Apa itu SKS, IP dan IPK? Penjelasan Lengkapnya

apa itu sks
ilustrasi oleh dribbble.com

Apa itu sks? sks atau sistem kredit semester adalah bobot dari masing-masing mata kuliah yang diampu oleh mahasiswa.

Dunia akademis yang baru seringkali membuat seorang mahasiswa baru mengenal bermacam istilah-istilah baru yang semestinya diketahui.

Tidak jarang mahasiswa baru bertanya-tanya apa itu SKS, IP, dan IPK yang seringkali di bahas di lingkungan akademis kampus.

Bagi yang belum mengetahui berbagai istilah tersebut, berikut ulasan lengkap mengenai SKS, IP, dan IPK.

Apa itu SKS?

SKS merupakan singkatan dari Sistem Kredit Semester yang umum digunakan dalam sistem perguruan tinggi. Maksud dari SKS ini adalah bobot dari masing-masing mata kuliah yang diampu oleh mahasiswa. Dengan sistem ini, mahasiswa dapat memilih sendiri mata kuliah yang akan diambil dalam satu semester.

Secara umum, SKS digunakan sebagai tolak ukur:

  • Besarnya beban studi mahasiswa.
  • Pengakuan kuantitatif atas keberhasilan usaha belajar mahasiswa.
  • Besar usaha belajar yang diperlukan mahasiswa untuk menyelesaikan suatu program, baik program semesteran maupun program lengkap.
  • Besarnya usaha penyelenggaraan pendidikan bagi tenaga pengajar.

Pada umumnya, jumlah SKS yang bisa diambil dalam satu semester maksimal sebanyak 24 SKS yang terdiri dari beberapa mata kuliah wajib dan pilihan. Sedangkan jumlah SKS untuk syarat lulus sebanyak 144 SKS yang ditempuh selama kurun waktu 3-7 tahun. Dengan kata lain, SKS merupakan parameter studi akademis mahasiswa dalam mengikuti kegiatan perkuliahan.

Berikut contoh pengambilan beban SKS pada satu semester.

Harga 1 SKS dalam kegiatan mata kuliah setara dengan beban studi tiap minggu selama satu semester yang terdiri dari:

  • 1 jam kegiatan terjadwal (termasuk 5-10 menit istirahat)
  • 1-2 jam tugas terstruktur yang direncanakan oleh tenaga pengasuh mata kuliah bersangkutan, misalnya menyelesaikan pekerjaan rumah, tugas pembuatan referat, menerjemahkan suatu artikel, dan sebagainya.
  • 1-2 jam tugas mandiri, misalnya membaca buku rujukan, memperdalam materi, menyiapkan tugas, dan sebagainya.
Baca juga:  Saham : Penjelasan, Jenis, dan Contohnya [LENGKAP]

Besaran beban SKS bergantung dengan kebijakan sistem perguruan tinggi masing-masing. Besaran SKS pun bisa berbeda untuk kegiatan belajar seperti praktikum, seminar, kerja lapangan, penelitian, atau penulisan skripsi.

Apa Itu IP?

IP merupakan singkatan dari Indeks Prestasi. Dengan kata lain, IP merupakan jumlah rata-rata nilai seorang mahasiswa selama kurun waktu satu semester.Sistem indeks prestasi atau IP ini termasuk dalam standar sistem penilaian di perguruan tinggi.

Nilai IP diambil dari nilai mata kuliah yang terdiri dari nilai A, B, C, D, dan E. Nilai A setara dengan angka 4, B setara dengan angka 3, C setara dengan angka 2, D setara dengan angka 1, dan E setara dengan angka 0. Dari jumlah nilai mata kuliah tersebut kemudian diambil nilai rata-rata dengan hasil akhir IP berada pada rentang nilai 0.00-4.00.

Beberapa perguruan tinggi masih menggunakan nilai B+ yang setara dengan nilai 3.5, nilai C+ setara dengan 2.5 dan seterusnya untuk menentukan besaran nilai.

Untuk lebih jelasnya, berikut contoh perhitungan nilai IP setiap satu semester.

apa itu sks

Apa itu IPK?

IPK merupakan singkatan dari Indeks Prestasi Kumulatif. Sama halnya dengan IP, IPK merupakan jumlah rata-rata nilai seorang mahasiswa selama waktu studi. Jadi, jika IP diambil tiap semester, IPK merupakan nilai yang diambil dari rerata nilai seluruh semester yang telah ditempuh.

Jika kita sering melihat selempang cumlaude pada upacara wisuda, maka dengan itu diketahui bahwa mahasiswa tersebut lulus dengan IPK yang tinggi dengan kisaran nilai IPK 3.5 ke atas untuk sarjana S1.

Berikut contoh dari nilai IP dan IPK dalam lembar hasil studi mahasiswa setiap semester.

apa itu sks

Nilai IP dan IPK boleh jadi berbeda pada beberapa semester. Jika masih semester 1, maka IP sama dengan IPK. Hal ini lantaran, jumlah IP hanya satu. Kalau sudah semester 2 maka perolehan IP ada 2 yakni di semester satu dan semester 2 dan begitu seterusnya.

Baca juga:  Bentuk Sederhana Dari Akar Matematika dan Cara Mendapatkannya

Untuk perhitungan IPK, berikut contohnya.

SemesterIP
13.4
23.2
33.6
43.5
53.7

Dengan nilai IP per semester tersebut, maka IPK yang akan diperoleh adalah sebagai berikut.

IPK = jumlah IP / jumlah semester

= ( 3.4 + 3.2 + 3.6 + 3.5 + 3.7 ) / 5

= 3.48

Jadi, nilai IPK selama 5 semester ialah sebesar 3.48


Demikian ulasan mengenai SKS, IP, dan IPK. Semoga bermanfaat.

About Rizka Zakiya 106 Articles
Mahasiswi Departemen Fisika Universitas Diponegoro dengan bidang ilmu Fisika Material

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*