Ciri dan Kualitas Air untuk Menyiram Tanaman + Tips Menyiram Tanaman

kualitas air untuk tanaman
ilustrasi oleh dribbble.com

Kualitas air untuk tanaman harus memenuhi kriteria seperti suhu yang sesuai dengan lingkungan, memiliki pH yang netral, jumlah kandungan zat kimia yang tidak terlalu tinggi dan selengkapnya dalam artikel ini.

Air merupakan salah satu unsur penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup, baik bagi manusia, hewan, maupun tumbuhan.

Bagi tumbuhan air digunakan untuk menjaga kesuburan tanaman dan salah satu faktor utama dalam menunjang pertumbuhan tanaman, seperti halnya kebutuhan makanan bagi manusia

Sehingga kualitas air yang baik untuk menyiram tanaman akan berdampak langsung pada kesehatan dan pertumbuhan dari tanaman tersebut.

Pemilihan kualitas air untuk menyiram tanaman

Adapun faktor-faktor penting dalam pemilihan air yang cocok digunakan dalam tanaman antara lain:

1.. Tingkat pH

Untuk menyiram tamanan usahakan menggunakan kandungan air dengan mendekati tingkat pH netral (pH=7), jangan teralalu basa atau terlalu asa,.

Tingkat pH normal air berkisar antara rentang pH 6.5 hingga 8.5.

2. Kandungan mineral

Jumlah mineral yang terkandung dalam air sangat baik untuk perumbuhan tamanan.

Mineral yang dibutuhkan pada tanaman terdiri atas Nitrogen (N), Belerang (S), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), dan Magnesium (Mg).

Sehingga usahakan tidak menggunakan air destilasi (air suling) untuk menyiram tanaman, karena kandungan mineral dalam air tersebut sudah hilang.

3. Suhu

Gunakan air yang memiliki suhu sebesar suhu ruangan atau room temperature.

Jangan gunakan air yang terlalu panas atau terlalu dingin. Suhu yang tidak sesuai dapat mengganggu pertumbuhan pada tanaman.

Baca juga:  Landasan Pendidikan: Pengertian, Fungsi dan Ruang Lingkupnya

4. Kandungan zat terlarut

Gunakan air yang memiliki kandungan atau konsentrasi zat kimia yang terlalu tinggi.

Tingginya kandungan zat kimia dalam air biasaya diakibatkan oleh adanya pencemaran lingkungan pada air yang mengakibatkan turunnya kualitas air.

Jenis Air yang Cocok untuk Menyiram

Jenis air yang cocok digunakan adalah air yang memenuhi standar kulitas yang telah disebutkan di atas.

Beberapa jenis air yang sangat cocok digunakan untuk menyiram tanaman antara lain:

  1. Air Hujan
  2. Air Tanah
  3. Air Danau
  4. Air Sungai
  5. dan lain sebagainya

Cara menyiram tanaman yang baik

Agar tanaman mu bertumbuh subur dan sehat, lakukan tips menyiram tanaman berikut ya.

1. Pilih waktu menyiram yang tepat

Waktu terbaik untuk menyiram tanaman adalah di pagi dan sore hari. Pada waktu ini suhu lingkungan memiliki kondisi yang stabil. Sehingga perubahan penguapan air pada tanaman tidak berubah secara cepat.

Beberbeda dengan siang hari dalam kondisi matahari yang terik, mengakibatkan penguapan air pada tumbuhan berlangsung cepat dan dapat menyebabkan tanaman mengalami shock.

2. Berikan jumlah air yang sesuai

Jumlah air yang terlalu banyak dapat mengakibatkan kondisi tanaman teralu lembab dan menyebabkan kebusukan pada air.

Sebaliknya jika jumlah air telalu sedikit mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi tidak optimal.

3. Siram pada bagian akar

Fungsi akar pada tanaman adalah mengangkut zat-zat hara dalam tanah termasuk air.

Akan lebih efektif untuk menyiram bagian akar tanaman, karena dapat langsung terserap oleh tanaman.

Demikian artikel mengenai kulitas air untuk tanaman, semoga bermanfaat ya.

Tertarik dengan apapun yang berkaitan dengan sains dan pendidikan. Menyelesaikan studi di bidang fisika material Universitas Diponegoro

Be the first to comment

Leave a Reply