Masalah Ekonomi di Indonesia: Pengertian, Faktor Pendorong, dan Dampak

masalah ekonomi
Ilustrasi oleh dribbble.com

Masalah ekonomi sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari baik dalam jual beli, kegiatan ekonomi ataupun ekspor dan impor.

Di Indonesia sendiri adapun beberapa penyebab problematika ekonomi seperti pengangguran, kemiskinan, inflasi, sistem ekonomi dan sebagainya sehingga mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan kebutuhan manusia dengan alat pemenuh kebutuh yang terbatas.

Pengertian Masalah Ekonomi

Masalah ekonomi adalah masalah yang terjadi akibat terbatasnya sumber daya dibandingkan dengan kebutuhan manusia yang bermacam-macam dan tidak dapat dikontrol.

Kebutuhan ekonomi yang semakin kompleks menyebabkan timbulnya ketergantungan sosial yang tinggi dan ketersediaan sumber daya yang dibutuhkan tidak bisa memenuhi keinginan kita. pokok Masalah klasik inilah yang sering kita temui.

Faktor Pendorong Masalah Ekonomi di Indonesia dan dampaknya

Adapun beberapa faktor penyebab masalah ekonomi:

1. Kemisikinan

masalah ekonomi indonesia

Masalah kemiskinan menjadi salah satu faktor penyebab masalah ekonomi di Indonesia. Masyarakat tidak bisa hidup layak sehingga taraf hidupnya turun akibat kemiskinan kemampuan daya beli barang dan jasapun  menurun.

Menurut data BPS Maret 2021, jumlah penduduk miskin berjumlah 29,13 juta jiwa (11,96 %). Jumlah ini berkurang 0,89 juta jiwa dalam periode 1 tahun. Menurunnya jumlah kemiskinan akan menurunkan harga komoditas makanan sehingga harga makanan bisa semakin terjangkau.

2. Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi menjadi tolak ukur keberhasilan negara tersebut dalam memajukan negaranya. Pertumbuhan ekonomi ditinjau dari tingkat produksi barang dan jasa dalam kurun waktu tertentu.

Problematika di Indonesia yang sering terjadi berkaitan dengan masalah modal dan investasi yang masih bergantung pada invesitasi pihak asing.

Baca juga:  Standar Ukuran Batu Bata Merah untuk Bangunan dan Harganya

3. Pengganguran

masalah ekonomi
media.robsjobs.co

Pengangguran adalah salah satu masalah ekonomi di Indonesia yang terjadi akibar kurangnya jumlah lapangan kerja dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja.

Menurut data BPS, Februari 2012 jumlah pengganguran di Indonesia mencapai 7,61 juta jiwa dan semakin turun dari tahun sebelumnya yaitu 7,7 juta jiwa. Apabila tingkat pengganguran semakin turun maka taraf ekonomi Indonesia semakin baik.

4. Inflasi

Tingkat inflasi di Indonesia tahun 2011 mencapai 3,79%, berdasarkan riset BPS. Inflasi terjadi akibat tingginya permintaan sedangkan kemampuan permintaan barang dan jasa tidak seimbang dengan jumlah produksi serta kenaikan biaya produksi.

Inflasi ini ditandai dengan kenaikan harga secara menyeluruh sehingga daya beli masyarakat menjadi turun. Dampak inflasi yaitu melemahnya nilai rupiah, ketidakstabilan ekonomi negara dan lesunya kegiatan ekonomi.

5. Hutan Luar Negeri

masalah hutang negara
padek.co

Indonesia memiliki hutang luar negeri yang sangat banyak yaitu lebih dari 100 miliar dolar. Hutang yang terus menumpuk akan menyebabkan berbagai masalah ekonomi misalnya nilai mata uang yang terus menurun.

6. Ketidakmampuan Industrial

Industri di negara kita hanya mampu merakit barang saja dan masih bergantung pada bahan baku, teknologi dari negara asing.

Karena tidak mengelola industri sendiri dengan baik, akibatnya sebagian keuntungan dibawa ke luar negeri dan pekerja lokal hanya mendapatkan upah buruh dan pendapatan dari pajak.

7. Rendahnya penguasaan iptek

ekonomi
antaranews.com

Dari segi penguasaan iptek, Negara Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan negara-negara maju seperti Amerika, Inggris dan lain-lain.

Pengusaan iptek yang kurang mengakibatkan Indonesia tidak mampu mengelola kekayaan alamnya dan berdampak pada kehidupan ekonomi yang tidak pernah maju.

Demikian penjelasan mengenai masalah ekonomi di Indonesia beserta faktor penyebabnya. Semoga bermanfaat!

Baca juga:  5 Contoh Batasan Masalah Penelitian: Fungsi dan Cara Membuatnya

Referensi:

  • pahamify.com
  • gurupendidikan.com
Lulusan Departemen Fisika Universitas Diponegoro. Senang belajar dan meneliti.

Be the first to comment

Leave a Reply