Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘oper’ memiliki arti sebagai berikut:
- oper: v, meng·o·per: v cak 1 mengambil alih; menggantikan. Contoh: ia tidak mau – pekerjaan kawannya; 2 memindahkan; mengirim. Contoh: sbg kepala kantor, saya dapat – Anda ke bagian lain;
- mengoperkan: /meng·o·per·kan/ v memberikan kpd; menyerahkan; memindahkan; mengirimkan. Contoh: ia lari sambil – bola kpd kawannya;
- operan: /oper·an/ n sesuatu yg dioperkan; kiriman. Contoh: ia menerima – bola dr kawannya yg berada di sayap kiri;
- pengoperan: /peng·o·per·an/ n proses, cara, perbuatan mengoperkan. Contoh: – bola itu kurang cermat sehingga jatuh di kaki lawan
Penjelasan Arti ‘Oper’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia
Kata “oper” sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat kita sedang berbicara tentang mengganti atau memindahkan sesuatu dari satu tempat ke tempat lain atau dari satu orang ke orang lain.
Pertama-tama, mari kita bicara tentang “oper” dalam konteks pengambilalihan atau penggantian.
Misalnya, jika kita berada di sekolah dan salah satu teman kita tidak bisa mengerjakan tugas karena ia sakit, kemudian guru meminta kita untuk “oper” atau mengambil alih pekerjaannya.
Artinya, kita yang akan menggantikan posisi si sakit dan melanjutkan tugas yang seharusnya dia lakukan.
Selanjutnya, “oper” juga berarti memindahkan atau mengirim. Bayangkan kamu sedang bekerja di kantor dan atasanmu memutuskan untuk “oper” kamu ke bagian lain.
Ini berarti kamu akan dipindahkan dari pekerjaan yang sedang kamu lakukan sekarang ke tugas baru di departemen atau area yang berbeda.
Kemudian, kalau kita bicara tentang “mengoperkan”, ini tentang tindakan memberikan atau menyerahkan sesuatu kepada orang lain.
Sebagai contoh, dalam permainan sepak bola, saat pemain berlari sambil “mengoperkan” bola ke rekan satu timnya, ini bertujuan agar permainan bisa terus berlangsung dan timnya punya kesempatan untuk mencetak gol.
“Operan” adalah benda yang dioperkan.
Dalam sepak bola lagi, saat pemain menerima “operan” bola. Ini artinya dia menerima bola yang dikirimkan oleh temannya dari posisi lain di lapangan untuk kemudian dilanjutkan dengan aksi selanjutnya.
Dan terakhir ada kata “pengoperan”.
Ini digunakan untuk menjelaskan tentang proses, cara, atau perbuatan dari mengoper atau mengoperkan. Dalam hal ini bisa menjadi penting saat kita ingin menilai seberapa baik sebuah “operan” dilakukan.
Misalnya, dalam permainan sepak bola, “pengoperan” bola yang kurang cermat bisa berakibat bola dikuasai oleh lawan.
Jadi, “oper” adalah kata yang sering kita gunakan ketika kita berbicara soal pergantian, pemindahan, atau penyampaian sesuatu.
Baik itu dalam konteks pekerjaan, permainan olahraga, atau situasi sehari-hari..