Sertifikasi Guru: Pengertian, Kriteria, Tujuan dan Manfaatnya

sertifikasi guru adalah

Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi standar profesional guru

Guru professional merupakan syarat mutlak untuk menciptakan sistem dan praktik pendidikanyang berkuasa.

Sedangkan sertifikat pendidik adalah sebuah sertifikat yang ditandatangani oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi sebagai bukti formal pengakuan professional guru yang diberikan kepada guru sebagai tenaga professional.

Kriteria dan Persyaratan Sertifikasi Guru

Guru yang dapat mengikuti sertifikasi adalah guru yang telah memenuhi persyaratan utama yaitu memiliki ijazah akademik atau kualifikasi akademik minimal S1 atau D4.

Sertifikasi bagi guru yang mengajar tidak sesuai dengan bidang keahliannya dapat memilih proses sertifikasi berbasis pada ijazah S1/D4 yang dimiliki, atau memilih proses sertifikasi berbasis bidang studi yang diajarkan.

Jalur sertifikasi mana yang akan dipilih oleh guru, sepenuhnya diserahkan kepada guru yang bersangkutan dengan segala konsekuensinya.

Tujuan Sertifikasi Guru

  • Menentukan kelayakan guru sebagai agen pembelajaran.
    Sebagai agen pembelajaran berarti guru menjadi pelaku dalam proses pembelajaran.

    Guru yang sudah menerima sertifikat pendidik dapat diartikan sudah layak menjadi agen pembelajaran.
  • Meningkatkan proses dan mutu pendidikan. Mutu pendidikan antara lain dapat dilihat dari mutu siswa sebagai hasil proses pembelajaran.

    Mutu siswa ini di antaranya ditentukan dari kecerdasan, minat, dan usaha siswa yang bersangkutan. Guru yang bermutu dalam arti berkualitas dan profesional menentukan mutu siswa
  • Meningkatkan martabat guru.
    Dari bekal pendidikan formal dan juga berbagai kegiatan guru yang antara lain ditunjukkan dari dokumentasi data yang dikumpulkan dalam proses sertifikasi maka guru akan mentransfer lebih banyak ilmu yang dimiliki kepada siswanya.

    Secara psikologis kondisi tersebut akan meingkatkan martabat guru yang bersangkutan.
  • Meningkatkan profesionalisme.
    Guru yang profesional antara lain dapat ditentukan dari pendidikan, pelatihan, pengembangan diri, dan berbagai aktivitas lainnya yang terkait dengan profesinya.

    Langkah awal untuk menjadi guru profesional dapat ditempuh dengan mengikuti sertifikasi guru.
  • Melindungi profesi pendidik dan tenaga kependidikan
  • Melindungi msyarakat dari praktek-praktek yang tidak kompeten, sehingga merusask citra pendidik dan kependidikan.

    Guru yang mempunyai sertifikat pendidik harus dapat menerapkan proses pembelajaran di kelas sesuai dengan teori dan praktik yang telah teruji.
  • Membantu dan melindungi lembaga penyelenggara pendidikan, dengan menyediakan rambu-rambu dan instrumen untuk melakukan seleksi terhadap pelamar yang kompeten
  • Membangun citra masyarakat terhadap profesi pendidik dan tenaga kependidikan.
Baca juga:  20 Inspirasi Gambar Taman Bunga yang Cocok di Pekarangan Rumah

Manfaat Sertifikasi Guru

Proses sertifikasi menuju profesinalisasi pelaksanaan tugas dan fungsinya harus dibarengi dengan kenaikan kesejahteraan guru, sistem rekruitmen guru, pembinaan dan peningkatan karir guru.

Kesejahteraan guru dapat diukur dari gaji dan insentif uang diperoleh. Tunjangan fungsional yang merupakan insentif bagi guru sebaiknya diberikan dengan mempertimbangkan

  • Kesulitas tempat bertugas
  • Kemampuan, keterampilan, kreativitas
  • Fungsi, tugas dan peranan guru sekolah
  • Prestasi guru dalam mengajar, menyiapkan bahan ajar dll

Dalam hal ini guru diberikan kesempatan bersaing untuk memperoleh penghargaan berbentuk insentif. Sistem rekruitmen dan penempatannya memerlukan kebijakan yang tepat mengigat calon guru yang sering memilih tugas di tempat yang diinginkannya. Pendidikan dan pembinaan tenaga guru dapat ditempuh melalui tiga cara yaitu :

Referensi

  • dosenpendidikan.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply