Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘terima’ memiliki arti sebagai berikut:
- terima: /te·ri·ma/ v cak menyambut; mendapat (memperoleh) sesuatu;
- terima salah: mengaku bahwa sudah bersalah;
- berterima: /ber·te·ri·ma/ v diterima; dikabulkan. Contoh: istilah yg diperkenalkan itu tidak berterima di kalangan pemakainya;
- keberterimaan: /ke·ber·te·ri·ma·an/ n hal atau keadaan berterima (dapat diterima);
- menerima: /me·ne·ri·ma/ v 1 menyambut; mengambil (mendapat, menampung, dsb) sesuatu yg diberikan, dikirimkan, dsb. Contoh: ia senang sekali krn telah menerima kiriman uang dr ibunya; menerima pesanan; menerima surat; menerima tamu; 2 mengesahkan; membenarkan; menyetujui (usul, anjuran, dsb); meluluskan atau mengabulkan (permintaan dsb). Contoh: rapat pleno menerima baik laporan pengurus; 3 mendapat atau menderita sesuatu; 4 menganggap (sbg). Contoh: saya menerima teguran Paman sbg cambuk untuk bekerja lebih teliti lagi; 5 mengizinkan (masuk menjadi anggota, murid, pegawai, dsb). Contoh: aku menerima engkau sbg anggota baru; perguruan tinggi itu menerima nya hanya sbg pendengar; 6 mau menjabat (pangkat) dsb. Contoh: ia telah menerima jabatan baru yg lebih berat tanggung jawabnya;
- kenyataan kenyataan: pasrah;
- menerimakan: /me·ne·ri·ma·kan/ v memberikan (menyerahkan) supaya diterima. Contoh: Kepala Sekolah sendiri yg menerimakan hadiah sayembara mengarang untuk SD kpd para pemenang;
- penerima: /pe·ne·ri·ma/ v 1 orang yg menerima; 2 alat untuk menerima; 3 mudah menangkap (pelajaran dsb); 4 mudah menyerah;
- tamu tamu: orang yg bertugas menerima dan melayani tamu pd waktu pertama kali tamu masuk hotel; menerima pemesanan kamar, baik langsung maupun tidak langsung, spt melalui telepon, telegram, atau alat komunikasi lainnya; tamu waralaba: orang yg menerima atau diberi waralaba;
- penerimaan: /pe·ne·ri·ma·an/ n 1 proses, cara, perbuatan menerima; penyambutan. Contoh: penerimaan tamu; penerimaan murid baru; 2 sambutan. Contoh: penerimaan rakyat Jawa Timur atas kedatangan Presiden sangat memuaskan; 3 perlakuan; sikap thd (kpd). Contoh: penerimaan rakyat kpd camat yg baru kurang menggembirakan; 4 anggapan; pendapat. Contoh: terjadinya percekcokan yg dahsyat itu krn adanya penerimaan yg salah saja; 5 besarnya uang yg diterima dr hasil penjualan barang atau jasa
Penjelasan Arti ‘Terima’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia
Kata “terima” berkaitan dengan aksi di mana seseorang menerima atau menyambut sesuatu yang diberikan atau ditawarkan kepada mereka. Misalnya, saat kita menerima sebuah hadiah, kita sebenarnya sedang melakukan aksi “terima”.
Kata ini bisa digunakan dalam banyak situasi yang berbeda.
Ketika seseorang berkata “terima salah”, mereka mengakui bahwa mereka telah membuat kesalahan dan mereka bertanggung jawab atas kesalahan itu.
Dengan kata lain, mengatakan “saya terima salah” seperti mengatakan “saya sadar saya salah dan saya menyesalinya”.
“Berterima” adalah kondisi saat sesuatu yang ditawarkan atau diusulkan diterima atau disetujui.
Sebagai contoh, jika seseorang mengusulkan ide dan ide itu tidak disukai atau tidak diterima oleh kelompoknya, kita bisa bilang “ide tersebut tidak berterima di kalangan mereka.” Istilah “keberterimaan” merujuk pada keadaan atau kondisi di mana sesuatu dapat diterima atau disambut baik.
Ketika kita berbicara tentang “menerima”, kita berbicara tentang proses di mana seseorang mengambil atau memegang sesuatu yang diberikan kepadanya, seperti menerima paket atau surat.
Ini juga bisa berarti membenarkan atau menyetujui sesuatu, seperti menerima laporan atau usulan. Selain itu, “menerima” juga berhubungan dengan bagaimana kita merespons terhadap apa yang kita alami, seperti menerima sebuah kenyataan yang berarti kita pasrah atau menerima keadaan sebagaimana adanya.
Apabila seseorang “menerima” kritik atau nasihat, dapat diartikan bahwa mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang bermanfaat untuk perbaikan diri.
Ketika sebuah lembaga pendidikan “menerima” seseorang sebagai siswa atau anggota, maka lembaga itu mengizinkan orang tersebut untuk bergabung dengan mereka. Demikian pula, seseorang yang “menerima” sebuah jabatan berarti bahwa mereka bersedia untuk mengemban tanggung jawab yang datang dengan posisi tersebut.
“Menyatakan terima” merupakan sikap seseorang yang menunjukkan penerimaan tanpa perlawanan atau protes, biasanya terhadap situasi yang tidak dapat diubah.
Istilah “menerimakan” memiliki arti memberikan sesuatu kepada orang lain supaya item tersebut diterima atau disambut oleh penerima.
Ini sering terjadi dalam konteks formal, seperti upacara penyerahan hadiah atau tugas.
Sementara itu, “penerima” adalah orang atau barang yang menerima atau mendapat sesuatu.
Ini juga bisa merujuk kepada seseorang yang memiliki kemampuan untuk cepat menangkap atau belajar dari informasi yang diterima, atau seseorang yang mudah menyerah atau tidak menentang.
Jabatan “penerima tamu” merujuk pada orang yang memiliki tanggung jawab menerima dan melayani tamu, misalnya di hotel, biasanya melibatkan pemesanan kamar dan komunikasi awal dengan tamu.
Seorang “penerima waralaba” adalah individu yang menerima hak untuk menjalankan bisnis tertentu sesuai dengan ketentuan waralaba.
Terakhir, “penerimaan” adalah proses atau tindakan menerima sesuatu atau seseorang.
Ini bisa berkaitan dengan penyambutan tamu, respon yang diterima seseorang dari masyarakat, atau pendapat yang dimiliki tentang seseorang atau sesuatu. Di dalam konteks bisnis atau keuangan, penerimaan juga bisa berarti jumlah uang yang diterima dari penjualan barang atau jasa.