Perubahan Sosial: Pengertian, Teori, Contoh, dan Pembahasan

teori perubahan sosial

Teori perubahan sosial memiliki empat teori, yakni teori evolusi, teori konflik, teori siklus, dan teori linear. Isinya tentang perubahan pengorganisasian masyarakat, seperti pembagian kerja yang terjadi dalam waktu lama.

Apa kamu pernah membaca teori perubahan sosial? Nah, sebelum mengulas teori yang satu ini, sebaiknya kamu mempelajari perihal pengertian perubahan sosial.

Pasalnya, perubahan sosial memiliki berbagai dampak, baik positif dan negatif sesuai kemampuan masyarakat dalam mengelolanya.

Pengertian Perubahan Sosial

Menurut Kingley Davis, perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada fungsi dan struktur masyarakat.

Sedangkan, Sarjono Soekanto mengemukakan perubahan sosial adalah perubahan lembaga kemasyarakatan yang kemudian memengaruhi sistem sosial.

Intinya, perubahan sosial merujuk pada perubahan yang terjadi di masyarakat.

Kemudian, apa yang menyebabkan adanya perubahan sosial?

Penyebab Perubahan Sosial

Perubahan sosial disebabkan oleh berbagai faktor, yaitu

  • Faktor internal
  • Faktor eksternal

Faktor internal perubahan sosial meliputi bertambah dan berkurangnya jumlah penduduk, adanya berbagai penemuan baru, konflik yang terjadi di masyarakat, dan terjadinya revolusi.

Sedangkan, faktor eksternal penyebab perubahan sosial meliputi:

  • Faktor alam seperti bencana, peperangan,
  • dan adanya pengaruh dari kebudayaan lainnya.

Setelah mengetahui faktor penyebab, sebaiknya kamu juga mengetahui faktor pendorong perubahan sosial, yakni adanya kontak dengan budaya lain, majunya sistem pendidikan, penduduk yang heterogen, dan lain-lain.

Selain itu, perubahan sosial juga dapat dihambat dengan minimnya interaksi dengan masyarakat yang lain, lambatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, hambatan ideologis, dan lain sebagainya. Baiklah, coba sebutkan faktor penghambat perubahan sosial yang ada di sekitar tempat kalian.

teori perubahan sosial

Teori Perubahan Sosial

Setidaknya, perubahan sosial memiliki empat teori, yakni teori evolusi, teori konflik, teori siklus, dan teori linear.

Baca juga:  Tabel T Statistik: Pengertian, Rumus, Contoh Soal dan Pembahasannya [LENGKAP]

Teori evolusi dilandasi oleh pemikiran Emile Durkheim, Herbert Spencer, dan Ferdinand Tonnies. Isinya tentang perubahan pengorganisasian masyarakat, seperti pembagian kerja yang terjadi dalam waktu lama.

Teori evolusi selanjutnya digolongkan menjadi multilinear theories of evolution yang membahas tahap perkembangan evolusi, seperti pertanian ke industri; universal theories of evolution yang mengemukakan perubahan linear yang tidak berulang; dan unilinear theory evolution yang berpikir bahwa masyarakat sederhana berkembang ke masyarakat yang kompleks.

Kemudian, terdapat teori konflik yang menerangkan bahwa perubahan disebabkan oleh konflik sosial. Teori ini didasari oleh pemikiran Karl Marx. Selanjutnya adalah teori siklus  yang menyatakan bahwa perubahan terjadi secara berulang. Terakhir ialah teori linear yang menerangkan perubahan dapat direncanakan.

Jenis dan Contoh

Setelah mempelajari teori perubahan sosial, akan diulas perihal jenis dan contoh perubahan.

Berdasarkan waktunya, perubahan sosial meliputi evolusi dan revolusi. Contoh evolusi adalah mata pencaharian manusia prasejarah dari berburu menjadi berternak dan bertani. Sedangkan, contoh revolusi atau perubahan cepat ialah revolusi Perancis. Jadi, dapatkah kamu menunjukkan contoh-contoh lainnya?

Selanjutnya, berdasarkan penyebabnya, perubahan sosial dibedakan menjadi perubahan yang direncanakan seperti program KB dan perubahan yang tidak direncanakan seperti bencana alam yang merusak tempat tinggal.

Terakhir, berdasarkan intensitasnya perubahan sosial dibedakan menjadi dua, yakni perubahan kecil dan perubahan besar.

Contoh perubahan kecil adalah perubahan mode pakaian yang tidak terlalu berdampak, sedangkan perubahan besar adalah penemuan mesin uap yang menyebabkan tenaga  manusia mulai diganti oleh tenaga mesin. Perubahan besar memberi dampak yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

Demikian pembahasan perihal perubahan sosial. Perubahan ini juga memberi dampak positif dan negatif. Oleh karena itu, masyarakat membutuhkan edukasi agar perubahan senantiasa mengarah pada hal-hal yang bersifat positif. Jadi, pahami pengertian, teori perubahan sosial, hingga jenis dan contohnya baik-baik.

Sedang menyelesaikan studi di Kota Bandung

Be the first to comment

Leave a Reply