Stress: Pengertian, Gejala, Faktor Penyebab, dan Pengobatannya

stress adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

Stress adalah sebuah tekanan psikologis dan fisik yang bereaksi ketika menghadapi situasi yang dianggap berbahaya. Stress dapat diatasi dengan selengkapnya dalam artikel ini.

Pernahkah kamu dalam suatu kondisi mengalami jantung berdebar cepat, otot tubuh menenggang, tekanan darah meningkat, dan bahkan napas jadi lebih cepat?

Atau ketika di saat terdesak tiba-tiba tubuhmu seperti menerima kekuatan tambahan seperti super hero? Hal yang kamu alami itu disebut dengan stress.

“Hah? Stress? Aku tidak gila tahu!” Nah, stress itu tidak melulu gila, ya. Untuk lebih mengenal dekat apa itu stress sebebnarnya yuk simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Stress

Stress adalah sebuah tekanan psikologis dan fisik yang bereaksi ketika menghadapi situasi yang dianggap berbahaya. Dengan kata lain stress adalah cara tubuh anda menanggapi jenis tuntutan, ancaman, atau tekanan apapun

Ketika merasa terancam, sistem saraf kamu merespon dengan melepaskan aliran hormon stress, antara lain hormon adrenalin dan kortisol. Kedua hormon ini dapat memunculkan sesuatu reaksi pada tubuh kamu, seperti Reaksi ini disebut fight-or-flight alias respon stress.

Dalam bentuk yang paling parahnya, tekanan psikologis serta fisik ini bisa bikin tubuh kamu menerima kekuatan tambahan untuk membela diri. Misalnya mendorong kamu untuk menginjak rem guna untuk menghindari kecelakaan.

Secara tidak lansung tekanan psikologis dan fisik ini dapat membuat anda berupaya untuk menyelamatkan diri anda pada sesuatu yang mendesak dan berbahaya.

Namun, jika kondisi tekanan psikologis ini berlansung cukup lama dan berlansung terus menerus, akan membahayakan kesehatan mental dan fisik kamu seperti :

  • Masalah kesehatan jiwa seperti deprisi dan gangguan kecemasan .
  • Penyakit jantung.
  • Hipertensi.
  • Masalah pencernaan seperti IBS.
Baca juga:  Belajar Adalah: Pengertian, Jenis-Jenis, Manfaat dan Dampaknya

Tanda-Tanda dan Gejala Stress

Gejala umum dari stress biasanya:

  1. Menjadi mudah marah, frustasi, dan mudah murung.
  2. Merasa kewalahan, seperti akan kehilangan kendali atau hatus mengambil kendali.
  3. Merasa kesulitan untuk santai dan menenangkan pikiran.
  4. Merasa rendah diri ,kesepian ,tidak berharga , dan dapat berujung depresi
  5. Menghindari orang lain.
  6. Tidak berenergi.
  7. Sakit kepala.
  8. Sakit perut.
  9. Pegal line nyeri.
  10. Insomnia.
  11. Merasa khawatir secara terus menerus.
  12. Ketidakmampuan untuk fokus.
  13. Penilaian yang buruk.
  14. Pesimis.
  15. Perubahan nafsu makan.
  16. Kebiasaan gugup.

Penyebab Stress

Situasi dan tekanan spikologis yang memicu munculnya stress dikenal sebagai stressor . Ada beberapa penyebab, yaitu alasan eksternal,  alasan internal, dan stress pasca-trauma.

1. Penyebab eksternal

  • Perubahan besar dalam tubuh.
  • Sekolah atau pekerjaan.
  • Kesulitan dalam hubungan.
  • Masalah keluarga.
  • Terlalu sibuk.
  • Anak anak atau keluarga.

2. Penyebab internal

  • Kesehatan, terutama jika kamu memiliki penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan artritis .
  • Masalah emosional seperti depresi,  kesedihan,  penyesalan atau rendah diri
  • Omongan diri atau pikiran negatif.
  • Ekspektasi yang tidak realitis atau kamu perfeksionisme.
  • Pemikiran yang kaku, kurang santai, atau kurang bercanda tawa dengan teman.

Faktor-Faktor Risiko Pemicu Stress

  1. Mengalami peristiwa trauma di masa lalu.
  2. Memiliki riwayat gangguan stress.
  3. Memiliki riwayat jenis jenis masalah mental tertentu .
  4. Memiliki riwayat gejala disosiatif selama masa traumatis.

Obat dan Pengobatan Stress

Dokter umumnya akan mendiagnosis gangguan stress dengan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai peristiwa traumatis dan gejala yang kamu alami. penyebab lain seperti masalah seperti kesehatan, penyalahgunaan obat, efek samping medis, dan gangguan psikologis lainnya akan tidak diperhitungkan.

Tes lab atau tes diagnosis lainnya mungkin diperlukan untuk sepenuhnya menyingkirkan penyebab fisik yang mendasari gejala kamu.

Baca juga:  Tempat Download Kinemaster Pro Mod Apk Full Tanpa Watermark

Jika tes-tes itu dan hasil dari pemeriksaan dokter adalah normal, dokter kamu mungkin akan berkonsultasi dengan spesialis lainnya untuk mengevaluasi dan mengobati kondisi anda lebih lanjut.

Pengobatan untuk kondisi ini seperti:

  1. Evaluasi psikiatri untuk mentukan penyebab kondisi ini.
  2. Rawat inap jika anda berisiko untuk bunuh diri atau melukai orang.
  3. Obat untuk meredakan gejala, seperti obat-obatan anti kecemasan, Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs), dan antidepresi.
  4. Terapi perilaku kognitif.
  5. Terapi berbasis paparan.
  6. Hipnoterapi.

Be the first to comment

Leave a Reply