20 Tanaman Hias Daun yang Cocok untuk Pemula + Gambarnya

tanaman hias daun
Ilustrasi oleh dribbble.com

Tanaman hias daun yang cocok dipelihara adalah Pilea peperomioides (Chinese Money Plant), Spider Plant, Aglonema Merah atau Widuri dan banyak lagi dalam artikel ini.

Tanaman mungkin bisa membawa ketenangan bagi pecintanya, sama halnya seperti tanaman hias yang sedang tren akhir-akhir ini.

Bahkan karena sedang banyak peminatnya, beberapa harga tanaman hias pun meroket hingga puluhan juta. WOW!

Tapi tenang, bagi kalian yang masih pemula dan ingin mulai merawat tanaman hias dirumah, Saintif akan beri 20 rekomendasi tanaman daun untuk pemula yang bisa kamu coba tanam!

Pilea peperomioides (Chinese Money Plant)

tanaman hias daun
Gambar 1. Pilea peperomioides

Tanaman ini dikenal dengan tanaman kemakmuran.

Pilea Memiliki daun yang hijau mengkilap, bulat dan pipih, di ujung tangkai yang jenjang, Pilea peperomioides memiliki daya pikat tersendiri bagi para pecinta tanaman hias.

Nama lainnya money plant dan pancake plant, Pilea tampil cantik sebagai tanaman dalam ruang.

Spider Plant

tanaman hias daun
Gambar 2. Spider Plant

Tumbuhan spider atau yang biasa dikenal dengan spider plant, sering dikenal karena mampu meredam polutan dalam ruangan seperti formalin dan xilena.

Senyawa kimia formaldehida atau formalin ini sangat berbahaya bagi para penderita asma atau komplikasi pernafasan. Tanaman ini juga banyak dicari karena dianggap mampu atasi penyebaran virus berbahaya.

Aglonema Merah atau Widuri

Gambar 3. Widuri

Jenis aglonema ini memiliki keunikan, yaitu daun dengan dominasi warna merah cerah di bagian tengah.

Harganya mulai dari ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah sesuai dengan ukuran tanaman ini. Widuri dapat ditanam di dalam pot kecil dan ditata di dalam rumah.

Alocasia

Gambar 4. Alocasia

Tanaman Alocasia memiliki bentuk daun yang beragam, pada dasarnya berbentuk hati (sagittate), daun besar tumbuh dengan panjang 20 sampai 90 cm pada tangkai panjang. Tanaman unik ini banyak ditemukan di daerah Kalimantan, tepatnya di daerah hutan.

Tanaman Alocasia, tidak terlalu tahan terhadap udara dingin dan udara yang terlalu panas. Sehingga untuk perawatannya harus dilakukan dengan seksama dan hati-hati.

Penyiraman hanya dibutuhkan apabila kondisi tanah mulai mengering, sebaiknya dilakukan dengan sprayer. Penyiraman yang terlalu banyak atau sering akan menyebabkan kebusukan pada batang Alocasia. Serangan semut, laba-laba dan tungau, juga bisa membunuh Alocasia.

Hanjuang atau Cordyline fruticosa

Gambar 5. Hanjuang

Tanaman ini berbentuk perdu bercabang; tinggi 2-4 m. Ranting dengan bekas daun rontok yang berbentuk cincin. Akar Hanjuang adalah akar serabut, berwarna putih kekuningan. 

Batangnya bulat, keras, bekas dudukan daun nampak jelas, bercabang, coklat keabu-abuan.

Tanaman Hanjuang biasa ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan, taman, dipakai sebagai tanaman pagar atau pembatas di perkebunan teh.

Calathea Medallion

Gambar 6. Calathea Medallion

Tanaman Calathea Medallion memiliki ukuran 20cm-24cm, tanaman ini cocok diletakkan di dalam ruangan yang masih mendapatkan sinar matahari melalui jendela.

Minim perawatan, Anda cukup menyiram tanaman sebanyak 3-4 kali dalam seminggu dan memberikan pupuk serta vitamin 1 kali dalam sebulan untuk pertumbuhan akar dan daun yang lebih subur.

Jenggot Musa

Gambar 7. Jenggot Musa

Tanaman ini mudah ditemukan di Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan, Hindia Barat dan Queensland, Australia. Tumbuhnya di ketinggian 0 hingga lebih dari 3.000 meter yang beriklim hangat dengan kelembabannya yang tinggi hingga rata-rata.

Baca juga:  10+ Aplikasi yang Dapat Menghasilkan Uang (Cepat dan Mudah)

Tanaman ini tidak memiliki akar hingga daun kecil ini membantu menyerap nutrisi dan kelembaban. Tak banyak yang tahu bahwa bunganya sendiri kecil dan berwarna kuning pucat atau kuning kehijauan.

Tanaman ini biasanya mekar pada periode musim panas dan akan terasa harum di pagi hari atau saat cahaya redup.

Kadaka

Gambar 8. Kadaka

Tanaman ini bisa tumbuh sampai 150 cm dengan lebar 20 cm, Keunikan tanaman kadaka yaitu warna daun yang dapat berubah.

Jika kamu menyimpan kadaka di dalam rumah, daunnya berwarna hijau tua. Akan tetapi, jika dipajang di luar dan terpapar sinar matahari, warna daunnya akan berubah menjadi kuning.

Kamu bisa menanam kadaka di dalam pot atau langsung pada tanah kebun. Pilihan ini akan menentukan bentuk daun dan cara tumbuh tanaman. Kadaka yang ditanam di dalam pot akan memiliki daun yang tumbuh menjulur ke segala arah.

Kaktus

Gambar 9. Kaktus

Tanaman ini sedang jadi incaran banyak orang. Tren tanaman kaktus hias menjadi populer bukan tanpa alasan.

Kaktus merupakan jenis tanaman hias yang tangguh dalam kondisi apapun. Kaktus dapat bertahan hidup dalam kondisi gersang karena punya mekanisme penyimpan air di dalamnya.

Ini menjadi cocok bagi orang-orang sekarang yang sibuk dan tak punya banyak waktu untuk perawatan, namun tetap ingin memelihara tanaman hias indoor sebagai dekorasi alami.

Karet Hias

Gambar 10. Karet Hias

Karet Hias, atau Ficus Robusta (nama latin) adalah salah satu tanaman yang kegunaannya menyerap formaldehid dan menghasilkan oksigen.

Daunnya berwarna hijau muda, dan saat dipegang teksturnya kenyal. Oleh karena itu, pohon yang satu ini juga dikenal dengan sebutan Rubber Plant.

Karet Hias sebaiknya tidak ditaruh di tempat terlalu terang, terutama di bawah sinar matahari. Tempatkan di dalam ruangan dengan sedikit pancaran sinar.

Lidah Mertua

Gambar 11. Lidah Mertua

Tanaman lidah mertua ini tergolong mudah dirawat dapat beradaptasi dan berkembang dalam berbagai kondisi dan perawatan yang minimum. Lidah mertua tak memerlukan banyak air untuk tumbuh. Ia juga dapat hidup dengan pencahayaan yang rendah.

Selain itu, tanaman lidah mertua juga dapat menyerap polusi dan menghasilkan oksigen, tak ayal tanaman ini sering menjadi pilihan dekorasi dalam rumah.

Sri rejeki atau Money Tree

Gambar 12. Sri Rejeki

Pachira Aquatic adalah nama latin dari Money Tree yang dalam bahasa Indonesia berarti pohon uang. Di Mancanegara, tanaman ini dikenal dengan nama money tree sedangkan di Indonesia sendiri lebih populer dengan nama tanaman pachira.

Mengapa disebut pohon uang? Konon, tanaman ini memiliki aura yang dapat membuat pemiliknya semakin giat bekerja sehingga pemiliknya mendapat lebih banyak rejeki. Tak heran jika tanaman ini juga dijuluki “Pachira si pohon rejeki”.

Tanaman ini di alam liar bisa tumbuh hingga 10 meter  Namun yang banyak dijual adalah pachira yang berukuran 10 – 100 cm dalam bentuk pachira bonsai dan sudah terkepang. 

Monstera

Gambar 13. Monstera

Tanaman yang lagi hype ini harganya bisa mencapai ratusan juta loh. Monstera banyak diburu karena keunikan dari daun bolongnya dan menjadi simbol kekayaan menurut kepercayaan tradisional Tiongkok.

Monstera memiliki ukuran daun yang besar dan berbentuk hati. Warnanya hijau pekat dan permukaannya mengkilap.

Baca juga:  Desain Grafis Adalah: Pengertian, Jenis, Keterampilan, dan Aplikasinya

Namun yang membuat monstera semakin menarik hati adalah lubang-lubang yang ada pada helai daunnya yang menjari. Perawatanya pun tergolong cukup mudah karena Monstera ini tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Kaktus Kelinci

Gambar 14. Kaktus Kelinci

Opuntia microdasys, umumnya dikenal sebagai Bunny Ears Cactus, atau kaktus kelinci adalah kaktus yang berasal dari Meksiko.

Berbentuk rumpun dengan bantalan tidak berduri, datar, elips hingga melingkar, dan tumbuh hingga setinggi 90 cm dan lebar hingga 1,8 m. Sedikit informasi yang menarik dari Kaktus Telinga Kelinci adalah bahwa ia tidak berduri.

Cara menanam kaktus kelinci adalah dengan meniru kondisi daerah asalnya. Jadi jika Anda memiliki rumah yang kering, kelembaban rendah dan banyak paparan sinar matahari.

Peperomia

Gambar 15. Paperomia

 Peperomia obtusifolia, tanaman hias abadi yang tampilannya selalu menghijau. Jenis satu ini tergolong mewah dan tentu juga mahal. Tanaman ini terlihat seperti tanaman imitasi. Karena keunikanya ini membuat peperomia bernilai jual tinggi.

Peperomia memiliki bentuk daun yang tumpul, tingginya bisa sampai 50 cm. Tumbuhan ini cocok untuk dijadikan tanaman hias karena perawatanya mudah dan tidak disukai hama khususnya ulat karena berdaun tebal.

Philodendron

tanaman hias daun
Gambar 16. Philodendron

Philodendron adalah salah satu jenis tanaman hias yang memiliki fungsi sebagai elemen pembentuk taman rumah.

Bukan hanya memiliki keindahan dari segi bentuknya saja, ternyata tanaman Philodendron memiliki manfaat untuk kesehatan manusia yakni menyerap polutan udara yang dapat merugikan kesehatan dan berpotensi mengakibatkan kanker.

Sirih Gading (Devil’s ivy)

tanaman hias daun
Gambar 17. Sirih gading

Tanaman sirih gading khas dengan daunya yang kecil, Batang tanaman sirih gading sangat ramping, tidak kaku, dan biasanya dapat bertumbuh hingga mencapai 20 meter.

Jika ditanam di pekarangan rumah, sirih gading bisa merambat mengelilingi pohon lain atau menjalar di dinding rumah

Homalomena

tanaman hias daun
Gambar 18. Homalomena

Homalomena adalah tumbuhan tropis hingga subtropis yang ditemukan di iklim lembab seperti Kolombia, Kosta Rika, Kalimantan, Jawa, Sumatra, Malaysia dan Filipina. Hampir 135 spesies tanaman Homalomena dapat ditemukan di lantai hutan hujan di Asia selatan di timur hingga Melanesia.

Perawatan Homalomena ini tergolong sulit karena tanaman ini mudah sekali diserang oleh hama, perawatan tanaman ini tergantung pada suhu, waktu penyiraman dan pupuk yang digunakan.

Puring

tanaman hias daun
Gambar 19. Puring

Tanaman puring memiliki warna daun yang pekat dan penuh corak. Selain cantik, daunnya juga tumbuh lebat sehingga menghadirkan kesan asri yang menyejukkan. Terlebih perawatannya pun terbilang mudah.

Banyak yang menggunakan tanaman puring sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki nama spesies Codiaeum variegatum ini juga merupakan tanaman herbal yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Bonsai

tanaman hias daun
Gambar 20. tanaman hias daun Bonsai

Tanaman bonsai adalah pohon yang dikerdilkan dan biasanya bisa ditanam dalam sebuah pot tanaman. Tujuan pengkerdilan tanaman ini adalah untuk melihat keindahan pohon tua di alam bebas.

Konon semakin kerdil, akan semakin meroket harga dari bonsai tersebut. Penemuan tanaman bonsai berasal dari Jepang. Ukuran bonsai bervariasi, ukuran paling kecilnya dibawah 15 cm. wow!

Nah itu tadi rekomendasi tanaman hias daun, semoga bermanfaat ya!

Referensi

99.co