Sistem Saraf Pusat: Pengertian, Struktur, Fungsi + Gambar

sistem saraf pusat
Ilustrasi oleh dribbble.com

Sistem saraf pusat adalah salah satu bagian dari sistem saraf pada manusia yang memegang segala kendali dan pengaturan atas kerja jaringan saraf hingga kepada sel saraf.

Bagian-bagian dari sistem saraf ini ialah otak besar, otak kecil, sumsum tulang belakang dan sumsum lanjutan.

Pengertian Sistem Saraf Pusat

Sistem saraf pusat (SSP) adalah bagian dari sistem saraf yang mengkoordinasi kegiatan dari semua bagian tubuh hewan bilaterian-yaitu, semua hewan multiseluler kecuali simetris radial spons dan binatang seperti ubur-ubur.

Bersama-sama dengan sistem saraf perifer memiliki peran fundamental dalam kontrol perilaku. SSP adalah yang terkandung dalam dorsal rongga, dengan otak di dalam rongga tengkorak dan tulang belakang di rongga tulang belakang.

Otak dilindungi oleh tengkorak, sedangkan sumsum tulang belakang dilindungi oleh tulang belakang.

Struktur Sistem Saraf Pusat

Susunan Sistem Saraf pada Manusia - Kelas Pintar

1. Otak

Otak merupakan organ terpenting dari tubuh manusia yang tersusun oleh jutaan sel saraf. Permukaan otak manusia yang berlipat-lipat, membuat otak manusia mampu menyimpan lebih banyak neuron dibandingkan otak yang permukaannya mulus seperti pada sebagian besar hewan.

Otak manusia terdiri dari 3 bagian, yaitu otak depan, otak tengah, dan otak belakang. Berikut penjelasannya:

a. Otak Besar (Serebrum)

√ Fungsi Otak Besar (Cerebrum), Pengertian dan Strukturnya

Merupakan bagian dari sistem saraf yang mengandung cairan serebrospinal yang berada disekelilingnya yang berguna untuk memberikan makanan otak dan dapat melindunginya dari goncangan. Didalam otak besar juga terdapat banyak pembuluh darah yang dapat berguna untuk memasok oksigen.

Serebum mampu merumuskan semua kegiatan yang kompleks, seperti saat kamu sedang belajar, bermain atau berpikir. Ketika membaca sebuah topik atau materi belajar misalnya, serebum yang menentukan informasi apa saja yang penting dan harus diingat. 

Baca juga:  Diskriminan : Pengertian, Rumus, Contoh Soal dan Pembahasannya

Selain itu, serebrum juga yang mengatur emosi manusia. Serebrum ini terdiri dari dua belahan, yaitu hemisfer kanan dan hemisfer kiri. Kedua hemisfer ini memiliki peranan penting dalam proses belajar kita.

Hemisfer kanan memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah visual, sementara hemisfer kiri cara kerjanya lebih rasional dan analitis.

b. Otak Kecil

sistem saraf pusat

Pada bagian ini berfungsi sebagai pusat koordinasi gerakan antar otot yang terjadi secara sadar, seimbang dan posisi tubuh. Dengan kata lain, otak kecil ialah pusat keseimbangan tubuh.

Di bagian otak belakang ini juga ada yang namanya pons varoli atau jembatan varol. Pons varoli ini bertugas untuk menghubungkan atau menghantarkan impuls bolak-balik dari otak bagian kanan dan kiri. 

c. Talamus dan Hipotalamus

Talamus dan Hipotalamus, Definisi Beserta Fungsinya Secara Lengkap

Talamus merupakan bagian otak yang menjadi penerima informasi sensorik dari organ indra yang diteruskan ke otak besar. Dari otak besar, informasi hasil terjemahannya akan masuk ke talamus dulu sebelum keluar dari otak untuk disampaikan ke organ yang ditargetkan. 

Sementara hipotalamus merupakan bagian otak yang menjadi pusat pengaturan homeostasis atau pengaturan lingkungan dalam tubuh kita. Hipotalamus lah yang dapat mengatur suhu tubuh kamu agar tetap stabil. 

d. Mesensefalon (Otak Bagian Tengah)

Otak Tengah - Pengertian, Fungsi, Struktur, Tahapan, Kelainan

Otak tengah yang biasa disebut mesensefalon ini posisinya sejajar dan lebih dekat dengan mata dan telinga. Karena lebih dekat kedua organ indra tersebut, tugas mesensefalon ini berkaitan dengan pendengaran dan penglihatan kita. 

Mesensefalon mampu menerjemahkan informasi suara dari kedua telinga, sekalipun yang menjadi pusat penglihatan di otak adalah bagian otak besar, tetapi mesensefalon ini juga memiliki andil dalam gerak refleks mata.

Misalnya, saat ada debu yang mengganggu atau ada cahaya yang menyilaukan mata, mesensefalon inilah yang secara tidak kamu sadari bertugas untuk menutup mata kamu.

Baca juga:  Hukum Kekekalan Energi: Penjelasan, Rumus, dan Contoh Soal

2. Sumsum Tulang Belakang

sistem saraf pusat

Sumsum tulang belakang ini terhubung dengan otak. Bagian pangkalnya disebut sumsum lanjutan atau medula oblongata, dan bagian yang memanjang dalam rongga tulang belakang disebut sebagai medula spinalis yang berfungsi untuk menghubungkan rangsangan dari dan menuju otak.

Pada bagian ini berfungsi sebagai pusat gerak refleks, sebab di dalam sumsum tulang belakang terdapat saraf sensorik, motorik dan saraf penghubung. Fungsi saraf tersebut ialah sebagai penghantar impuls dari ke otak.

3. Sumsum Lanjutan 

sistem saraf pusat

Bagian ini berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, pengendali mutah dan pengatur beberapa gerakan refleks seperti batuk, bersin dan berkedip dan selain itu juga sumsum ini berfungsi untuk pusat pernafasan.

Nah, itulah pembahasan tentang Sistem Saraf Pusat beserta struktur, fungsi dan gambaranya. Semoga bermanfaat!

Referensi:

  • Pahamify.com
  • Dosenpendidikan.co.id
Tertarik dunia sains dan kepenulisan.

Be the first to comment

Leave a Reply