Reaksi Adisi: Pengertian, Proses, Contoh dan Manfaat [LENGKAP]

reaksi adisi adalah
Ilustrasi oleh dribbble.com

Reaksi Adisi adalah reaksi penggabungan dua atau lebih molekul membentuk suatu produk tunggal yang ditandai dengan hilangnya ikatan rangkap.

Reaksi ini berupa reaksi karakteristik dari senyawa tak jenuh seperti alkena dan alkuna.

Pengertian Reaksi Adisi

Reaksi adisi merupakan reaksi pemutusan ikatan rangkap. Reaksi ini terjadi pada senyawa alkena dan alkuna yang mengubah ikatan rangkap dua pada alkena menjadi ikatan tunggal dan mengubah ikatan rangkap tiga pada alkuna menjadi ikatan rangkap dua.

Ikatan rangkap yang dimiliki oleh alkena dan alkuna menyebabkan senyawa-senyawa ini lebih reaktif dibandingkan dengan alkana, sehingga ikatan rangkap dua pada alkena dan ikatan rangkap tiga pada alkuna dapat dengan mudah bereaksi dengan senyawa lain seperti hidrogen dan halogen (F, Cl, Br, I).

Secara umum, reaksi adisi pada alkena dapat diilustrasikan seperti berikut.

reaksi adisi pada alkena

Reaksi Adisi

Reaksi adisi memutuskan ikatan rangkap menjadi ikatan tunggal, atau pengubahan senyawa jenuh menjadi tak jenuh. Akan tetapi, reaksi adisi tidak dapat terjadi pada alkana golongan hidrokarbon jenuh karena alkana tidak punya ikatan rangkap.

Nucleofiele additie - Wikipedia
Reaksi Adisi Nukleufil

Pada reaksi adisi, terjadi hal – hal sebagai berikut:

  1. Ada atom atau gugus atom yang ditambahkan pada suatu molekul.
  2. Tidak ada bagian dari molekul tersebut yang hilang atau digantikan.
  3. Hanya terjadi pada senyawa yang mempunyai ikatan rnagkap dua dn ikatan rangkap tiga.

Berikut ini adalah senyawa – senyawa yang mengalami reaksi adisi.

Proses reaksi adisi halogen terhadap alkena atau alkuna

Rumus umum reaksi :

Keterangan :
R dan R’ boleh sama boleh berbeda. R adalah golongan alkil apapun yang sesuai atau boleh juga atom H.

Baca juga:  Mollusca: Pengertian, Struktur, Ciri, Klasifikasi, Manfaat + Contohnya [LENGKAP]

Pada alkuna, jumlah halogen yang dibutuhkan untuk mengadisinya adalah dua kali lebih banyak dibandingkan alkena. Hal ini disebabkan karena ikatan rangkap tiga pada alkuna.

Contoh :

  • Adisi pada alkena

                3-metil pentuna                                2,3-dikloro-3-metil pentana

  • Adisi pada alkuna

CH3 – CH2 – C ≡ CH + 2Br2 → CH3 – CH2 – CBr2 – CHBr2

Keterangan:
Reaksi adisi pada alkuna terjadi dua tahap. Tahap pertama, satu ikan rangkap tiganya putus menghasilkan senyawa alkena. Kemudian reaksi adisi berlanjut dengan pemutusan satu lagi ikatan rangkapnya menghasilkan alkana.

Oleh karena itulah jumlah halogen yang dibutuhkan untuk mengadisi satu buah molekul alkuna adalah dua buah.

Proses reaksi adisi hidrogen terhadap alkena dan alkuna

Reaksi ini umumnya menggunakan katalis platina atau nikel. Hal ini disebabkan karena reaksi tidak akan berlangsung tanpa adanya katalis karena H2 berbentuk gas.

Rumus umum reaksi :

Contoh :

  • Alkena

CH3 – CH = CH – CH3 + H2 → CH3 – CH2 – CH2 – CH3
         2 – butena                            butana

  • Alkuna

CH3 – C ≡ CH + 2H2 → CH3 – CH2 – CH3

Keterangan:
Dari reaksi di atas, dapat disimpukan reaksi adisi alkena atau alkuna dengan halogen menghasilkan haloalkana (alkil halida) sedangkan dengan gas H2 menghasilkan alkana.

Proses reaksi adisi alkilhalida/haloalkana terhadap alkena dan alkuna

Aturan Markovnikov pada Reaksi Adisi Alkena - Your Chemistry A+
Aturan Markov-Nikoff pada Reaksi Adisi Alkena

Rumus umum reaksi :

Pada adisi ini berlaku aturan Markov – Nikoff . Jika kalian ingin lebih detail tentang reaksi ini, bisa kunjungi ling tersebut. Intinya adalah:

  1. Jika senyawa alkena dan alkunanya simetris, maka H dan X kan terikat di sembarang C yang berikatan rangkap.
  2. Jika senyawa alkena dan alkunanya tidak simetris, maka H akan terikat pada C yang mengandung lebih banyak H.
Baca juga:  Pasar Monopoli : Kelebihan, Kekurangan, Ciri dan Contoh [LENGKAP]

Contoh :

CH3 – CH = CH – CH3 + H – F → CH3 – CH2 – CHF – CH3 atau CH3 – CHF – CH2 – CH3

(kedua senyawa adalah sama walaupun letak terikatnya H dan F berbeda. Hal ini disebabkan karena senyawa alkenanya simetris/ikatan rangkap terletak dibagian tengah).

CH2 = CH – CH3 + H – F → CH3 – CHF – CH3

(H akan masuk ke C yang paling kiri, karena diantara dua C yang berikatan rangkap, atom C sebelah kiri memiliki jumlah H terbanyak)

Selain pada alkena dan alkuna, reaksi adisi juga dapat terjadi pada senyawa lainnya seperti aldehid, keton dan asam karboksilat.

Contoh dan Manfaat Reaksi Adisi

Reaksi adisi dapat digunakan untuk membedakan alkena dengan alkuna. Reaksi pengenalan ini dilakukan dengan menambahkan bromin (Br2) yang berwarna merah cokelat.

Terjadinya reaksi adisi ini ditandai dengan hilangnya warna merah cokelat dari bromin. Sebab alkana tidak memiliki ikatan rangkap (tidak mengalami reaksi adisi) warna merah dari bromin tidak berubah.

Berikut beberapa contoh reaksi adisi:

contoh reaksi adisi

Nah, itulah penjelasan tentang Reaksi Adisi, dari pengertian, proses reaksinya beserta contoh dan manfaatnya. Semoga bermanfaat!

Referensi: studiobelajar.com |avkimia.com | wikipedia.com

Tertarik dunia sains dan kepenulisan.

Be the first to comment

Leave a Reply