7 Warna Pelangi : Penjelasan dan Fakta-fakta di Baliknya

Warna pelangi ada 7 macam

Siapa yang tidak suka pelangi? Hampir semua yang melihat dan menemukan warna pelangi di langit, pasti akan berdecak kagum.

Apalagi, pelagi tidak muncul setiap hari. Ia hanya muncul sesaat setelah hujan berhenti.

Kebanyakan orang hanya tau dan mengagumi keindahan dari 7 warna pelangi yang terlihat. Padahal dibalik itu, ada fakta-fakta tersembunyi yang wajib kita tau. Yuk simak semua informasinya dibawah ini.

Pembentukan Warna Pelangi

Pelangi adalah busur warna yang muncul dipermukaan langit, sesaat setelah kondisi cuaca tertentu. (Sumber: Physics Classroom)

Pembiasan cahaya oleh air hujan menyebabkan munculnya warna pelangi
Busur warna pelangi terbentuk setelah hujan

Air di udara berperan sebagai prisma, sedangkan cahaya matahari merupakan cahaya polikromatik.

Dimana ia (matahari) sebenarnya terdiri dari banyak warna. Itulah sebabnya kenapa mata kita mampu menangkap setidaknya 7 warna yang terkandung dalam cahaya matahari tersebut.

4 Fakta Warna Pelangi

Terdiri Dari Jutaan Warna

Taukah kamu bahwa sebenarnya pelangi tidak hanya memancarkan 7 warna saja? Tetapi terdiri dari jutaan warna.

Kok Bisa? Iya, karena mata kita tidak mampu menangkap semua komponen yang dipancarkan pelangi.

Mata manusia hanya mampu menangkap setidaknya 7 warna saja yang dipancarkan oleh pelangi.

Yakni, merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.

Pelangi Nampak Berbeda-beda Di Setiap Mata Orang

Bentuk pelangi secara umum adalah membentuk setengah lingkaran. Tapi ternyata, bentuk pelangi yang dilihat setiap orang, bisa tampak berbeda-beda loh. Kok bisa? Hal ini ditentukan oleh jarak dan posisi seseorang dalam melihat pelangi.

Sebuah cahaya yang memantul dalam rintik hujan, bisa membuat bentuk pelangi tampak berbeda-beda mata seseorang. Tidak hanya yang jaraknya jauh saja, bahkan beberapa orang yang melihat dari jarak beberapa centimeter pun, bisa memberikan tampilan yang berbeda-beda.

Baca juga:  Apa yang Ditemukan Peraih Penghargaan Nobel Fisika 2018?

Posisi Matahari Mempengaruhi Warna Dan Bentuk Pelangi

Fakta ketiga yang wajib kamu tau adalah sudut matahari sangat mempengaruhi pelangi. Hal ini dibuktikan dengan beberapa orang yang melihat pelangi secara sempurna atau tidak. Baik dari segi warna, dan juga bentuk. Mungkin kamu salah satu orang yang pernah melihat warna pelangi samar-samar? Bentuk kecil dan tidak sempurna?

Yap! Hal tersebut disebabkan oleh posisi matahari. Pelangi yang sempurna dari segi warna dan bentuk, hanya bisa terlihat saat matahari berada di posisi sudut 42. Dimana posisi tersebut ada pada pagi dan sore hari saja.

Pelangi Tidak Hanya Satu Jenis

Fakta terakhir yaitu, pelangi tidak hanya terdiri dari 1 jenis saja. Namun pelangi mempunyai setidaknya ada 3 jenis.

Yang pertama adalah circular rainbow. Terdiri dari 4 warna, dan muncul pada saat malam hari akibat pantulan cahaya bulan.

Kedua, red rainbow. Dimana ia merupakan pelangi yang muncul dikala senja. Muncul pada saat menjelang maghrib atau senja, warna atomosfer berubah menjadi biru, dan hasil pembiasan menjadi Nampak warna merah atau orange. Maka dari itu sering disebut pelangi merah atau pelangi senja.

Dan yang terakhir adalah pelangi yang biasa kita lihat di pagi, siang atau sore hari sesaat setelah hujan.

Kesimpulan

4 fakta diatas menunjukkan bahwa, pelangi tidak hanya sekedar indah dipandang saja, namun diluar itu fakta-fakta diatas berhasil membuktikan bahwa pelangi merupakan salah satu fenomena alam yang wajib kita kagumi.

Apalagi susunan warnawarni pelangi yang muncul selalu sama, yaitu:

  • Merah
  • Jingga
  • Kuning
  • Hijau
  • Biru
  • Nila
  • Ungu

Metode menghafalkan yang paling mudah adalah dengan menyebutkan 2 huruf dari setiap urutan warna tersebut, yaitu: “MeJiKuHiBiNiU”

Baca juga:  Mengapa Teleskop Dibangun di Puncak Pegunungan, Bukan di Gurun yang Datar?

Semoga bermanfaat.

Klik untuk membaca artikel lainnya:

Klik untuk membaca artikel lainnya:

About Fajrul 94 Articles
Menyelesaikan studi di Departemen Fisika Universitas Diponegoro. Aktif menulis berbagai topik sains populer.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*