Rumah Adat Papua : Nama, Struktur, Fungsi, beserta Gambarnya

nama rumah adat papua
Ilustrasi oleh dribbble.com

Nama-nama rumah adat Papua diantaranya adalah rumah adat Honai, Ebai, Wamai, Kariwari, Rumstram, Korowai dan rumah Kaki Seribu.

Selama ini kita mengenal rumah adat suku Papua sebagaimana bentuknya seperti Honai.

Berbentuk sederhana, rumah adat Papua memiliki filosofi tersendiri. Rumah adat yang tidak memiliki jendela ini bermaknakan kesatuan dan persatuan.

Struktur Rumah Adat Papua

Rumah adat papua umumnya terbuat dari bahan alami seperti kayu, dinding anyaman, dan jerami. Bahan ini merupakan bahan ramah lingkungan.

Bentuk atap yang menutup ke bawah bertujuan melindungi permukaan dinding agar tidak basah karena hujan. Selain itu, bentuk atap demikian membantu kestabilan suhu dalam rumah. Sebab, jika malam hari, suhu di area setempat bisa sangat dingin mencapai 10 – 15 C.

Berbeda dengan rumah pada umumnya, khususnya Hanoi hanya memiliki satu ruang perapian di tengah ruangan sebagai tempat berkumpul menghangatkan diri.

Terdapat dua tingkat dalam rumah honai. Lantai satu digunakan untuk menjamu tamu, sedangkan lantai dua digunakan untuk tempat tidur.

Fungsi Rumah Adat Papua

Seperti pada umumnya, rumah adat Papua berfungsi sebagai tempat tinggal, berteduh, beristirahat bersama keluarga dan kerabat.

Umumnya, beberapa rumah juga digunakan sebagai kandang babi, tempat penyimpanan asil panen, serta tempat pengasapan mumi.

Khususnya rumah honai, dihuni oleh kaum laki-laki. Jenis rumah Hanoi ini juga berfungsi sebagai penyimpanan peralatan perang dan berburu.

Para laki-laki dewasa mengajarkan kepada anak laki-laki cara berburu dan perang untuk melindungi sukunya. Hal ini merupakan budaya warisan leluhur untuk mempertahankan keberadaan suku asli Papua.

Rumah adat yang hanya memiliki satu ruang ini juga berfungsi untuk menyatukan semua penghuninya. Dengan ini diharapkan penghuni rumah dapat berkumpul berdiskusi sehingga memiliki tujuan yang satu.

Baca juga:  Perkembangan Teori Atom dari Atom Dalton hingga Mekanika Kuantum

Selain itu, rumah adat Papua menyimbolkan kepribadian, martabat atau harga diri dari suku asli Papua. Kelestarian budaya ini harus dijaga hingga anak cucu mereka kelak.

Gambar Rumah Adat Papua

Rumah adat Papua dikenal identik dengan Honai. Selain rumah Honai, terdapat rumah adat lainnya juga. Berikut adalah beberapa gambar dari rumah adat suku-suku di Papua.

1. Honai

Rumah adat Honai merupakan jenis rumah adat yang paling dikenal. Jenis rumah adat ini merupakan rumah adat suku Dani.

Bangunan rumah Honai berbentuk bundar dengan tinggi mencapai 2,5 meter. Rumah ini memiliki kerangka kayu, dinding anyaman, dengan atap kerucut yang dibentuk dari jerami.

Rumah Honai tidak memiliki jendela dengan hanya satu ruang di tengah sebagai tempat perapian.

Istilah honai berasal dari kata ‘hun‘ yang berarti laki-laki dan ‘ai‘ yang berarti rumah. Oleh seba itulah rumah honai hanya dihuni oleh orang laki-laki dari suku Dani.

2. Ebai

Berbeda dengan rumah Honai, rumah adat Papua Ebai ini khusus dihuni oleh perempuan. Rumah adat Ebai termasuk rumah adat dari suku Dani.

Rumah adat Ebai memiliki rupa yang hampir sama dengan rumah Honai tapi dengan ukuran yang lebih pendek dan kecil.

Nama rumah adat Ebai berasal dari ‘ebe’ yang berarti tubuh dan ‘ai‘ yang berarti rumah. Maknanya, rumah adat Ebai merupakan rumah bagi perempuan yang dianggap sebagai tubuh bagi kehidupan.

Oleh suku Dani, di rumah adat Ebai inilah tempat para ibu melahirkan dan mendidik anak mereka.

3.Wamai

Selain Honai dan Ebai, terdapat juga rumah adat Papua yang bernama Wamai.

Rumah adat Wamai tidak terletak jauh dari Honai dan Ebai. Biasanya, rumah Wamai digunakan sebagai kandang ayam, babi, anjing atau kambing.

4. Kariwari

nama rumah adat papua

Agak berbeda dengan rumah adat suku Dani. Rumah adat Kariwari merupakan milik suku Tobati-Enggros yang hidup di tepi danau Sentani, Jayapura.

Baca juga:  Maksud dan Arti Lambang ASEAN beserta Latar Belakangnya

Rumah Kariwari berbentuk limas segi delapan yang terbuat dari bambu, kayu, besi, dan daun sagu hutan. Terdiri dari tiga lantai, lantai pertama untuk belajar, kedua sebagai tempat pertemuan kepala suku, dan lantai ketiga untuk istirahat.

Hanya remaja laki-laki minimal dua belas tahun yang bisa belajar di bangun rumah Kariwari ini.

5. Rumstram

nama rumah adat papua

Rumah adat Rumstram merupakan rumah adat miliki suku Biak Numfor. Suku ini tinggal di bagian pesisir pantai utara di Papua.

Bangun dari rumah Rumstram unik karena atap yang menyerupai kapal terbalik.

Rumah Kiwari berfungsi sebagai tempat remaja laki-laki belajar dan mencari pengalaman hidup.

6. Kaki Seribu

nama rumah adat papua

Di daerah pegunungan Arfak, terdapat bangunan rumah Adat yang berbentuk seperti rumah paggung.

Bentuk rumah Kaki Seribu terdiri dari pondasi kayu bulat kecil dengan jumlah yang sangat banyak. Oleh sebab inilah mengapa rumah ini disebut sebagai Mod Aki Aksa atau Iqkojei atau nama lain dari rumah Kaki Seribu.

7. Korowai

Satu lagi yang unik dari rumah adat di Papua, oleh masyarakat suku Korowai.

Seperti rumah pohon, rumah ini khusus dibangun di atas pohon dengan ketinggian 15-30 meter di atas permukaan tanah. Rumah Korowai dibangun dari kayu dengan atap dari daun.

Bangun rumah ini berada di atas pohon untuk menghindari adanya gangguan binatang atau roh jahat laleo. Laleo yaitu merupakan orang asing yang tidak termasuk suku Korowai.


Terimakasih telah membaca artikel Saintif tentang nama rumah adat papua. Semoga bermanfaat ya!

Mahasiswi Departemen Fisika Universitas Diponegoro dengan bidang ilmu Fisika Material

Be the first to comment

Leave a Reply