Arti Kata ‘Fenomena’

fenomena: /fe·no·me·na/ /fénoména/ n 1 hal-hal yg dapat disaksikan dng pancaindra dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah (spt fenomena alam); gejala. Contoh: gerhana adalah salah satu fenomena ilmu pengetahuan; 2 sesuatu yg luar biasa; keajaiban. Contoh: sementara masyarakat

Arti Kata ‘Estetika’

estetika: /es·te·ti·ka/ /éstétika/ n 1 cabang filsafat yg menelaah dan membahas tt seni dan keindahan serta tanggapan manusia terhadapnya; 2 kepekaan thd seni dan keindahan

Arti Kata ‘Emban’

emban – alternatif makna ke-1 emban: /em·ban/ n 1 kain pembebat badan (dada, susu, perut); 2 tali pembebat perut (pd kuda);
mengemban: /meng·em·ban/ v 1 menggendong (kanak-kanak dsb) dng kain atau selendang; 2 ki melaksanakan (tugas, cita-cita, kewajiban, dsb). Contoh:

Arti Kata ‘Ekuivalen’

ekuivalen: /eku·i·va·len/ /ékuivalén/ a mempunyai nilai (ukuran, arti, atau efek) yg sama; seharga; sebanding; sepadan: pd umumnya pendapat yg menyatakan kultur ekuivalen dng kebudayaan dapat diterima

Arti Kata ‘Ejek’

ejek: /éjék/ v, meng·e·jek: v mengolok-olok (menertawakan, menyindir) untuk menghinakan; (mempermainkan dng tingkah laku. Contoh: ia tidak disukai temannya krn suka ejek anak-anak lain;
ejekan: /ejek·an/ n 1 perbuatan mengejek; 2 olok-olok; sindiran

Arti Kata ‘Editor’

editor: /edi·tor/ /éditor/ n orang yg mengedit naskah tulisan atau karangan yg akan diterbitkan dl majalah, surat kabar, dsb; penyunting;
editor bahasa: penyunting naskah yg akan diterbitkan dng memperhatikan ejaan, diksi, dan struktur kalimat;
editor pengelola: petugas yg

Arti Kata ‘Durjana’

durjana: /dur·ja·na/ kl 1 a jahat. Contoh: perbuatan durjana , perbuatan jahat; 2 n kejahatan; 3 n penjahat;
kedurjanaan: /ke·dur·ja·na·an/ n kejahatan