Urbanisasi: Pengertian, Faktor, Kelebihan + Kekurangan [LENGKAP]

Urbanisasi adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

Urbanisasi adalah suatu proses kenaikan proporsi jumlah penduduk yang tinggal di daerah perkotaan.

Urbanisasi dan transmigrasi merupakan salah satu program yang dirancang pemerintah untuk tujuan pemerataan dan kesejahteraan. Pada praktiknya program ini sering menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat.

Lalu, apa itu urbanisasi? Kenapa terjadi urbanisasi? Apakah ada dampak dari urbanisasi ini? Untuk memahami lebih dalam, mari kita ulas satu persatu secara rinci.

Pengertian Urbanisasi Menurut Para Ahli

1. Ensiklopedi Nasional Indonesia

Urbanisasi adalah suatu proses kenaikan proporsi jumlah penduduk yang tinggal di daerah perkotaan.

2. Prof. Dr. Herlianto

Urbanisasi memiliki pengertian

  • Proses pertumbuhan daerah pertanian/pedesaan menjadi perkotaan
  • Daerah pedesaan yang berkembang menuju kota atau desa yang mempunyai cirri-ciri seperti kota
  • Proses yang dialami manusia dari bentuk kehidupan agraris pedesaan menjadi kehidupan industri perkotaan
  • Proses perpindahan penduduk dari desa ke kota atau dari pekerjaan pertanian ke pekerjaan industri

3. J.H De Goede

Urbanisasi memiliki pengertian

  • Adanya perpindahan penduduk ke kota
  • Bertambah besarnya jumlah tenaga kerja di sektor industri dan jasa
  • Tumbuhnya pemukiman menjadi kota
  • Munculnya pemukiman kumuh
  • Mulusnya pengaruh kota di daerah pedesaan meliputi segi ekonomi, social, psikologi, politik dan kebudayaan dalam arti luas.

Jadi, secara umum urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota.

Faktor yang Memengaruhi Urbanisasi

Faktor penyebab adanya urbanisasi adalah karena adanya faktor utama yang klasik yaitu kemiskinan di daerah pedesaan. Faktor utama ini melahirkan dua faktor penyebab adanya urbanisasi yaitu:

1. Faktor penarik (pull factors)

  • Lahan pertanian yang semakin sempit
  • Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asal
  • Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa
  • Terbatasnya sarana dan prasarana di desa. Misalnya, sarana hiburan yang belum memadai
  • Diusir dari desa asal, sehingga ke kota menjadi tujuan
  • Memiliki impian kuat menjadi orang kaya, karena tingkat upah di kota lebih tinggi
  • Melanjutkan sekolah, keran di desa fasilitas atau mutunya kurang
  • Pengaruh cerita orang bahwa hidup di kota gampang cari pekerjaan, atu mudahnya membuka usaha kecil-kecilan
  • Kebebasan pribadi lebih luas
  • Adat atau agama lebih longgar
Baca juga:  Rekomendasi Merek Tepung Terigu Terbaik

2. Faktor pendorong (push factors)

  • Keadaan desa yang umumnya mempunyai kehidupan yang statis (mengalami perubahan yang sangat lambat). Hal ini bisa terjadi karena adat istiadat yang masih kuat ataupun pengaruh agama
  • Keadaan kemiskinan desa yang seakan-akan abadi
  • Lapangan pekerjaan yang hapir tidak ada karena sebagian besar hidup penduduknyahanya bergantung dari hasil pertanian
  • Pendapatan yang rendah di desa
  • Keamanan yang kurang
  • Fasilitas pendidikan yang kurang berkualitas

Dari uraian di atas, jelaslah bahwa faktor utama penyebab timbulnya urbanisasi yang palig kuat adalah faktor ekonomi, kemudian disusul dengan fackor pendidikan.

Penyebab lain terjadinya urbanisasi adalah karena overruralisasi yaitu tingkat dan cara prduksi di pedesaan terdapat terlalu banyak orang.

Kelebihan Urbanisasi

  1. Mengubah kehidupan seeorang menjadi lebih layak
  2. Menguntungkan kota tujuan urbanisasi dengan terpenuhinya jumlah sumber daya manusia sebagai tenaga kerja yang memadai untuk pembangunan daerah, meningkatkan pendapatan daerah.

Kekurangan Urbanisasi

1. Banyak yang melakukan urbanisasi tanpa persiapan yang matang

Jika dilihat dari media massa, tiap tahunnya ribuan orang datang ke kota-kota besar seperti Jakarta melakukan urbanisasi.

Permasalahan yang cukup serius ialah mayoritas mereka datang tanpa mmemiliki modal kerja yang cukup.

Mereka hanya dengan modal nekat untuk mengadu nasib di kota sehingga malah mempersulit mereka.

2. Informasi yang mereka dapatkan dari desa tidak lengkap

Mayoritas kaum urban datang hanya dengan informasi yang sangat minim, mereka hanya mendengar informasi dari beberapa teman atau cerita dari orang tentang kota yang menjadi tujuan urbanisasi.

3. Padatnya penduduk kota setelah urbanisasi