Pengertian dan Pentingnya Tuma’ninah dalam Sholat

tumaninah-artinya
ilustrasi oleh dribbble.com

Tuma’ninah artinya diam sejenak setelah gerakan sebelumnya, kira-kira setelah semua anggota badan tetap (tidak bergerak) dengan kadar lamanya waktu setara dengan membaca bacaan kalimat tasbih (subhanallah).

Dalam waktu sholat, kerap sekali kita melakukannya dengan tergesa-gesa, bahkan dari takbiratul ikhram sampai salam, sholat hanya dilakukan selama 5 menit.

Padahal, ketika shalat kita diwajibkan khusyuk dan tuma’ninah dalam setiap gerakan shalat, tuma’ninah sangat mempengaruhi dalam sahnya shalat kita.

Maka dari itu, kita harus membiasakan tuma’ninah didalam gerakan shalat. Nah, apa itu tuma’ninah?.

Pengertian Tuma’ninah

Tuma’ninah artinya diam sejenak setelah gerakan sebelumnya, kira-kira setelah semua anggota badan tetap (tidak bergerak) dengan kadar lamanya waktu setara dengan membaca bacaan kalimat tasbih (subhanallah).

Tuma’ninah juga merupakan salah satu hal yang sering kali secara tidak sadar terlewatkan dalam shalat, baik karena tergesa atau lain hal. Padahal tuma’ninah termasuk salah satu rukun shalat yang tidak boleh ditinggalkan.

Tuma'ninah artinya

Pentingnya Tuma’ninah

Dari sahabat Abu Hurairah ra beliau berkata, “Sesungguhnya Rasulullah saw satu ketika masuk masjid. Kemudian ada seorang laki-laki memasuki masjid itu dan ia pun salat. Lalu, orang itu datang dan memberi salam kepada Rasulullah saw.

Rasulullah saw pun menjawab salamnya dan bersabda, “Kembalilah dan ulangilah salatmu, karena kamu belum salat (dengan salat yang sah)!”. Kemudian laki-laki itu pun kembali dan mengulangi salatnya seperti semula.

Kemudian ia datang kembali menghadap Nabi Muhammad saw sambil memberi salam kepada beliau. Maka Rasulullah saw bersabda, “Wa’alaikas salaam.” Kemudian beliau bersabda, “Kembalilah dan ulangi salatmu karena kamu belum salat!”. Sehingga ia pun mengulanginya sampai tiga kali.

Maka, laki-laki itu berkata, “Demi Zat yang mengutus anda dengan kebenaran, aku tidak bisa melakukan yang lebih baik dari salat seperti ini, maka ajarilah aku.”

Baca juga:  Jenis Rezeki dari Allah yang Disebutkan Dalam Al-Quran

Beliau, Nabi Muhammad saw pun bersabda, “Jika kamu berdiri untuk salat, maka bertakbirlah, lalu bacalah ayat yang mudah dari Al-Qur’an. Kemudian rukuklah hingga benar-benar tuma’ninah (tenang dan mapan) dalam rukuk itu, lalu bangkitlah (dari rukuk) hingga kamu berdiri tegak lurus (i’tidal), kemudian sujudlah sampai engkau tuma’ninah dalam sujud, lalu angkat (kepalamu) untuk duduk hingga tuma’ninah dalam keadaan dudukmu. Kemudian lakukanlah semua itu di seluruh rakaat salatmu.” (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Nah dari hadist diatas, menggambarkan bahwa pentingnya tuma’ninah, yang harus dilakukan dalam gerakan shalat, karena dapat mempengaruhi sahnya shalat.

Sesungguhnya tuma’ninah salah satu kewajiban setiap Muslim untuk menjaga shalatnya, dan menegakkan shalatnya dengan sempurna dalam menjaga syarat-syaratnya, rukun-rukunnya, kewajiban-kewajibannya dan sunah-sunahnya.

Allâh SWT telah berfirman: ” Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya. [al-Mukminûn/23: 1-2]


Ulasan diatas merupakan ulasan mengenai pengertian dan pentingnya tuma’ninah dalam shalat.

Semoga, kita bisa belajar dari kesalahan dan memperbaiki ibadah kita, sehingga termasuk orang orang yang beruntung.

Alumni Pondok Pesantren Al-Fatimah Bojonegoro. Senang menulis topik keislaman.