Obligasi – Pengertian, Jenis dan Contohnya [PENJELASAN LENGKAP]

Ilustrasi oleh dribbble.com

Obligasi adalah suatu istilah yang digunakan dalam dunia keuangan yang merupakan suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi. Berikut ulasan lanjut mengenai obligasi meliputi pengertian, jenis dan contohnya.

Dalam dunia pasar modal terdapat istilah obligasi. Surat obligasi termasuk ke dalam jenis investasi yang menguntungkan.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa obligasi adalah suatu istilah yang digunakan dalam dunia keuangan yang merupakan suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi. Istilah sederhananya, obligasi merupakan surat utang jangka menengah atau panjang yang dapat diperjualbelikan.

Dalam obligasi terdapat pernyataan berupa janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran.

Obligasi termasuk salah satu investasi Efek berpendapatan tetap yang bertujuan untuk memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi stabil. Kondisi investasi yang relatif stabil ini juga disertai dengan resiko yang relatif stabil pula jika dibandingkan dengan saham.

Jenis Obligasi dan Contohnya

obligasi adalah

Dalam praktiknya terdapat beberapa jenis obligasi. Berikut ulasan lanjut mengenai jenis obligasi.

Obligasi Berdasarkan Penerbit

1. Corporate Bonds (Obligasi Korporasi)

Jenis obligasi korporasi merupakan obligasi yang diterbitkan oleh suatu perusahaan baik perusahaan swasta maupun milik pemerintah (BUMN).

Contoh obligasi korporasi :

Perusahaan swasta PT. Astra Honda Motor (AHM) menerbitkan surat utang (obligasi) senilai dengan Rp 500 miliar. Surat tersebut keluar pada tahun 2017 dengan tingkat bunga tetap dalam jangka tiga tahun.

2. Government Bonds (Obligasi Pemerintah)

Jenis investasi obligasi ini diterbitkan oleh pemerintah. Pertama kalinya Indonesia menerbitkan surat obligasi pada tahun 2006.

Dalam pembagian lebih lanjut, obligasi pemerintah terbagi menjadi beberapa jenis sebagai berikut.

  • Obligasi Rekap : Diterbitkan dengan tujuan khusus dalam rangka Program Rekapitulasi Perbankan
  • Surat Utang Negara (SUN) : Diterbitkan untuk membiayai defisit APBN.
  • Obligasi Ritel Indonesia (ORI): Sama dengan SUN, diterbitkan guna membiayai defisit APBN. Namun obligasi ORI memiliki nominal kecil sehingga dapat dibeli secara ritel.
  • Surat Berharga Syariah Negara / Obligasi Syariah Obligasi Sukuk: Sama halnya dengan SUN. Obligasi syariah bertujuan untuk membiayai defisit APBN dengan menawarkan surat obligasi sesuai prinsip syariah.

3. Municipal Bonds (Obligasi Daerah)

Sesuai dengn namanya, jenis obligasi daerah diterbitkan oleh pemerintah daerah. Hal ini bertujuan untuk pembangunan yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat di daerah tersebut.

Contoh Obligasi Daerah:

Pemerintah daerah memberikan surat obligasi bagi perusahaan pemborong pembangunan daerah tersebut.

Obligasi Berdasarkan Sistem Pembayaran Bunga

1. Zero Coupon Bonds

Obligasi yang satu ini pembayaran bunganya dilakukan sekaligus yaitu pada saat jatuh tempo.

2. Coupon Bonds

Obligasi ini pembayarannya dilakukan secara periodik sesuai dengan ketentuan dari penerbit.

3. Fixed Coupon Bonds

Obligasi ini sesuai dengan tingkat kupon bunga yang sudah ditetapkan sebelum memasuki masa penawaran pada pasar perdana dan pembayarannya dilakukan secara bertahap.

4. Floating Coupon Bonds 

Yang terakhir Floating Coupon Bonds, jenis obligasi yang tingkat bunga ditentukan sebelum jangka waktu tertentu atau mengacu pada beberapa ketentuan. Seperti contohnya ATD atau Average Time Deposit.


Demikian penjelasan obligasi yang meliputi pengertian, jenis dan contohnya. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait