Daftar Jenis Monstera beserta Cara Merawatnya

monstera
Ilustrasi oleh dribbble.com

Tanaman Monstera atau janda bolong adalah salah satu jenis tanaman daun-daunan yang sedang ngetren saat ini.

Bagi Anda penyuka tanaman, pasti sudah tidak asing lagi dengan monstera. Yap! Tanaman hias yang satu ini kini jadi idola banyak pecinta tanaman.

Buat Anda yang sedang mencari tanaman monstera, yuk simak daftar jenis monstera berikut.

Jenis – Jenis Monstera

Berikut adalah jenis-jenis dari tanaman monstera.

1. Adansonii

monstera
adansonii

Ciri khas dari adansonii yaitu lubang di bagian tengah daun. Lubang tersebut tidak sampai membuat daun sobek dan tetap membentuk tulang daun.

Daun adansonii yang berukuran kecil dan berwarna hijau muda sangat cantik sebagai dekorasi tanaman meja.

2. Borsigiana

monstera

Jenis borsigiana termasuk ke dalam monstera dengan ukuran daun yang tidak terlalu besar.

Yang unik dari borsigiana yaitu lubang daun berjarak dan kecil. Hal ini memberi kesan sederhana dan elegan pada borsigiana.

Tanaman borsigiana sangat cocok sebagai tanaman hias teras atau balkon dengan cara digantungkan.

3. Variegata

monstera

Jenis variegata termasuk langka dan sangat mahal. Selain itu, jenis variegata juga serta jarang ditemukan di pasaran

Daun warna hijau-putih kekuningan yang sangat khas membuat variegata mudah dibedakan dengan jenis monstera yang lain.

4. Karstenianum

monstera

Sekilas, tanaman ini terlihat seperti daun sirih. Namun, tanaman ini adalah monstera karstenianum.

Yang unik dari karstenianum adalah bentuk daun yang tidak terdapat lubang. Selain itu, dibandingkan jenis monstra yang lain, karstenianum dijual dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca juga:  Daftar Ukuran dan Harga Kayu Berkualitas beserta Tips Membeli Kayu [TERBARU]

5. Obliqua

jenis monstera

Jenis obliqua termasuk langka. Hal ini sebanding dengan ukurannya yang mungil cocok sebagai dekorasi ruang tamu atau ruang kerja.

Helai tanaman dubia cenderung lebih tipis dan memiliki lubang besar di permukaan daunnya.

6. Acuminata

gambar monstera

Ketika masih muda, daun acuminata ini memiliki daun bundar berbentuk hati dengan daun yang tebal. Sedangkan ketika sudah tua, maka akan tampak seperti daun deliciosa.

Tanaman acuminata ini dapat ditumbuhkan dengan mudah secara horizontal di atas tanah. Batang tumbuhan ini bisa tumbuh hingga 20 meter.

7. Minima

Sesuai dengan namanya, minima berbentuk mungil seperti miniatur.

Di alam liar, minima mampu tumbuh hingga 5 meter. Perawatan minima sangat mudah karena tanaman ini mudah beradaptasi.

8. Dubia

Sama seperti karstenianum, dubia juga tidak memiliki lubang di daunnya.

Daun dubia berbentuk utuh, kecil, cenderung bundar dengan kerucut di ujung. Tanaman dubia ini tumbuh dengan merambat ke atas.

Meskipun tidak terdapat lubang, dubia memiliki tulang daun yang khas. Sehingga dubia mampu menampilkan motif khas yang menarik sebagai tanaman dekorasi rumah.

9. Standleyana

Jenis standleyana termasuk monstera yang tidak memiliki lubang.

Daunnya tampak seperti satin polos yang cantik sehingga cocok untuk tanaman hias indoor.

10. Epipremnoides

Jenis epipremnoides berbentuk daun besar dengan rongga lebar seperti keju swiss. Oleh sebab inilah jenis epipremnoides juga dikenal dengan nama Swiss Cheese Plant.

Tanaman epipremnoides sangat mudah Anda jumpai di pasaran dengan berbagai ukuran.

11. Punctulata

Tanaman jenis punctulata memiliki batang pipih dengan daun lebar. Bahkan, di alam liar, jenis punctulata ini dapat tumbuh hingga 15 meter.

Anda bisa memanfaatkan punctulata sebagai tanaman hias di taman sehingga terlihat hijau dan rimbun.

Tips dan Cara Merawat Monstera

Tentunya memiliki tanaman hias harus rajin merawatnya juga.

Baca juga:  Daftar harga batu bata merah (Murah dan Berkualitas)

Nah, bagi Anda, berikut tips dan cara merawat si cantik monstera.

1. Media tanam

Langkah pertama ketika Anda hendak merawat tanaman adalah perhatikan dahulu media tanam. Jenis media tanam apa yang akan dipakai, tentukan komposisi nutrisinya.

Contoh media tanam yang baik untuk monstera yaitu campuran pupuk kompos dengan campura tanah dan pasir. Perbandingan diantara keduanya yaitu satu banding satu.

2. Beri pencahayaan yang cukup

Tanaman membutuhkan cahaya untuk berfotosintesis. Semakin baik pencahayaan yang diterima, maka tanaman akan tumbuh dengan baik.

3. Atur kelembapan tanaman

Tanaman monstera berasal dari hutan dengan kelembaban yang baik. Oleh sebab itu, jika Anda hendak merawatnya, pastikan ia mendapat kelembaban yang baik.

4. Penyiraman tanaman

Jangan terlalu banyak menyiram tanaman dengan air, tapi juga jangan biarkan media tanamnya menjadi kering. Anda bisa menyiram minimal 2 atau 3 kali dalam seminggu.

5. Nutrisi Pupuk

Untuk hasil tanaman yang optimal, maka sebaiknya berilah tanaman nutrisi tambahan. Sebagai perawatan nutrisi, Anda bisa memberi pupuk lima kali dalam setahun.

6. Beri penyangga

Umumnya, monstera merupakan tanaman yang merambat. Oleh sebab itu, perhatikan penyangga atau penopang. Dengan demikian, monstera dapat tumbuh dengan baik.

7. Pindahkan pot secara berkala

Jika akar monstera sudah memenuhi pot, maka sebaiknya gantilah segera dengan pot yang baru. Jangan lupa juga untuk menambahi media tanam dengan campuran kompos.

8. Perawatan Daun

Keindahan monstera terletak pada daunnya. Sebaiknya Anda harus rajin membersihkan daun monstera dari sebu. Dengan demikian, tanaman ini akan tetap terlihat bersih dan cantik.


Terimakasih telah membaca artikel Saintif. Semoga bermanfaat ya!

Mahasiswi Departemen Fisika Universitas Diponegoro dengan bidang ilmu Fisika Material

Be the first to comment

Leave a Reply