Infrastruktur: Pengertian, Jenis, Komponen dan Contohnya

ilustrasi oleh dribbble.com

Infrastruktur adalah fasilitas-fasilitas fisik yang dikembangkan atau dibutuhkan oleh agen-agen publik untuk fungsi-fungsi pemerintahan dalam penyediaan air serta selengkapnya dalam artikel ini.

Suatu negara tidak bisa terlepas dari yang namanya pembangunan dan infrastruktur. Infrastruktur sendiri sering dikaitkan dengan fasilitas umum, digunakan khalayak yang dapat digunakan secara berkesinambungan.

Namun pada dasarnya infrastruktur tidak hanya terikat pada suatu benda atau tempat saja (fisik) melainkan dalam segala aspek.

Pengertian Infrastruktur menurut American Public Works Association, Infrastruktur adalah fasilitas-fasilitas fisik yang dikembangkan atau dibutuhkan oleh agen-agen publik untuk fungsi-fungsi pemerintahan dalam penyediaan air, tenaga listrik, pembuangan limbah, transportasi dan pelayanan-pelayanan similar untuk memfasilitasi tujuan-tujuan sosial dan ekonomi.

Berikut ini merupakan penjelasan lebih lanjut mengenai infrastuktur.

Pengertian infrastruktur menurut ahli

Pengertian infrastruktur ialah suatu sistem yang menunjang sistem sosial dan ekonomi yang secara sekaligus menjadi penghubung sistem lingkungan, dimana sistem ini bisa digunakan sebagai dasar dalam mengambil kebijakan.

Dalam ilmu ekonomi, arti infrastruktur ialah wujud modal publik “public capital” yang terdiri dari jalan umum, jembatan, sistem saluran pembuangan dan lainnya, sebagai investasi yang dilakukan oleh pemerintah.

Jenis-jenis infrastruktur

Seperti yang sudah dikatakan sebelumya bahwa infrastruktur tidak hanya terikat pada sesuatu yang fisik saja namun dalam segala  aspek maksudnya infrastruktur lebih seperti system fundamental dalam mengambil keputusan.

Infrastruktur meliputi 3 jenis yaitu infrastruktur keras, keras non fisik dan infrastuktur lunak. Berikut penjelasanya:

1. Infrastruktur keras

Infrastruktur keras adalah sebuah fasilitas umum secara  fisik dapat digunakan langsung seperti pelabuhan, jalan raya, bandara, dermaga, kereta api dan saluran iriagsi

2. Infrastruktur keras non-fisik

Infrastuktur keras non fisik merupakan fasilitas public namun harus melalui proses pengolahan terkait dengan fungsi utilitas publik.

Hal ini seperti ketersediaan air bersih bersama dengan instalasi pengolahan air dan jaringan pipa penyalur, pasokan listrik, jaringan telekomunikasi (telepon dan internet), dan pasokan energi seperti minyak bumi, biodiesel, dan gas bersama dengan pipa distribusi .

3. Infrastruktur lunak

Ini juga biasa disebut kerangka kerja kelembagaan atau kelembagaan yang mencakup berbagai nilai (termasuk etika kerja), norma-norma (terutama yang telah dikembangkan dan dikodifikasikan menjadi peraturan dan undang-undang hukum), dan kualitas layanan publik yang disediakan oleh berbagai pihak terkait terutama pemerintah.

Komponen dan contoh infrastruktur

Infrastruktur pun memiliki beberapa jenis komponen di dalamnya. Komponen dalam hal ini termasuk dalam bagian infrastruktur itu sendiri.

Mengacu sebagaimana diatur oleh American Public Works Associations, komponen infrastruktur pada prinsipnya mencakup segala jenis fasilitas umum yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari – hari masyarakat maju.

Komponen-komponen infrastuktur antara lain:

Komponen infrastruktur yang memiliki input

Karakteristik dari komponen ini berfokuskan pada jenis infrastruktur yang dapat memberikan masukan/hasil bagi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Contohnya, pasokan sumber listrik dan air bersih dalam kehidupan sehari – hari masyarakat umum.

Komponen karakteristik infrastruktur yang mengambil output

Karakteristik dari komponen ini berfokuskan pada pengambilan output yang dihasilkan dari kegiatan masyarakat.

Contohnya, sistem pembuangan sampah atau limbah, sistem pendukung saluran air/drainase, dan lainnya.

Komponen infrastruktur gabungan dari keduanya

Karakteristik dari komponen ini berfokus pada gabungan dari dua karakteristik sebelumnya.

Yakni berfokus pada proses pemberian dan pengambilan sesuatu dari kehidupan sehari – hari masyarakat seperti penggunaan jaringan telekomunikasi sebagai contohnya.

Masyarakat memberikan input untuk mengakses komponen infrastruktur yang menopang kegiatan sosial dan ekonominya, yakni membayar tagihan telepon.

Dan masyarakat pun mendapatkan output nya yakni akses jaringan telekomunikasi sebagai penopang kegiatannya di bidang sosial dan ekonomi.

Artikel Terkait