Metamorfosis Sempurna dan Tak Sempurna: Penjelasan, Perbedaannya

metamorfosis sempurna
ilustrasi oleh dribbble.com

Metamorfosis sempurna merupakan metamorfosis yang melewati tahapan-tahapan mulai dari telur – larva – pupa – imago (dewasa).

Contoh metamorfosis sempurna terjadi pada kupu-kupu, kodok, serta nyamuk.


Metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan struktur setelah penetasan. Proses ini melibatkan perubahan bentuk atau struktur melalui pertumbuhan sel dan diferensiasi sel.

Metamorfosis umumnya dapat ditemukan dalam kelompok serangga. Setiap serangga mengalami proses perubahan bentuk dari telur hingga ke bentuk dewasa yang melakkan reproduksi.

Metamorfosis biasanya terjadi pada fase yang berbeda-beda, dimulai dari larva atau nimfa, kadang melewati fase pupa, dan berakhir sebagai spesies dewasa.

Molting merupakan proses pergantian kulit pada hewan. Pada serangga biasanya mengalami empat kali molting.

Pada proses ini terjadi pembentukan kulit baru dan membentuk alat-alat tubuh yang diperlukan menjelang dewasa. Hewan yang mengalami metamorfosis cukup banyak, yaitu katak dan kelompok serangga.

Metamorfosis tidak sempurna (Hemimetabola)

Metamorfosis tidak sempurna merupakan metamorfosis yang melewati tiga tahapan, yaitu dari telur – nimfa – imago (dewasa).

Metamorfosis ini biasanya terjadi pada serangga, seperti capung, belalang, kecoak, jangkrik, dan lainnya. Adapun beberapa ciri-cirinya, yaitu:

  • Memiliki bentuk dewasa yang tidak mencolok dalam daur hidupnya
  • Bentuk larva disebut nimfa
  • Nimfa memiliki kemiripan dengan bentuk dewasa (imago)
  • Organ reproduksi nimfa belum berkembang
  • Organ reproduksinya akan berkembang setelah dewasa
  • Tidak terbentuk tahap pupa (kepompong)

Contoh metamorfosis tidak sempurna adalah belalang.

metamorfosis tidak sempurna

Tahap perkembangan metamorfosis tidak sempurna pada belalang sebagai berikut:

  • Telur
    Telur belalang diletakkan dengan cara membentuk paket telur yang disebut ooteka.

    Bahan untuk melekatkan telur berasal dari kelenjar aksesoris.
  • Nimfa
    Nimfa adalah serangga muda yang mempunyai sifat dan bentuk sama dengan individu dewasanya. Pada fase ini, belalang mengalami pergantian kulit (eksdisis).

    Tiap tahapan diantara pergantian kulit disebut instar. Nimfa dapat memerlukan waktu dari 4 minggu hingga beberapa tahun untuk menjadi dewasa.
  • Imago
    Imago adala fase dewasa yang ditandai dengan perkembangan baik seluruh organ tubuh dan alat reproduksi yang sudah matang.
Baca juga:  Kegiatan Ekonomi - Kegiatan Produksi, Distribusi, dan Konsumsi

Metamorfosis sempurna (Holometabola)

Metamorfosis sempurna merupakan metamorfosis yang melewati tahapan-tahapan mulai dari telur – larva – pupa – imago (dewasa).

Adapun perkembangan metamorfosis sempurna pada umumnya, yaitu:

  • Telur menetas menjadi larva. Larva umumnya mengalami molting hingga empat kali sehingga terbentuk larva stadium satu hingga empat. Pada tahap larva, serangga sangat aktif makan.
  • Larva stadium empat akan berkembang menjadi pupa (kepompong). Pada tahap ini, pupa tidak aktif makan, tetapi proses metabolisme tetap terus berlangsung. Pupa akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan menjadi serangga dewasa (imago).

Contoh metamorfosis sempurna adalah pada kupu-kupu.

metamorfosis sempurna

Tahap perkembangan metamorfosis sempurna pada kupu-kupu, yaitu:

  • Telur
    Telur akan menetas menjadi larva setelah 3-5 hari.
  • Larva (ulat)
    Telur akan menetas menjadi larva dan larva akan aktif untuk mencari makan.

    Pada saat pertumbuhan, kulit luar larva tidak ikut meregang, tetapi ketika kulit luar larva menjadi ketat, maka akan terjadi proses molting sebanyak 4-6 kali.

    Larva akan memasuki tahap pupa setelah mencapai pertumbuhan maksimalnya.
  • Pupa (kepompong)
    Pupa terlihat seperti periode istirahat bagi ulat, tetapi di dalam pupa terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan menjadi kupu-kupu yang berlangsung sekitar 7-20 hari.
  • Kupu-kupu
    Kupu-kupu muda akan keluar dari kepompong dan merentangkan sayapnya.

    Setelah sayapnya kering dan kuat, kupu-kupu muda akan mencoba terbang. Kupu-kupu muda akan tumbuh menjadi kupu-kupu dewasa yang berada pada tahap dewasa (imago).

Referensi:

  • kelaspintar.id

Be the first to comment

Leave a Reply