Tanaman lidah mertua memiliki kandungan yang bermanfaat untuk menyerap polusi udara, menetralkan aroma yang tak sedap pada kulkas, membuat rambut berkilau, dan lain sebagainya.
Tanaman lidah mertua memiliki tampilan yang cantik sehingga sangat cocok digunakan untuk mempermanis tampilan dalam rumah. Tanaman yang dikenal dengan nama latin sansevieria ini merupakan tumbuhan tropis dari Afrika Barat yang mudah sekali tumbuh.
Ternyata, di balik tampilannya yang rupawan, lidah mertua memiliki banyak manfaat yang belum diketahui orang banyak. Berikut ini beberapa manfaat tanaman lidah mertua yaitu sebagai berikut:
1. Menyerap Polusi Udara
Pada umumnya, tanaman hijau memang bisa dimanfaatkan untuk menyerap CO2 yang ada di dalam ruangan.
CO2 tersebut dibutuhkan oleh tanaman untuk berfotosintesis dan kemudian tanaman tersebut akan memproduksi oksigen.
2. Menetralkan Aroma yang tak Sedap pada Kulkas
Selain memiliki kemampuan menyarap CO2, tanaman ini juga mampu menyerap bau tak sedap sebuah ruangan, terlebih bau kulkas yang lembap.
Kamu bisa mengatasi masalah bau dengan cara menaruh potongan lidah mertua di pintu kulkas dan sela-sela ruangan.
3. Mengurangi Radiasi
Sering menggunakan barang-barang elektronik di rumah seperi TV, laptop, dan komputer?
Lidah mertua mampu mereduksi gelombang radiasi yang dihasilkan oleh barang-barang elektronik tersebut sehingga mata pun akan terjaga kesehatannya.
4. Memiliki Kemampuan Menyerap Polutan yang Tinggi
Tidak semua jenis tumbuhan diberkati dengan kemampuan untuk menyerap polutan serta memiliki titik resisten yang tinggi.
Lidah mertua adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki kemampuan tersebut. Bahkan, tanaman hias ini mampu menangani sampai 107 jenis polutan, lebih spesifik lagi terhadap asap rokok.

5. Menyembuhkan Sakit Kepala
Tanaman lidah mertua dipercaya dapat membantu menyembuhkan sakit kepala, caranya cukup bakar daun dari tanaman ini.
6. Membuat Rambut Berkilau
Dengan mengolah akarnya menjadi sari dan mengusapkannya pada rambut.
Hal ini akan menyegarkan area kepala sehingga rambut akan tetap sehat dan berkilau.
7. Mengurangi Sick Building Syndrome
Tanaman lidah mertua memiliki peran untuk mengurangi gejala sick building syndrome, yaitu situasi dimana penghuni suatu gedung (bangunan) mengeluhkan masalah kesehatan yang berkaitan dengan periode yang dihabiskan selama tinggal di bangunan tersebut.
Dimana ruangan yang dihuni oleh orang orang memiliki kandungan karbon dioksida (CO2), nikotin, dan efek penggunaan AC yang tinggi. Fungsi tanaman ini menyerap zat-zat tersebut.
8. Feng Shui Positif
Karena daunnya tumbuh vertikal, Lidah mertua dianggap baik sebagai tujuan Feng Shui.
Ada yang percaya bahwa meletakkan pohon lidah mertua dekat anak-anak (seperti di dalam kamar belajar) membantu mengurangi gangguan makhluk halus.
Sementara ada yang menyarankan meletakkan pot pohon Lidah mertua dekat dengan toilet agar menahan getaran parit (drain-down vibrations).
9. Antikanker pada Sel Kanker
Sebuah kajian menunjukkan bahwa ekstrak methanolic dari daun Sansevieria roxburgiana sebanyak 125 μg/ml tidak menjadi toksin bagi sel-sel normal.
Sebaliknya menjadi antikanker aktif dan antiproliferative terhadap sel-sel kanker

10. Perawatan Sakit Telinga
Daun lidah mertua yang dipanaskan kemudian jusnya diteteskan pada telinga dapat bermanfaat untuk mengurangi sakit telinga.
11. Obat Sakit Gigi
Khasiat gel lidah mertua juga bisa digunakan untuk mengobati sakit gigi.
Siapkan beberapa tetes gel daun lidah mertua untuk diteteskan pada bagian gigi yang sakit.
12. Membasmi Kutu Rambut
Jus yang dihasilkan dari akar atau rizoma tanaman lidah mertua ini dapat berperan aktif untuk mengusir kutu-kutu rambut.
13. Mengurangi Penyakit Dalam
Tanaman lidah mertua bisa bermanfaat untuk mengatasi tekanan darah tinggi, diare, radang saluran pernapasan, radang usus, dan gastritis. Caranya, cuci bersih 27 gram akar lidah mertua kering.
Kemudian rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa satu gelas saja. Saring air rebusan tersebut, lalu minum dua kali sehari masing-masing setengah gelas.
14. Untuk Mengatasi Influenza dan Batuk
Cuci bersih 25 lembar daun lidah mertua, lalu rebus ke dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas.
Ketika dingin saring rebusan tersebut lalu minum dua kali sehari masing-masing setengah gelas.
15. Menurunkan Resiko Diabetes
Tanaman ini dapat mentralkan kadar gula tinggi.
Caranya dengan membuat rebusan daun lidah mertua ini, tidak jauh beda dengan pengobatan influenza dan batuk.

16. Anti Peradangan
getah atau gel lidah mertua dapat digunakan untuk menutupi luka dan mencegah peradangan.
Selain itu, gigitan ular dengan tingkat racun rendah juga bisa memanfaatkan gel ini sementara waktu sebelum ditangani oleh tim medis
17. Mengurangi Kusta dan Jerawat
Lidah mertua, terutama spesies sansevieria trifasciata dapat membantu mengurangi penyebaran kusta dan pembengkakan jerawat di kulit anda.
Gel lidah mertua yang bersifat anti bakteri dan anti inflamasi akan meredakan masalah kulit tersebut.
18. Membantu Menyembuhkan Sakit Kepala
Menggunakan tanaman lidah mertua yang dibakar dapat memberi efek untuk mengurangi rasa sakit kepala.
Meskipun tergolong penyakit ringan, namun hal ini menjadi gangguan saat menjalani aktivitas.
19. Membantu Mengobati Sakit Perut dan Wasir
Tanaman lidah mertua yang memiliki banyak serat ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mengurangi sakit perut dan wasir. .
20. Untuk Aroma Terapi
Sansiviera juga dapat kita manfaatkan sebagai media aroma terapi. Saat menjelang sore hari, biasanya bunga bunga lidah mertua akan bermekaran yang mengeluarkan bau khas yang menenangkan.
Pesona dan aromanya bagi beberapa orang sering dipakai sebagai media aroma terapi yang dinilai ampuh untuk mengurangi dan meredakan stress.
21. Untuk Bahan Kriya Anyaman
Salah satu manfaat yang bisa dipetik dari tanaman lidah mertua adalah untuk bahan kriya anyaman.
Masyarakat Jepang telah lama menggunakannya untuk membuat kain. Serat yang dihasilkan dari daun tanaman ini cukup baik, kuat, serta lembut.
Nah, demikianlah beberapa uraian terkait manfaat yang bisa kita petik dari tanaman lidah mertua.
Bagi anda yang ingin menanam pohon pagar ini, harus memperbanyaknya dengan metode pembelahan rumpun atau lewat stek daun.