Router: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, dan Kegunaannya

router adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

Router adalah perangkat keras jaringan komputer yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan yang sama atau berbeda dari segi teknologinya.

Alat ini untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet untuk dapat menuju tujuannya, proses tersebut dinamakan routing.

Setiap router memiliki fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol)  yang dapat disetting sedemikian rupa sehinga dapat membagi IP address.

Selain itu, pada router juga terdapat NAT (Network Address Translator) yaitu fasilitas yang memungkinkan suatu alamat IP atau koneksi internet dapat di-sharing ke alamat IP lain.

Fungsi Router

Fungsi utama dari setiap router adalah menghubungkan 2 jaringan atau lebih supaya dapat mendistribusikan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

Adapun beberapa fungsi router secara lengkap sebagai berikut:

  • Router menghubungkan beberapa jaringan sehingga pengguna dapat mengirim paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksi dilakukan dengan mendistribusikan alamat IP ke setiap komputer di jaringan.
  • Fungsi router berikutnya adalah untuk dapat mentransfer berbagai informasi atau data dari satu jaringan ke jaringan lain di mana sistem bekerja seperti jembatan.
  • Fungsi lain dari router adalah untuk menghubungkan jaringan lokal dengan koneksi DSL (Digital Subscriber Line) atau lebih dikenal sebagai router DSL.
  • Teknologi router saat ini lebih canggih dan digunakan tidak hanya melalui koneksi kabel LAN, tetapi juga melalui teknologi nirkabel.

Cara Kerja Router

Cara kerja router disebut routing, di mana data atau informasi dapat dikirim ke host sesuai dengan rute, terlepas dari apakah itu berasal dari jaringan atau jaringan lain.

Jika data atau informasi ditujukan ke host jaringan lain, router akan berjalan di jaringan itu.

Baca juga:  Letak Astronomis Indonesia dan Dampaknya [LENGKAP]

Namun, jika data atau informasi dimaksudkan untuk host di jaringan, router mencegah data atau informasi meninggalkan jaringan.

Berikut ini adalah contoh gambar dimana ada dua jaringan yang dihubungkan oleh router.

Penjelasan:

  • Ada 2 jaringan yang terhubung ke 1 router.
  • Jaringan kiri terhubung ke port 1 router = 192.168.1.0 dan jaringan kanan terhubung ke port 2 router = 192.155.2.0
  • Jika komputer mengirim data dari B ke komputer C, router tidak dapat mengirim data ke jaringan lain. Sebaliknya, ketika komputer E mengirim data ke komputer F dan membagikan pola pada jaringan.
  • Seperti komputer E, yang mengirim data ke komputer B, router segera mengirim data ke komputer B melalui jaringan lain, jaringan 2 ke jaringan 1.

Sebagai contoh, misalnya kita ingin menghubungkan 3 jaringan maka kita dapat menghubungkannya dengan dua cara yang berbeda, yaitu:

  1. Menghubungkannya secara berantai dengan memakai 2 router.
  2. Menghubungkannya secara langsung satu sama lain dengan memakai 3 router.

Perhatikan gambar berikut ini;

Cara Kerja Router adalah
Menghubungkan 3 jaringan dengan beberapa router

Pada konfigurasi 1, jika salah satu router (router A atau router B) bermasalah maka data jaringan dari subnet A tidak akan dapat dikirimkan ke subnet C karena hanya terdapat satu jalur.

Pada konfigurasi 2, jika diberikan router tambahan di antara subnet A dan subnet C maka akan terdapat dua rute ke subnet C sehingga jaringan akan menjadi lebih efisien.

Setiap router akan memilih jalur tercepat dalam mengirimkan data dari satu subnet ke subnet yang lainnya. Perhatikan konfigurasi 2 pada gambar di atas, jika kita ingin mengirimkan data dari subnet A ke subnet C, maka jalur tercepat adalah melalui router C ketimbang melalui router A dan B.

Jenis-Jenis Router

Router dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan pengertiannya, adapun jenis-jenis router sebagai berikut:

Berdasarkan Pengaplikasiannya

  1. Router Aplikasi, yaitu suatu aplikasi yang dapat diinstal oleh user pada sistem operasi komputer sehingga sistem operasi komputer tersebut dapat bekerja layaknya router. Beberapa aplikasinya diantaranya;
  • Wingate
  • WinProxy
  • Winroute
  • Spygate
Baca juga:  Hari Kiamat: Pengertian, Jenis, dan Tanda-tandanya

2. Router Hardware, yaitu hardware yang mempunyai kemampuan seperti router. Dengan kemampuan tersebut.

router adalah

Hardware ini dapat digunakan untuk;

  • Membagi alamat IP (IP address)
  • Membagi jaringan internet di suatu wilayah, misalnya router sebagai acces point dan wilayah yang mendapat IP address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.

3. Router PC, yaitu suatu komputer dengan spesifikasi tinggi yang dimodifikasi sehingga dapat berfungsi sebagai router.

router adalah

Beberapa spesifikasi minimum yang harus ada pada komputer tersebut yaitu;

  • Prosessor Pentium II dengan hard drive 10 GB dan RAM 64.
  • Terdapat LAN Card.
  • Sistem operasi khusus router PC, Mikrotik.

Berdasarkan Mekanismenya

  1. Router Statis, yaitu router yang mampu untuk melakukan proses routing (penghalaan) dari suatu jaringan dimana prosesnya dilakukan secara manual oleh seorang administrator.
  2. Router Dinamis, yaitu router yang dapat melakukan proses routing (penghalaan) dapat berjalan secara otomatis dan dinamis setelah melalui pengaturan oleh seorang administrator jaringan.
  3. Router Wireless, yaitu router yang dapat bekerja tanpa menggunakan kabel karena hanya mengandalkan media udara untuk mengirimkan paket data.

Demikian penjelasan terkait cara kerja router beserta jenis kegunaannya. Semoga bermanfaat!

Tertarik dunia sains dan kepenulisan.

Be the first to comment

Leave a Reply