A password will be e-mailed to you.

     Setidaknya satu abad yang lalu, manusia harus beradaptasi keras dengan suhu udara dan kelembapan yang berganti-ganti setiap musim.

    Namun penemuan insinyur ‘dingin’ ini mengubah cara manusia hidup.

    Dia mempermudah bagaimana manusia hidup dengan nyaman dan tidak khawatir kalau-kalau suhu udara berubah panas atau dingin secara mendadak.

    Seorang insinyur muda tengah menggambar desain mesin yang akan ia gunakan untuk menyelesaikan masalah besar di Pabrik Percetakan Sackket & Wilhelms di Brooklyn, New York.

    Pekerjaan desain yang dilakukan pemuda 25 tahun pada 17 Juli 1902 di musim panas itu kelak akan mengubah bagaimana kehidupan manusia modern sehari-hari.

    Sejak dia lulus dari Cornell University di awal tahun itu, dia telah mendesain beberapa alat seperti mesin pemanas, pengering kayu dan kopi, dan lain-lain di Perusahaan Buffalo Forge.

    Adalah Willis Haviland Carrier. Insinyur muda itu mendesain mesin otentiknya. Dia mendapat tantangan untuk membuat mesin yang dapat mengatur kelembapan udara di pabrik percetakan itu.

     

    Masalah di Pabrik Percetakan

    Kertas di Pabrik Percetakan Sackket dan Wilhelms, kertas yang mereka gunakan dapat memuai dan menyusut akibat terganggu oleh kelembaban udara di pantai timur Amerika.

    Ada kerusakan dengan lubang pengatur tinta percetakan empat warna, karena percetakan satu warna hanya bisa bergantian, dibutuhkan kalibrasi pinpoint untuk menghindari cacat percetakan dan hasil yang blur.

     

    Penemuan Mesin Carrier

    Mesin yang Carrier buat adalah mesin berbasis pengkondisi udara atau AC yang dapat mengatur tingkat kelembaban udara.

    Cetak biru desain mesin Willis Carrier

    Udara dipaksa bergerak melewati saringan yang digerakkan oleh kompresor berpiston, kemudian dipompa melewati kumparan bersuhu dingin.

    Udara dingin kemudian dikeluarkan menuju ruangan tertutup menggunakan kipas, yang hasilnya ruangan itu menjadi dingin dan kelembabannya terjaga.

    Baca juga:  Kebenaran Tentang Kehebatan Ilmuwan Indonesia

    Carrier lalu berubah pikiran dengan mengganti mesinnya yang bertenaga piston menjadi sentrifugal chiller, yang memungkinkan lebih banyak udara yang bisa didinginkan. Dia juga mengganti agen pendingin yang semula gas amonia yang beracun.

    Mesin Pendingin Udara Carrier yang dipasang di Pabrik Percetakan

    Mesin pendingin udara ini pertama kali dipasang di pabrik Sackett & Wilhelms di akhir musim panas 1902, lengkap dengan kipas angin,pipa, pemanas, pengatur kelembapan dan suhu. Air dingin diambil dari sumur artesian.

    Sistem kumparan pendingin di desain untuk menjaga kelembapan tetap sebesar 55%. Setara dengan efek pendinginan yang menggunakan 108.000 pon es tiap hari.

    Mesin AC atau pendingin udara ini cocok dengan yang pabrik percetakan butuhkan.

    Masalah kelembaban udara terselesaikan. Dampaknya banyak pabrik-pabrik yang meminta mesin Carrier ini.

     

    Babak Baru Mesin Carrier

    Disamping pabrik kertas, efek menyehatkan pada manusia pun terasa akibat adanya mesin ini.

    Pada tahun 1915, dia mulai menjalankan perusahaannya sendiri, Carrier Engineering Corp., yang berbisnis dengan menyediakan sistem pendingin ruangan bagi hotel, mall, bioskop, dan akhirnya rumah-rumah pribadi. Diantara pelanggan pertamanya adalah Kongres Amerika, Gedung Putih, dan Madison Square.

    Dampak penggunaan mesin pendingin udara ini sungguh luar biasa.

    Kota-kota dan tempat lain di Amerika Serikat dan dunia yang sering mengalami udara panas yang menggerahkan, kemudian dapat menikmati lonjakan kenaikan ekonomi signifikan seiring dengan banyaknya orang-orang yang pindah ke kota tersebut, karena terbantu oleh mesin pendingin udara Carrier.

    Pergeseran populasi ini mengubah kestabilan politik banyak negara maju.

    Gedung tinggi berkaca yang mengandalkan seluruh sirkulasi udara dengan AC

    Bahkan desain arsitektur pun banyak berubah, mungkin contoh yang paling mencolok mata adalah adanya gedung-gedung pencakar langit yang berdinding kaca yang hampir ditemui di setiap kota besar.

    Baca juga:  Eratosthenes dan Pengukuran Keliling Bumi

     

    Masalah Yang Ikut

    Gas chlorofluorocarbons atau CFC yang digunakan pada pendingin udara pada beberapa tahun belakangan ini disalahkan karena menyebabkan lapisan ozon di atmosfer Bumi bolong.

    Ruangan tertutup yang membutuhkan sirkulasi udara teratur, seperti pada pesawat komersial, juga dikritik sebagai penyebar penyakit menular.

    Tidak bisa mengelak, memang mesin pendingin udara dapat menyingkirkan udara panas.

    Carrier meninggal pada 1950 di usia 73 tahun. Namun, perusahaannya masih eksis hingga sekarang dan tetap menjadi pabrik manufaktur utama pada sistem pendingin.

    Iklan Perusahaan Carrier

    Dan hasil kerja keras penemuannya masih dapat kita nikmati hingga saat inii.

    Di setiap udara yang kita hirup di ruang kelas, kuliah, ataupun kerja.

     


    Tulisan ini adalah kiriman dari penulis. Kamu juga bisa membuat tulisanmu sendiri di Saintif dengan bergabung di Saintif Community


     

    Referensi:

    No more articles