Bacaan Ijab Kabul dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesianya

ijab kabul bahasa arab
ilustrasi oleh dribbble.com

Bacaan ijab kabul bahasa arab adalah Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka binti…. (sebutkan nama ayah) alal mahri…. (subutkan mahar) hallan.

Semua manusia yang sudah dewasa sesuai kodratnya diciptakan untuk berpasang-pasangan. Melalui pernikahan kedua insan saling dipertemukan.

Pernikahan adalah ikatan suci yang menyatukan antara laki-laki dan perempuan sehingga menjalin ikatan yang halal. Didalamnya terdapat sebuah perjanjian yang mengikat antara kedua mempelai melalui ikatan yang disebut akad nikah.

Akad nikah dilakukan dengan sighat ijab dan kabul. Akad nikah adalah salah satu rukun nikah yang wajib ada dalam pernikahan sehingga, terutama apabila shigat ijab dan qabul tidak benar maka bisa dikatakan akad nikah tidak sah dalam pernikahan tersebut.

Oleh karena itu, ijab kabul adalah unsur yang sangat penting dalam akad nikah. Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa ijab-qabul akad nikah boleh dilakukan dengan bahasa, kata-kata atau perbuatan dalam apa saja oleh masyarakat yang dianggap sudah menyatakan terjadinya pernikahan.

Para ulama fikih ada yang berpendapat bahwa kabul boleh diucapkan dengan kata-kata bahasa apapun, tidak dengan satu bahasa dan kata-kata khusus.

Nah, dengan menggunakan kata-kata yang dapat dimengerti dan menyatakan rasa ridho dan setuju.

bacaan ijab kabul

Adapun ulama yang berpendapat lain, sebagian berpendapat bahwa ijab kabul lebih afdhal diucapkan dengan bahasa arab.

Namun semua itu bergantung pada niat, dalam ijab kabul yang terpenting adalah niat dan tidak pula disyaratkan menggunakan kata-kata khusus. Bisa menggunakan lafal yang dianggap sesuai maknanya dan menurut hukum bisa dimengerti maka hukumnya adalah sah.

Pendapat diatas termuat dalam firman Allah dalam surat Al –Ahzab ayat 50:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَحْلَلْنَا لَكَ أَزْوَاجَكَ اللَّاتِي آتَيْتَ أُجُورَهُنَّ وَمَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ مِمَّا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَيْكَ وَبَنَاتِ عَمِّكَ وَبَنَاتِ عَمَّاتِكَ وَبَنَاتِ خَالِكَ وَبَنَاتِ خَالَاتِكَ اللَّاتِي هَاجَرْنَ مَعَكَ وَامْرَأَةً مُؤْمِنَةً إِنْ وَهَبَتْ نَفْسَهَا لِلنَّبِيِّ إِنْ أَرَادَ النَّبِيُّ أَنْ يَسْتَنْكِحَهَا خَالِصَةً لَكَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ ۗ قَدْ عَلِمْنَا مَا فَرَضْنَا عَلَيْهِمْ فِي أَزْوَاجِهِمْ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ لِكَيْلَا يَكُونَ عَلَيْكَ حَرَجٌ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Baca juga:  Kumpulan doa istri untuk suami (Lengkap) agar dimudahkan segala urusan

yaa ayyuhaa alnnabiyyu innaa ahlalnaa laka azwaajaka allaatii aatayta ujuurahunna wamaa malakat yamiinuka mimmaa afaa-a allaahu ‘alayka wabanaati ‘ammika wabanaati ‘ammaatika wabanaati khaalika wabanaati khaalaatika allaatii haajarna ma’aka waimra-atan mu/minatan in wahabat nafsahaa lilnnabiyyi in araada alnnabiyyu an yastankihahaa khaalishatan laka min duuni almu/miniina qad ‘alimnaa maa faradhnaa ‘alayhim fii azwaajihim wamaa malakat aymaanuhum likaylaa yakuuna ‘alayka harajun wakaana allaahu ghafuuran rahiimaan

Artinya: 

“Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang istri-istri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Hal yang perlu diketahui, dalam ijab harus memuat kata-kata nikah atau tazwij atau bentuk lain dari dua kata tersebut seperti ankahtuka, zawwajtuka yang mana jelas menunjukan arti kata nikah.

Untuk lebih jelasnya berikut kami berikan contoh ijab dalam akad nikah yang benar menggunakan bahasa arab:

أنكحتك وزوجتك مخطوبتك بنتي ________ علىالمهر ——— حالا

Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka binti ________ alal mahri _______ hallan

Artinya : Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu, puteriku ______ dengan mahar _______ dibayar tunai

Berikut adalah contoh kabul yang benar dalam bahasa Arab:

Baca juga:  Doa Belajar (Arab dan Latin) Agar Mudah Memahami Pelajaran

قبلت نكاحها وتزويجها على المهر المذكور ورضيت بهى والله ولي التوفيق

Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq.

Artinya : Saya terima nikah dan kawinnya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah.

Setelah pengucapan Ijab dan qabul, maka dilanjutkan dengan ucapan para saksi yang hadir dengen mengucapkan “Sah” kemudian pernikahan akan disahkan oleh penghulu.

Demikian penjelasan mengenai bacaan ijab kabul dalam bahasa arab dan bahasa indonesia. Semoga bermanfaat dan lancar mengucapakan ijab kabul ketika watunya tiba. Aamiin.

Lulusan Departemen Fisika Universitas Diponegoro. Senang belajar dan meneliti.

Be the first to comment

Leave a Reply