kiri.

Sederhananya, perjalanan peredaran darah kecil ini adalah: 

Jantung (bilik kanan) >> pembuluh nadi paru-paru >> paru-paru >> pembuluh balik paru-paru >> jantung (serambi kiri).

Jenis Pembuluh Darah

Ada tiga macam pembuluh darah yaitu arteri, vena, dan pembuluh kapiler.

  • Pembuluh darah arteri

Arteri berfungsi dalam proses pengangkutan darah bersih dari jantung ke seluruh tubuh, kecuali arteri pulmonalis. Karena arteri pulmonalis berperan membawa darah kotor yang perlu oksigenasi.

Arteri memiliki dinding yang tebal dan elastis. Tekanan darahnya juga lebih kuat jika dibandingkan dengan tekanan yang dimiliki oleh pembuluh vena.

Baca juga:  Fungsi dan Penejelasan Tulang Pengumpil (Lengkap + Gambar)

Arteri biasanya terletak di bagian dalam permukaan tubuh dan mempunyai satu pangkal (aorta).

  • Pembuluh darah vena

Pembuluh vena ini biasanya juga disebut sebagai pembuluh balik. Hal ini karena pembuluh vena bertugas membawa darah kotor (minim oksigen) kembali menuju jantung, kecuali vena pulmonalis. Karena vena pulmonalis bertugas membawa darah bersih menuju jantung.

Vena memiliki klep di sepanjang pembuluh darah. Klep ini mendukung tugas vena yang membawa darah yang arah gerakannya melawan gaya berat.

Klep-klep ini bertugas menjaga agar pembuluh darah mengalir ke jantung tanpa jatuh kembali ke arah sebaliknya.

  • Pembuluh darah kapiler

Kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat kecil tempat arteri berakhir. Pembuluh ini berfungsi sebagai distributor zat-zat penting ke jaringan yang memungkinkan berjalannya berbagai proses dalam tubuh.

Kelainan dan Gangguan pada sistem peredarahan darah manusia

Kelainan dan Gangguan pada sistem peredarahan darah manusia antara lain:

  • Anemia (kurang darah), disebabkan kurangnya kadar Hb atau kurangnya jumlah eritrosit dalam darah.
  • Farises adalah pelebaran pembuluh darah di betis.
  • Hemoroid (Ambein), yaitu pelebaran pembuluh darah disekitar dubur (anus).
  • Arteriosklerosis, adalah pengerasan pembuluh nadi disebabkan adanya timbunan atau endapat kapur.
  • Atherosklerosis adalah pengerasan pembuluh nadi dikarenakan adanya endapan lemak.
  • Embolus, adalah tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak.
  • Trombus adalah tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak.
  • Hemofilia adalah kelainan darah sukar membeku karen afaktor hereditas (keturunan).
  • Leukimia (kanker darah) adalah bertambahnya leukosit secara tak terkendali.
  • Penyakit jantung koroner (PJK), yaitu penyempitan arterikoronaria yang mengangkut O2 ke jantung.
About Muhammad Iir 48 Articles
Mahasiswa Fisika Universitas Diponegoro. Tertarik dengan segala hal baru di dunia ilmu pengetahuan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*