5 Fakta Menarik Tentang Puasa, Mulai dari Sumber Energi sampai Menyegerakan Berbuka Puasa

Puasa punya manfaat yang besar, dan hal ini telah dibuktikan dengan berbagai data ilmiah.

Berikut ada beberapa fakta menarik tentang puasa:

Sumber Energi Tubuh Saat Berpuasa

Sebenarnya tubuh tidak dalam “fase berpuasa” sampai sekitar delapan jam setelah makan sahur. Mengapa demikian?

Waktu sekitar delapan jam itu dipakai tubuh untuk mencerna dan menyerap gizi dan nutrisi dari makanan dan minuman.

Setelah memasuki fase “puasa”, tubuh akan mulai mengandalkan glukosa yang tersimpan dalam hati dan otot sebagai sumber energi.

Makin lama, saat cadangan glukosa itu habis, maka lemak tubuh akan menjadi sumber energi selanjutnya.

Penggunaan lemak ini bermanfaat dalam menurunkan berat badan dan kolesterol darah.

Anjloknya kadar gula darah bisa menyebabkan tubuh merasa lemah, lesu, sampai bisa pusing, dan mual-mual.

Kondisi ini seringkali terjadi pada fase awal bulan puasa karena tubuh belum terbiasa.

Tidak Baik Jika Langsung Tidur Setelah Makan Sahur

Tidur saat puasa

Setelah makanan masuk ke perut, lambung akan mencernanya lalu diserap untuk dijadikan energi.

Oleh sebab itu setidaknya ada jarak waktu sekitar dua jam untuk mencerna makanan.

Sementara jika kita tidur, fungsi tubuh kecuali kerja jantung, otak, dan paru-paru akan dimatikan. Sehingga tidur setelah makan tidak akan memberi waktu cukup untuk mencerna makanan.

Alhasil, makanan akan tertimbun sia-sia di perut.

Selain itu, berikut resiko yang bisa terjadi ketika langsung tidur setelah makan:

  • Lemak tubuh menimbun
  • Asam lambung naik
  • Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau refluks asam lambung
  • Diare
  • Stroke

Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut saat puasa

Bau mulut bisa mucul sebab organ-organ pada mulut. Bau ini bisa berasal dari sisa-sisa makanan yang tertinggal di gigi lalu membusuk.

Baca juga:  11+ Channel Youtube Sains Luar Negeri Terbaik

Selain itu, bisa juga disebabkan adanya karang gigi, gigi berlubang, dan sistem pencernaan.

Apalagi hal ini bisa diperparah karena rongga mulut kekurangan air ludah.

Faktor lainnya bisa disebabkan sistem pencernaan. Dalam sistem pencernaan terdapat cairan yang akan tetap keluar meski tubuh tidak mendapat asupan makanan.

Cairan inilah yang mengakibatkan munculnya bau busuk atau tak sedap.

Selain itu, pembakaran cadangan lemak akan melepaskan bahan kimia keton bersamaan dengan keluarnya nafas.

Inilah yang membuat nafas dan bau mulut kita menjadi tidak sedap saat berpuasa.

Diantara cara untuk mengantisipasi bau mulut adalah:

  • Memperbanyak minum air putih saat sahur
  • Menggosok gigi setelah tidur dan setelah sahur
  • Menggosok gigi dengan benar sehingga tidak ada sisa-sisa makanan yang tertinggal
  • Menghindari makanan yang menimbulkan bau tak sedap

Dianjurkan untuk Menyegerakan Berbuka

Menyegerakan berbuka sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Menunda-nundanya bisa menimbulkan masalah, diantaranya:

  • Kadar gula darah turun

Kadar gula darah akan menurun sepanjang hari saat berpuasa. Asupan makanan yang telah diubah menjadi glukosa akan dipakai sebagai sumber energi.

Oleh sebab itu, ketika waktu berbuka tiba sangat dianjurkan untuk menyegerakan berbuka. Agar tubuh segera memperoleh nutrisi.

  • Tubuh menjadi lebih dehidrasi

Saat berpuasa, tidak ada cairan yang masuk sejak sahur hingga berbuka. Kondisi ini bisa membuat dehidrasi.

Jika berbuka ditunda, tubuh akan menjadi lebih dehidrasi.

Dehidrasi bisa mengganggu fungsi kerja organ tubuh secara keseluruhan.

  • Gastritis

Gastritis bisa terjadi karena asam lambung selama puasa lebih lama bersentuhan dengan dinding lambung.

Hal ini bisa menyebabkan lapisan dalam lambung membengkak atau meradang.

Selain menyegerakan berbuka, untuk menghindari gastritis adalah tidak makan berlebihan.

Baca juga:  6 Musisi bergelar doktor, salah satunya doktor fisika dari Indonesia

Dianjurkan untuk minum banyak air dan makan makanan yang kaya serat. Contohnya seperti sayuran dan buah-buahan segar.

Berbuka puasa dengan yang manis-manis

Buka puasa dengan yang manis

Mulai saat sahur, simpanan gula darah akan terus menurun sepanjang hari. Padahal gula darah sangat berperan penting sebagai sumber energi.

Makanan atau minuman dengan gula tambahan memang bisa meningkatkan kadar gula darah. Contohnya teh manis, atau pisang goreng.

Tapi sebenarnya tidak memiliki gizi yang cukup untuk menggantikan nutrisi yang diperlukan sepanjang hari.

Oleh sebab itu sangat dianjurkan untuk berbuka dengan makanan atau minuman manis alami, seperti:

  • Jus buah
  • Kurma
  • Es buah tanpa pemanis
  • Buah segar, buah kering, atau yang dibekukan

Ya itulah beberapa fakta menarik seputar puasa.

Selamat menjalankan ibadah puasa

Referensi

About Muhammad Iir 48 Articles
Mahasiswa Fisika Universitas Diponegoro. Tertarik dengan segala hal baru di dunia ilmu pengetahuan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*